Solo Surabaya, Catatan Perjalanan seorang pengangguran

Setelah lulus enaknya ngapain?

Ada ratusan sarjana baru bilang, ya nyari kerja donk. Kalo aku sih milih liburan dulu lah, meski nggak jauh-jauh, cuman ke Solo saja.

Solo adalah kota menengah di Jawa Tengah, deket dengan Jogja (1 jam perjalanan naik kereta Prameks) jadi kalo ke Solo juga bisa nyempatin ke Jogja. Untuk perjalanan Surabaya-Solo sendiri bisa ditempuh dengan beberapa cara, Naik kereta, ada beberapa kereta, Sancaka yang umum aku pakai karena cukup pagi, Logawa, yang cukup sumpek, Gayabaru, opo maneh iki bonus snack berupa kecoa - ekstrim kuliner, dan kereta eksekutif macam Argo Bromo , Bima atau Jayabaya (sebenernya ke Jakarta sih, tapi karena lewat jalur selatan lewat Solo juga), selain itu ada jalur Bus, baik Ekonomi yang cukup 20rb rupiah bonus sauna sampai eksekutif yang 45rb. Selain itu, ada pesawat, tapi karena out-of-budget jadi nggak dibahas. Pilihanku jatuh pada Bus Patas eksekutif.

Oke, cukup soal pilihan transportasi, sekarang soal perjalanannya. Di sepanjang jalan aku menemui banyak poster kampanye. Mulai pemilihan Gubernur Jatim, Gubernur Jateng, walikota, sampai poster petuah bijak anggota DPR. Meriah sekali, dan menyepetkan pemandangan.

Di samping itu, kondisi jalan yang mengenaskan membuat perjalanan dengan bus serasa naik kuda. Jalan bolong sana-sini, perbaikan jalan dimana-mana. Hal ini membuat sang bus meliuk-liuk menghindari lobang di jalan, kayak roller coaster.

Kalo katanya Pak Joko Kirmanto, menteri PU itu, jalan yang rusak gara2 hujan deras, global warming. Ah setan apakah global warming itu?

Akhirnya aku sampai dengan selamat, melewati ketegangan sesaat jam 3 sore di Solo.

(bersambung…. kalo ada niat buat nyambung)

9 Komentar

  1. Komentar oleh galih on 28 Maret, 2008 2:03 pm

    PERTAMAXX LAGEE!!!

    endi jarene backpacing? kok isik numpak bus patas?

  2. Komentar oleh galih on 28 Maret, 2008 2:04 pm

    PERTAMAXX LAGEE!!!

    endi jarene backpacing? kok isik numpak bus patas? foto-foto? tanpa skrinsyut adalah basbang.

  3. Komentar oleh galih on 28 Maret, 2008 2:05 pm

    lho kok postinganku dobel? hettrrricckkkkkkk!!!!

  4. Komentar oleh dnial on 28 Maret, 2008 2:30 pm

    @galih
    Bos, ini aku nganterin eyangku pulang ke Solo. Arep backpacking? sakno eyangku.

  5. Komentar oleh suandana on 28 Maret, 2008 5:35 pm

    wah, global warming bikin jalan rusak? hebat kali alasan itu… :shock:

  6. Komentar oleh dnial on 29 Maret, 2008 6:32 am

    @galih
    Tak punya kamera digital bos…

    @suandana
    Akhir-akhir ini global warming adalah sasaran kesalahan untuk banjir, rawan pangan, dll.
    Entah setan apa global warming itu.

  7. Komentar oleh calonorangtenarsedunia on 31 Maret, 2008 7:55 pm

    oleh2 buatku mana?

  8. Komentar oleh takochan on 5 April, 2008 11:26 am

    Jahhhh.. jalan2 engkau rupanya, alfonsooooo! :mrgreen:

  9. Komentar oleh takochan on 5 April, 2008 11:27 am

    *itu komeng balas dendam :P

Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan komentar