Panggung telah dipasang.
Sound system siap menderu.
Alat-alat musik siap digebuk.
Penonton telah datang.
Ah, tunggu setahun lagi untuk pesta selanjutnya, itu pun kalau sang penguasa organisasi ini tak menganggap pesta musik di malam hari adalah peluang menuju kemungkaran.
Tapi…. untuk saat ini, saatnya pesta!!!
& Komentar
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan komentar


kalo tak digarap penguasa, ya rakyat-rakyatnya aja yang nggarap. [ngomong opo seh aku]
pesta apaan nih?
*joged joged ga jelas*
*nggelar tikar buat Chika Joged*
yang jelas penerangannya harus bagus…..
jangan sampai aku mengulang mengeluarkan kata-kata bodoh cuma gara-gara aku pikir situasi aman…..
ternyata waktu lampunya menyala……….. baru kelihatan jelas siapa saja yang ada di depan panggung
denger2 isu..katanya taun depan ngga bakal diadain lho..
@ riantoutomo : ah cuma isu… selagi masih ada daniel, semua bisa diatur
@dr
Kan malah memalukan, kep…
@ck
Pesta musik… di kampus…
@mardun
Halah…. kon kan seneng.. akhirnya setelah sekian lama, suaramu didengar.
Meski nggak sengaja…
Wakakaka………
@rianto
Lihat aja… Mungkin acara yg diketuai Tyo adalah acara pertama dan terakhir yang diadain Hima…
@nRa
Maksutmu opo?
Heh? Heh?
sayang aku ndak bisa menyaksikan
@ rianto :
ada rie, tapi namanya siang seni, pagi seni, ato sore seni, bukan malem seni *geleng2*