Antrian Indosat Yang Menyebalkan

Hari ini, homoan dengan chiman, aku berniat untuk menyetting ulang kartu Starone-ku, yah aku dan beberapa juta pelanggan starone di Surabaya yang diberitahu kalo kartunya harus dibawa ke Indosat paling lambat besok.

Dengan waktu penggantian kartu yang cuman 2 hari, dan matinya sebagian pelanggan yang “sial” karena kena roullete(salah satunya adalah pemilik blog) bisa diduga bahwa akan terjadi rush yang (seharusnya) bisa diantisipasi oleh manajemen Indosat yang cerdas-cerdas itu.

Cara antisipasinya pun cukup cerdas:
Menutup parkiran di gedung Indosat Kayun, memaksa para pelanggan parkir di Hotel Brantas yang ada di seberang jalan, yang secara logis akan meningkatkan arus penyebrang jalan dan membuat kemacetan di jalan Sonokembang, itung-itung kros-promosi gratis antara kepolisian, hotel brantas dan Indosat.

Melihat kemacetan yang menggila di Sonokembang, aku dan chiman memutuskan untuk langsung ae ke WTC, berdoa agar dapet peluang lebih baik.

Di WTC, kita tinggal ambil nomor antrian, lalu jalan2 (dengan asumsi nunggu nomornya palingan setengah jam). Akhirnya chiman deposit pulsa (si chiman ini bandar pulsa online lho… cek di sini), trus jalan2 ke Gramedia Delta Plaza, lihat2 laptop, ngiler di Breadtalk dan kembali ke Indosat WTC.

Di Indosat WTC, tampaknya keramaian mulai menggumpal. Sedikit chaos mulai terjadi saat diketahui mesin pencetak antrian rusak. Tampaknya pihak Indosat telah memperkirakan akan terjadi rush. Dan pelanggan pun mulai berebutan tanpa memperhatikan nomor antrian. Di tengah kerumunan itu aku memindahkan RUIM di HP ke kantongku dan mulai ikut antri. Dan di tengah2 antrian itu, ternyata diketahui fakta yang cukup mencengangkan, kantongku bolong!!!!! dan RUIM-ku dengan cerdas melewati pengawasan kantong dan menyelinap keluar mencari udara segar, mungkin karena bau badanku setelah antre di tempat yang dipenuhi ratusan orang.

Pelajaran hari ini:
1. RUIM itu tidak suka bau badan banget
2. Indosat telah dengan cerdas mengantisipasi rush dan melihat berbagai peluang promosi, bravo untuk indosat.
3. Kayaknya aku perlu traktiran untuk menghilangkan sial.
4. Counter Indosat yang dipenuhi ratusan pelanggan adalah tempat yang tidak cocok untuk mencari RUIM card yang hilang. Kasihan si RUIM, diinjak-injak dengan kejam oleh berbagai orang.
5. Hilang deh nomorku buat mbajul….

23 Komentar

  1. Komentar oleh nRa on 27 September, 2007 3:15 pm

    Quacian deh lho…. =))
    lek traktiran kirimen mrene yoh… kangen masakan indo.
    sekalian tahu isi n ote2 :))

  2. Komentar oleh dnial on 27 September, 2007 3:26 pm

    Wokeh!
    Nang mak Ning ya… Kilometer 0 Gebang :D

  3. Komentar oleh EL on 27 September, 2007 4:32 pm

    hauhauhauhauhauhauhauhau…… :twisted:

    pelajaran hari ini:

    selalu cek dulu kondisi kantong baju sebelum naruh sesuatu.. :mrgreen:

  4. Komentar oleh aRuL on 28 September, 2007 1:14 am

    wah…. wah…. di Kayoon tadi antrinya cepat banget… nyosot aja… hehehe

  5. Komentar oleh galih on 28 September, 2007 7:46 am

    Indosat ngapain buka antrian kaya gitu? apa ngga takut pelanggannya lari semua? Aku lagi kepikiran pindah ke XL, secara simpatiku kan nomor surabaya….

  6. Komentar oleh evelyn pratiwi yusuf on 28 September, 2007 10:24 am

    Makanya pakai fleksi aja, yang memang bukan telepon biasa.
    Jadi nggak usah susah2 untuk ngantri
    Wakakakakaka

  7. Komentar oleh dnial on 28 September, 2007 10:41 am

    @arul
    Saya warga yang taat hukum, sabar mengantri, dan menghormati kepentingan pengemudi di jalan Sonokembang yang sial karena rush di Indosat Kayun bertepatan dengan pemasangan kabel. :D

    *asline bingung, arep markir mobil nang di :D*

    @galih
    Pelanggan baru adalah raja, pelanggan lama? disia-sia….
    Nomor hape itu tergantung sama siapa yang mau dibajuli, lih :D

    Benernya pengen nyari Hape GSM-CDMA, tp harganya itu loh… Mending beli 2.
    Akhirnya fokus nyari hape cdma yg berjava, jadi tetep bisa online YM :D

    @evelyn
    Males ah…. Telkom curang gitu… g seneng sama cara maennya.

  8. Komentar oleh Takodok! on 28 September, 2007 3:19 pm

    Bagian paling menarik :

    3. Kayaknya aku perlu traktiran untuk menghilangkan sial.

    Bagoosss!

  9. Komentar oleh hoek on 28 September, 2007 4:55 pm

    lagi afez ni bro? hmm…emang bener-bener ferlu nraktir orang buad ngilangin afez tuh kawand! wkekeke…

  10. Komentar oleh pribadidewa on 28 September, 2007 6:51 pm

    kayaknya daniel tu ga cuma butuh nraktir, tapi juga butuh dicariin cewek , cewek beneran , untuk ngilangin sial .. hehe… emang di TC udah g ada yang narik perhatianmu ta niel .. kekekeke

    “Hari ini, ****** dengan chiman..”

  11. Komentar oleh mardun on 28 September, 2007 8:59 pm

    Sini dan, tak traktir makanan online sepuasmu deh :)

  12. Komentar oleh hoek on 29 September, 2007 1:56 am

    “tapi juga butuh dicariin cewek , cewek beneran , untuk ngilangin sial”
    ndak cuma buad ngilangin sial deh kawan, juga buad ngilangin kebiasaan kek ini
    “Hari ini, homoan dengan chiman,”
    hmm…*geleng-geleng kfala*
    kasian dikau nak…
    *elus-elus dnial*
    sabar yah?

  13. Komentar oleh dnial on 29 September, 2007 4:23 am

    Tapi.. tapi… Aku masih normal…
    Yah.. sudahlah…

    Biar cewek aja yang menilai :D

  14. Komentar oleh evelyn pratiwi yusuf on 29 September, 2007 10:03 am

    Ya iyalah, gimana nggak mau curang la wong profitnya menurun…..
    Tapi kadang sebel juga ma telkom!

  15. Komentar oleh pribadidewa on 29 September, 2007 8:52 pm

    @evelyn
    haha.. namanya juga corporate .. selama regulasi membolehkan .. tidak ada yang namanya kecurangan …khan namanya corporate juga butuh untung tho..
    btw telkom juga kasihan lho.. pas kena jeleknya disalah2in ..
    tapi jasanya membangun leased line yang menghubungkan kota2 kecil, bahkan memberikan akses speedy ke daerah terpencil dilupakan …
    coba liat kebijakan duopoli telepon leased line yang diterapkan pemerintah sejak awal 2000 an …mana indosat… g mbangun2 karena resikonya besar , kabel dicolong dlsb … perusahaan2 yang lain, cuma mau bergerak di jakarta aja .. hehe .. saya tidak sepenuhnya menyalahkan mereka juga karena sekali lagi .. namanya corporate juga butuh keuntungan …..

    @daniel
    cewek yang percaya bahwa adam & steve = adam & eve pasti juga menganggap kamu normal .. kekekekeke

  16. Komentar oleh calonorangtenarsedunia on 30 September, 2007 10:53 am

    Sudahlah…Pake esia ajah…

  17. Komentar oleh galih on 30 September, 2007 8:05 pm

    Hmm.. kalo mengacu pada siapa yang dibajuli, CDMA Flexi-ku sudah tepat. Tinggal simpatiku yang sekarang tidak relevan lagi. Yang relevan adalah Indosat Mentari atau XL Bebas :P

  18. Komentar oleh dnial on 1 Oktober, 2007 11:35 am

    @evelyn
    Curangnya flexi itu, walau namanya fixed wireless, tapi dengan flexi combo bisa dibawa ke luar kota. Padahal regulasi mengharuskan hal ini pake lisensi GSM yang lebih mahal spt modelnya Fren.
    Tapi diakali dengan akal2an teknologi. Trus apa gunanya regulasi itu, apa gunanya Fren mahal? Sebagai pengguna Fren, dan StarOne yang bermain fair, saya kecewa :D

    @dewa
    Terserah… toh nek misale homo, gak bakalan doyan karo sampeyan :D

    @calonorangtenarsedunia
    Rata2 temen2ku kalau g pake starone, ya IM3. Jadi telpon lebih murah dikombinasikan dengan nomor Fren yang berlisensi GSM resmi,kombo yang menarik.
    Esia? Ntar dulu… Tunggu temen2ku pake Esia atau ada cewek yang menarik dan available bernomor Esia

    @galih
    Bagus…

  19. Komentar oleh calonorangtenarsedunia on 2 Oktober, 2007 8:44 pm

    atau ada cewek yang menarik dan available bernomor Esia

    Ga mandang saya???

  20. Komentar oleh dnial on 3 Oktober, 2007 12:34 am

    cewek yang menarik dan available bernomor Esia.

    Savvy?

  21. Komentar oleh Siw on 7 Oktober, 2007 2:27 am

    ehem ehem…
    ke kantor indosatnya sama siapa Dan?

    jawab : chim…
    hhmfff….

    *dibungkem*

  22. Ping balik oleh Pengguna Starone bikin macet jalan, strategi pasarkah? « Insan Perubahan on 28 Maret, 2008 2:29 am

    [...] Ini tulisan salah satu yang blogger tentang kejadian ini juga Filed under: Berita, Entertainment, Perjalanan Hidup   |   Tags: cdma, hp, [...]

  23. Komentar oleh mamank on 14 Mei, 2008 7:45 pm

    bagaimana cara membuat suatu laporan proposal jika judul saya tentang perancangan program antrian pelanggan pada pln, mulai dari bab I sampai bab IV

Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan komentar