Habis mbaca berita di kompas tentang pemotongan rel kereta dengan sengaja oleh orang2 tak dikenal.
Buat apa? Biar keretanya celaka trus menjarah barang berharga milik penumpang.
Keterpaksaan karena kemiskinan? Ini pembunuhan berencana namanya!
12 Tanggapan
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan komentar


Wah, analisis konspirasi atau analisis politis khas blog ini mana neh? masak cuman gitu doang?
itu ga sengaja kok..
pas lewat ga sengaja pengen motong..
kalo ada yg mati ya itu ekses sajah…
@galih
Emang pernah ada analisis politis-konspirasi di blog ini?
@hana

Sama kayak pernyataan, “Bukan aku yang mbunuh, tapi pelurunya”
Rel kereta bisa di potong ?
canggih bener ni orang….. heuheuhuhe
ho ho ho…..bukan pembunuhan…tapi pembodohan berencana
Aku rasa pemerintah juga harusnya sadar kalau masyarakat banyak yang susah dan diberi jalan keluar dimana semuanya win-win solution, bukan malah cuek bebek!
Jadinya ya malah ada pembunuhan berencana ini terjadi!
Karena kepepet, semua carapun jadi deh!
@raffaell
Itu sih mudah
@049
Pembodohan?
@evelyn
Tapi masak jalan keluarnya mencelakakan orang lain? Tindak Pidana Serius itu.
Namanya juga Indonesia bung, sudah sifat bawaan darilahir kalau kepepet ya semua jalan harus dilalui termasuk merugikan nyawa orang lain. Nah apakah pemerintah beserta mrk2 yang berkompeten dan mempunyai kuasa dibidangnya akan diam saja? Pastinya duong! Soalnya mereka sudah kenyak dengan perut mereka sendiri, jadi ngapain susah2 merhatiin rakyat jelata!
Lagian media juga sekarang tetap aja hangat2 tai * maaf * ayam!
Coba kalau pemerintah berani menerapkan hukum mati seperti di Malay, nggak bakalan ada kasus seperti ini.
Hukuman mati nggak menyelesaikan masalah. Penjara itu (seharusnya) lembaga rehabilitasi, bukan eksterminasi (pembasmian).
Mungkin mereka memang kepepet, mungkin juga mereka tahu resikonya, dan tetap melakukannya ATAS NAMA KEMISKINAN. Dan itu tetap saja salah, dan harus dihukum.
Pikiran burukku bertanya, mungkinkah mereka preman pengangguran yang malas dan nyari gampangnya aja?
Untuk langkah ke depannya, harusnya pihak PT KAI melakukan program CSR di daerah sekitar rel, untuk meningkatkan awareness warga sekitar rel. Tapi duit dari mana, wong setiap tahun rugi?
Mengurai benang kusut memang susah. Tapi bisa dimulai dengan tidak menunggu negara, dan mulai berpikir solutif.
mulai dari pembatasan jumlah anak, tak sembarang orang boleh punya anak
hehe, jauhbangetya
@guh
Kayak di buku freakonomics…
Menurunnya kejahatan di amerika gara-gara legalisasi aborsi.
konon sampe ada yang bilang konspirasi dengan teroris ituh *halah, kemana mana gini*