Siang ini di restoran Padang Mbulan, sesosok wanita duduk di meja nomor 14. Matanya memandang pintu masuk dengan penuh harap.
“Akankah dia datang? Mampukah aku melakukannya? Ah jangan bertanya soal itu, aku HARUS melakukannya. Ini tidak bisa diteruskan. Tapi hatiku… TIDAK! Kali ini aku tidak boleh ragu!”
26 Maret, 2007
Kategori: writting . . Penulis: dnial . Komentar: 18 Comments
Di suatu Minggu siang yang cerah, setelah aku sama adikku jalan-jalan di DTC. Kami memutuskan untuk pulang, dan nyegat bemo kuning JSP(JSP = Joyoboyo-Sidoarjo-Porong). Sang sopir pun mulai mengajak bercakap-cakap (disulihbahasakan menjadi bahasa Indonesia)
Sopir : (Setelah memberi uang Rp. 1000 ke seseorang) Aku aja belum dapet,dia kok dapet duluan.
Aku : Siapa itu tadi [...]
21 Maret, 2007
Kategori: idealist, life, small talk, writting . . Penulis: dnial . Komentar: 10 Comments
“Sekarang yang bener mana? Keluar bagus tapi dalam jeblok atau di dalam kuat tapi nggak kedengaran di luar?”
“Mestinya dua-duanya imbang dong, kan resourcenya bisa dibagi”
“Nah kan itu kalo resourcenya bisa banyak”
“Kalo ngurusin masalah di dalem nggak ada CV-nya”
“Lha kan pengabdian?”
Itu adalah sepenggal dialog nggak penting yang terjadi antara aku dan beberapa temanku di Sekretariat Hima, [...]
14 Maret, 2007
Kategori: idealist, life, small talk, writting . . Penulis: dnial . Komentar: 18 Comments
Inget cuplikan iklan ini:
“Nggak lihat tandanya, mbak?”
“Lihat”
“Kenapa masih dilanggar?”
“Kan nggak ada yang njaga”
13 Maret, 2007
Kategori: idealist, small talk, writting . . Penulis: dnial . Komentar: 1 Comment
Test taken from here
8 Maret, 2007
Kategori: life, programming . . Penulis: dnial . Komentar: 2 Comments