Kontak Jodoh
Gadis, 28 tahun, 155cm/50 kg lulusan S1, karyawati swasta mencari pria usia 28-38 th, mapan, profesi tentara, pns, soleh, pengertian mau menerima apa adanya.
Akrab dengan kata-kata di atas? Ya itu adalah kata-kata standar kontak jodoh. Katanya kontak jodoh biasanya melakukan eufinisme terhadap kliennya. Misalnya tampang keibuan berarti tampang boros, atau pria mapan berarti sudah tua, fotogenik berarti narsis banci kamera, yang lain aku sudah lupa.
Kontak jodoh adalah incaran bagi para jombloers tua yang tidak memiliki waktu untuk mencari jodoh. Di dunia koran biasanya syarat2 ditambahi, niat kawin. Yah mirip kencan buta, bonus istri/suami.
Yang menggelitik dari kontak jodoh adalah setelah memberi banyak syarat, entah pekerjaan, usia, penghasilan, tampang, fisik, atau yang lain, sang pemasang iklan memberi syarat sakti, “mau menerima apa adanya”.
14 Komentar
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan komentar


eufimisme?
jadi inget pilem closer deh, yang bikin berita kematian itu..
btw, btw, btw, btw,
habis daptar kontak jodoh ya?
kurang banci poto kalo ndak ada skrinsutnya
lho… sudah mempelajari karakteristik kontak jodoh… sudah siap2 mu diaplikasikan yah??
absen dulu, baca belakangan
wah…ketahuan kamu abis ikut kontak jodoh…

mau dijodohin sama siapa sih Dan?
@semua
Cuman merhatiin rubrik kontak jodoh di koran2 kok….
sebenernya cuman penasaran sama syarat saktinya itu loh…
ah, tentunya kamu ndak perlu repot repot lagi nyari jodoh ya Dan? kan udah ada Chimaaan…
*lirik lirik Chiman*
klo kamu lom dapet jangan marah donk!!!!!!
mau yang kayak mana biar aku cariin mbah2 yang masih cantik
ayo mau yang gimana?
@chiw
Jangan memfitnah!!!
@lehan
Mana pilihannya?
ketauan deh kalo belum punya jodoh…
he………………..
kurang kerjaan aj y ky nda laku
=D itu kan bagian dari strategi
marketing.. marketing ..