You can be either happy or right, but you can’t be both. -Commander In Chief
Sebuah kata-kata singkat yang membuat aku berpikir, atau tepatnya mengingat perdebatan lama di pikiranku.
Menjadi benar itu susah, nggak bahagia. Seorang idealis yang hidup di dunia yang tidak ideal itu nggak bahagia, mereka selalu resah dan gelisah. Selalu melihat sesuatu yang nggak pada tempatnya, dan selalu berpikir dan bergerak untuk membenarkannya.
Seorang idealis selalu membuat musuh, di dunia tidak ideal ini, banyak orang yang terusik dengan sesuatu yang ideal. Di dunia koruptor, orang yang menolak korupsi selalu diwaspadai, “jangan-jangan dia melapor”. Betapa resah hidupnya.
Berbeda dengan orang yang bahagia. “Ignorance is a bliss” kata orang. Ketidakpedulian kita akan lingkungan kita membuat kita tenang. Mereka hidup di masa kini. Tidak aneh-aneh, tidak melakukan sesuatu yang benar, tapi juga tidak berbuat salah.
Menerima adalah kata kuncinya. Beradaptasi terhadap lingkungan yang tidak ideal, dan tersenyum saat kenyataan hidup semakin sulit.”Rejeki di tangan Tuhan”. Percaya bahwa somehow, segala sesuatu akan baik-baik saja. Indahnya kehidupan seperti ini.
Setiap jalan hidup kita, diberi pilihan ini. “Kamu ingin benar dengan menegakkan kebenaran atau bahagia dengan menerima semua apa adanya?”
Trus apa jawabanmu?
2 Tanggapan
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan komentar


back to the track
hihihihi….
@galih
Gaplek dibales….