Cawang di pagi hari, matahari masih belum bersinar terik. Dan lalulintas Jakarta pagi ini masih lengang.
Dengan langkah cepat aku menghampiri bus yang telah parkir di jalanan memanggil penumpang. Akupun langsung naik dengan yakinnya. Lalu bus pun berangkat.
Beberapa saat berjalan aku mulai merasakan keganjilan, tol dalam kota yang biasanya bisa terlihat di sisi kanan, hari ini kok tampaknya menghilang. Aku bertanya apakah ada kebijakan yang membuat tol dalam kota bisa dilewati mobil tanpa bayar? Tak mungkin. Akhirnya kesimpulan kedua yang kuambil, bus ini lewat tol dalam kota! Argh! Berarti aku salah naik bus.
Dengan pasrah aku mengamati tugu Pancoran, tempat seharusnya aku berhenti. Dan bus pun terus melaju di tol. Akhirnya di depan Polda Metro aku turun, nyebrang dan cari bus ke arah sebaliknya.
Arrrgghh!!!
Terlambat? Tidak juga, karena aku selalu berangkat pagi. Lebih baik menghabiskan waktu di kantor daripada macet di jalan kan?
Pelajaran Hari ini : Meskipun sama-sama bertujuan ke Grogol P15 dan P6 itu beda jalurnya, yang pertama lewat jalur biasa, yang satunya lewat tol.
10 Tanggapan
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal
Tinggalkan komentar


PERTAMAX!!!!!!!!
*amankan posisi duluuu*
argh!!!
beginilah kalo ngeblog sambil lalu!
alaahhh.. bilang aja lagi pengen jalan2
*disambit bakpao*
ahahahahaha… malang nasibmu, dan..
Setidaknya jadi tahu lebih dalam tentang jalan-jalan di Jkt kan…
Gak ada noda ya gak belajar
yg penting ga kena macet nista dan hitung2 beramal pada kenek
mungkin ini alasan keengganan hidup dikota
Dan, tanggal 15 ikut ke monas ga?
@takochan
Jalan sama nyasar beda…
@cK
Saya bernasib Surabaya bukan Malang kayak Siwi
@suandana
Tapi pengennya ndak lewat nyasar
@Hendrawan
Belajar kalau angkutan jam 9 malam ke Bintaro itu susah maksutmu?
Kekekekeke…………..
@Hedi
Hihihihi…
@peyek
Sebenernya, selain macet, bising dan polusi, hidup di kota itu enak, rame…
@calonorangtenarsedunia
Ngapain?
Butuh penjelasan lebih lanjut.