Konversi?

Akhir-akhir ini, fenomena yang aneh terjadi. Banyak orang berkerubut mencari LPG yang semakin langka. Konon katanya karena pembeli LPG yang bertambah akibat konversi minyak tanah ke LPG. Dengan konversi yang setengah jalan, orang pun ditemukan mengantre minyak tanah.

Setelah rapat internal yang rahasia dari pimpinan Pertaminyak, akhirnya diputuskan untuk mengadakan program konversi lanjutan. Pimpinan Pertaminyak merasa bahwa pilihan konversi ke sumber energi yang tidak terbarukan adalah akar masalah kelangkaan ini, bukan karena mereka salah strategi konversi padahal sudah digaji besar. Mereka merasa Indonesia kaya sumber energi yang terbarukan. Akhirnya Pimpinan Pertaminyak membuat terobosan baru, yaitu:

KONVERSI MINYAK TANAH DAN LPG KE KAYU BAKAR.

Tunggu tanggal mainnya!

Powered by ScribeFire.

7 Komentar

  1. Komentar oleh takochan on 5 April, 2008 11:32 am

    Vote master for direktur Pertaminyak! :P
    pada rebutan hph dong nanti :mrgreen:

  2. Komentar oleh suandana on 5 April, 2008 1:04 pm

    :lol:
    situasi di negeri ini memang lucu…
    :lol:

  3. Komentar oleh kholis on 6 April, 2008 2:07 am

    gak pertaminyak lagi dong…
    pertakayu…. :P

  4. Komentar oleh galih on 7 April, 2008 7:32 am

    dengan adanya terobosan yang brilian ini, percepatan kerusakan hutan akan meningkat menjadi 3 kali luas pulau jawa per menit :P

  5. Komentar oleh calonorangtenarsedunia on 7 April, 2008 11:11 am

    Kamu jd tukang kayu aja, niel..

  6. Komentar oleh iman brotoseno on 9 April, 2008 3:29 pm

    kalau mbok berek atau gudeg yu jum masih memakai kayu bakar. Konon rasanya beda dibanding minyak tanah atau LPG..

  7. Komentar oleh Hendrawan on 3 Mei, 2008 2:25 pm

    Gimana kalo bahan bakar air laut yang baru dikembangkan itu diproduksi masal aja.

Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan komentar