<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Zero Reality</title>
	<atom:link href="http://dnial.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dnial.wordpress.com</link>
	<description>Where everything is nothing, everyday is today, anywhere is nowhere and everbody is nobody</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Jan 2012 09:55:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='dnial.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Zero Reality</title>
		<link>http://dnial.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://dnial.wordpress.com/osd.xml" title="Zero Reality" />
	<atom:link rel='hub' href='http://dnial.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Tentang Skalabilitas Pengajar</title>
		<link>http://dnial.wordpress.com/2012/01/11/tentang-skalabilitas-pengajar/</link>
		<comments>http://dnial.wordpress.com/2012/01/11/tentang-skalabilitas-pengajar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jan 2012 01:48:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dnial</dc:creator>
				<category><![CDATA[career]]></category>
		<category><![CDATA[idealist]]></category>
		<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[life]]></category>
		<category><![CDATA[dosen]]></category>
		<category><![CDATA[musik]]></category>
		<category><![CDATA[skalabilitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://dnial.wordpress.com/?p=875</guid>
		<description><![CDATA[Ini bukan postingan teknis, well, dikit. Tapi soal perenungan. Pernah mbayangin dunia di awal abad 19 saat gramofon belum populer? Di jaman itu, bila seseorang suka dengan Dewa 19, maka dia harus pergi ke Jakarta dan melihatnya live saat konser. Tapi bagaimana jika dia tidak punya uang untuk ke Jakarta? Dia masih bisa menikmati musik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dnial.wordpress.com&amp;blog=271901&amp;post=875&amp;subd=dnial&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini bukan postingan teknis, well, dikit. Tapi soal perenungan.</p>
<p>Pernah mbayangin dunia di awal abad 19 saat gramofon belum populer?</p>
<p>Di jaman itu, bila seseorang suka dengan Dewa 19, maka dia harus pergi ke Jakarta dan melihatnya live saat konser. Tapi bagaimana jika dia tidak punya uang untuk ke Jakarta? Dia masih bisa menikmati musik dari penyanyi dan grup band lokal.</p>
<p>Lalu, ditemukanlah mesin pemutar suara, gramofon lalu radio tape, cd dan mesin penyebar berita, radio dan tv. Hal ini membuat semua orang kenal dengan Dewa 19 dan bisa mendengarkan musiknya di radio atau beli kasetnya. Hal ini jelas mengancam penghidupan pemusik lokal yang tiba-tiba harus bersaing dengan Dewa 19.</p>
<p>Anda mengerti maksudku soal skalabilitas?</p>
<p>Nah, sebuah pergeseran kini mulai terjadi. Hal ini mengancam banyak dosen-dosen. Apakah itu?</p>
<p><span id="more-875"></span></p>
<p>Hal ini adalah inovasi yang dimulai oleh MIT: <a href="http://ocw.mit.edu/index.htm">Opencourseware</a>.</p>
<p>Pada dasarnya, ini adalah situs dimana kita bisa melihat bahan2 kuliah diposting online. Bayangkan efek yang dimiliki oleh perubahan ini ke dosen-dosen di Indonesia.</p>
<ol>
<li>Kita punya akses ke kuliah dosen-dosen di luar negeri. Hal ini membuat para dosen di dalam negeri punya benchmark untuk meningkatkan kualitas pengajarannya.</li>
<li>Level playing field. Sudah tidak ada lagi alasan bahwa mahasiswa tidak pintar karena dosennya juga tidak pinter, sekarang kita punya akses ke materi dan kuliah dari sekolah-sekolah berkualitas di luar negeri. Kecuali kampusnya belum ada akses internet kencang.</li>
<li>Dosen-dosen berkualitas di Indonesia jika mau membuka kuliahnya secara bebas bisa melakukannya dengan mudah, baik materi pengajaran, tugas-tugas sampai aksinya di ruang kuliah. Hal ini membuat penyebaran ilmu pengetahuan jadi makin cepat dan merata di Indonesia.</li>
<li>Dosen-dosen mau tidak mau kudu meningkatkan kualitasnya saat mengajar jika tidak ingin ditinggalkan.</li>
</ol>
<p>Semua hal ini membuat dosen-dosen bagus semakin scalable. Tidak hanya melayani 20-100 orang di kelas mereka tapi ribuan bahkan jutaan para pencari ilmu di luar sana. Hal ini juga pasti akan menggeser peran dosen-dosen yang kualitas pengajarannya kurang. Bisa jadi kelas dimulai dengan video pengajaran dosen yang bagus, lalu dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dengan dosen yang ada di kelas. Bahkan email, teknologi virtual class dan video conference pun bisa meningkatkan kualitas sesi tanya-jawab dan diskusi.</p>
<p>Perubahan pasti terjadi. Kuliah model lama akan berganti bentuk. Sebentar lagi kita tidak perlu masuk ke MIT atau Oxford atau Harvard untuk mendapatkan ilmu, cukup dari rumah, laptop dan koneksi Internet. Just my 2 cents.</p>
<p>Terinspirasi dari <a href="http://edge.org/annual-question/how-is-the-internet-changing-the-way-you-think">buku ini</a>.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dnial.wordpress.com/875/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dnial.wordpress.com/875/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dnial.wordpress.com/875/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dnial.wordpress.com/875/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dnial.wordpress.com/875/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dnial.wordpress.com/875/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dnial.wordpress.com/875/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dnial.wordpress.com/875/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dnial.wordpress.com/875/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dnial.wordpress.com/875/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dnial.wordpress.com/875/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dnial.wordpress.com/875/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dnial.wordpress.com/875/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dnial.wordpress.com/875/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dnial.wordpress.com&amp;blog=271901&amp;post=875&amp;subd=dnial&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dnial.wordpress.com/2012/01/11/tentang-skalabilitas-pengajar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b427e79542e0fc6e6d672733ca741fee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dnial</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tentang Downtime</title>
		<link>http://dnial.wordpress.com/2012/01/03/tentang-downtime/</link>
		<comments>http://dnial.wordpress.com/2012/01/03/tentang-downtime/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Jan 2012 14:03:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dnial</dc:creator>
				<category><![CDATA[experience]]></category>
		<category><![CDATA[life]]></category>
		<category><![CDATA[downtime]]></category>
		<category><![CDATA[macet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://dnial.wordpress.com/?p=872</guid>
		<description><![CDATA[Hidup di Jakarta itu membuang banyak waktu. Misal perjalanan dari kos ke kantor bisa satu sampai satu setengah jam, kalau tinggalnya di pinggir Jakarta lebih lama lagi. Macet adalah musuh bersama warga Jakarta. Semacam tragedy of the commons, sebuah tragedi yang terjadi karena cukup banyak orang berpikir, &#8220;enak nih ke kantor naik mobil, mampuuuu&#8230;.&#8221; Hal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dnial.wordpress.com&amp;blog=271901&amp;post=872&amp;subd=dnial&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hidup di Jakarta itu membuang banyak waktu. Misal perjalanan dari kos ke kantor bisa satu sampai satu setengah jam, kalau tinggalnya di pinggir Jakarta lebih lama lagi. Macet adalah musuh bersama warga Jakarta. Semacam tragedy of the commons, sebuah tragedi yang terjadi karena cukup banyak orang berpikir, &#8220;enak nih ke kantor naik mobil, mampuuuu&#8230;.&#8221;</p>
<p>Hal ini menghasilkan banyak sekali downtime di Jakarta, waktu yang terbuang di jalanan. Buatku, naik kendaraan pribadi di Jakarta itu antara sombong, bodoh, terpaksa dan ignorant. Kendaraan umum di Jakarta masih relatif dapat diandalkan meski menyebalkan asal kita tahu cara mengamankan diri.  </p>
<p>Alasan kedua adalah waktu yg terbuang. Saat terjebak macet di mobil, hal yang bisa kita lakukan sangat terbatas. Mendengarkan musik, mikirin pasangan, merenungi masalah hidup, main hape bentar(kalau berhenti), dll. Tapi kalau di angkot kita bisa main hape, baca google reader, twitteran, whatsappan, baca buku, tidur, pokoknya lebih banyak deh. Salah satunya bikin post di blog.</p>
<p>Selama di jakarta, aku terus-menerus mencari cara untuk membuat waktu di jalan tidak membosankan. Aku beli ereader, beli buku, menuhi google reader sampai install wordpress for android. </p>
<p>Cukup menyenangkan memulai hari kerja dengan baca-baca artikel di freakonomics, digitopoly, naked capitalism, daily wtf atau not always right di google reader. Membuat mood di kantor lebih baik daripada mati gaya terjebak macet.</p>
<p>Dan tentu saja, agenda wajib di pagi hari, whatsappan sama pacar. Hihihihi&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dnial.wordpress.com/872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dnial.wordpress.com/872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dnial.wordpress.com/872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dnial.wordpress.com/872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dnial.wordpress.com/872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dnial.wordpress.com/872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dnial.wordpress.com/872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dnial.wordpress.com/872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dnial.wordpress.com/872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dnial.wordpress.com/872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dnial.wordpress.com/872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dnial.wordpress.com/872/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dnial.wordpress.com/872/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dnial.wordpress.com/872/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dnial.wordpress.com&amp;blog=271901&amp;post=872&amp;subd=dnial&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dnial.wordpress.com/2012/01/03/tentang-downtime/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b427e79542e0fc6e6d672733ca741fee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dnial</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tentang waktu</title>
		<link>http://dnial.wordpress.com/2012/01/02/tentang-waktu/</link>
		<comments>http://dnial.wordpress.com/2012/01/02/tentang-waktu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jan 2012 08:05:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dnial</dc:creator>
				<category><![CDATA[experience]]></category>
		<category><![CDATA[life]]></category>
		<category><![CDATA[writting]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[waktu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://dnial.wordpress.com/?p=870</guid>
		<description><![CDATA[Waktu adalah sesuatu yang menarik. Waktu adalah ukuran abstrak yang paling penting di kehidupan manusia. Kita punya standar waktu, abad, tahun, bulan, minggu, jam, menit, detik, milidetik. Orang bilang, orang jerman yang terorganisir itu membagi jadwalnya per 15 menit, semakin kecil maka akan semakin detail dan rajin dia merencanakan waktunya. Orang Indonesia biasanya membagi waktunya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dnial.wordpress.com&amp;blog=271901&amp;post=870&amp;subd=dnial&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Waktu adalah sesuatu yang menarik. Waktu adalah ukuran abstrak yang paling penting di kehidupan manusia. Kita punya standar waktu, abad, tahun, bulan, minggu, jam, menit, detik, milidetik.</p>
<p>Orang bilang, orang jerman yang terorganisir itu membagi jadwalnya per 15 menit, semakin kecil maka akan semakin detail dan rajin dia merencanakan waktunya.</p>
<p>Orang Indonesia biasanya membagi waktunya per waktu sholat, habis subuh, sebelum ashar, setelah maghrib. Agak menyebalkan memang buat yang nggak sholat kayak saya, habis ashar itu jam berapa?</p>
<p>Sebenarnya, manakah yang lebih baik, membagi waktu dengan irisan kecil atau besar?</p>
<p>Mencuri waktu, itu adalah istilah yang baru aku dapat saat kerja kantoran. Para bos itu sangat sibuk sehingga kita harus mencuri waktunya. Menjelaskan ide yang disusun selama seminggu dalam obrolan 5-15 menit agar ada buy-in dari bos butuh skill mencuri khusus.</p>
<p>Nilai waktu tiap orang juga berbeda-beda. Ada yang nilai waktunya tinggi, macam para boss ini dan ada yang rendah macam aku.</p>
<p>Dalam mengorganisasi, menyusun jadwal kita menempatkan waktu itu sebagai sesuatu yang sangat berharga. </p>
<p>Pada akhirnya, saat semua itu selesai kita lupa satu hal, sebuah kebahagiaan tersendiri, saat kita mengerjakan sesuatu dan tenggelam di dalamnya, sampai kita tidak sadar bahwa waktu telah berjalan, bahwa rencana-rencana yang disusun tidak berjalan karena semua tenggelam dalam satu hal itu&#8230; saat itu selesai kita tersenyum puas.</p>
<p>Mungkin untukmu aktivitas itu adalah menulis, ngegame, bikin program, baca buku, lari atau apapun itu. Saat itu selesai kamu bisa bilang, aku telah menemukan sesuatu yang lebih berharga daripada waktu.</p>
<p>Temukan aktivitasmu, temukan sesuatu dalam dirimu yang lebih berharga dari waktu.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dnial.wordpress.com/870/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dnial.wordpress.com/870/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dnial.wordpress.com/870/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dnial.wordpress.com/870/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dnial.wordpress.com/870/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dnial.wordpress.com/870/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dnial.wordpress.com/870/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dnial.wordpress.com/870/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dnial.wordpress.com/870/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dnial.wordpress.com/870/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dnial.wordpress.com/870/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dnial.wordpress.com/870/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dnial.wordpress.com/870/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dnial.wordpress.com/870/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dnial.wordpress.com&amp;blog=271901&amp;post=870&amp;subd=dnial&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dnial.wordpress.com/2012/01/02/tentang-waktu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b427e79542e0fc6e6d672733ca741fee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dnial</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tentang rencana-rencana</title>
		<link>http://dnial.wordpress.com/2011/12/31/tentang-rencana-rencana/</link>
		<comments>http://dnial.wordpress.com/2011/12/31/tentang-rencana-rencana/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2011 16:45:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dnial</dc:creator>
				<category><![CDATA[experience]]></category>
		<category><![CDATA[idealist]]></category>
		<category><![CDATA[life]]></category>
		<category><![CDATA[2012]]></category>
		<category><![CDATA[resolusi]]></category>
		<category><![CDATA[tahun baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://dnial.wordpress.com/?p=868</guid>
		<description><![CDATA[Banyak orang beresolusi dan berencana. Mereka berusaha meresoleskan mau apa mereka tahun ini. Tampaknya gara2 tahun2 lalu banyak resolusi yang gagal, aku pun jadi enggan untuk bikin resolusi tahun baru. Life is an adventure, life is what happen when you making plans, just do it, itulah hal-hal yang akan menjadi pedomanku. Berjalan, berubah, berevolusi dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dnial.wordpress.com&amp;blog=271901&amp;post=868&amp;subd=dnial&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak orang beresolusi dan berencana. Mereka berusaha meresoleskan mau apa mereka tahun ini. Tampaknya gara2 tahun2 lalu banyak resolusi yang gagal, aku pun jadi enggan untuk bikin resolusi tahun baru.</p>
<p>Life is an adventure, life is what happen when you making plans, just do it, itulah hal-hal yang akan menjadi pedomanku. Berjalan, berubah, berevolusi dan beradaptasi. Akan ada banyak perubahan tahun depan, sama dengan tahun lalu yang penuh kejutan dan perubahan.</p>
<p>Aku punya banyak mimpi tentu, yang terus berubah setiap saat. Tapi bukankah hidup adalah soal mimpi yang dikejar, mimpi yang dikubur, mimpi yang melayang dan sedikit mimpi yang teraih?</p>
<p>Mungkin sebelum bermimpi, kita harus bertanya dulu, apa yang kita mau? Apa yang penting? Apa yang tidak perlu kita lakukan?</p>
<p>Hal-hal yang sering kita lupakan. </p>
<p>Fokus bukanlah punya 10 impian, tapi hanya punya satu. Fokus adalah soal bilang tidak pada hal-hal yang bukan impian kita, hal-hal yang tidak penting, hal-hal yang mengalihkan perhatian kita. Fokus adalah soal menutup pintu-pintu dan percaya setiap pintu yang tersisa akan membawa kita lebih dekat dengan apa yang kita impikan.</p>
<p>Adaptasi adalah soal mau berubah sesuai keadaan. Menyesuaikan layar sesuai arah angin, berbelok sebentar agar tiang layar tidak patah. Seringkali kita salah jalan, berhenti menyalahkan kenapa tidak memilih jalan yang lain tapi kita perlu menerima jalan yang ada dan jalan mana yang kudu ditempuh. Adaptasi adalah soal memanfaatkan apa yang ada, bukan berharap pada hal2 yang tidak kita miliki.</p>
<p>Kerja keras adalah kerja keras. Tidak ada jalan pintas, tidak ada kode curang, tidak ada pikiran korup, tidak ada malas-malasan.</p>
<p>Dan terakhir, percaya. Percaya bahwa seburuk apapun keadaan, sejauh apapun kita tersesat, pasti Tuhan buka jalan. Pada waktunya, sesuai rencana-Nya.</p>
<p>Fokus, adaptasi, kerja keras dan percaya. Itu saja.</p>
<p>Apakah saya sudah bisa bilang&#8230; salam super?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dnial.wordpress.com/868/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dnial.wordpress.com/868/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dnial.wordpress.com/868/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dnial.wordpress.com/868/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dnial.wordpress.com/868/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dnial.wordpress.com/868/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dnial.wordpress.com/868/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dnial.wordpress.com/868/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dnial.wordpress.com/868/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dnial.wordpress.com/868/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dnial.wordpress.com/868/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dnial.wordpress.com/868/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dnial.wordpress.com/868/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dnial.wordpress.com/868/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dnial.wordpress.com&amp;blog=271901&amp;post=868&amp;subd=dnial&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dnial.wordpress.com/2011/12/31/tentang-rencana-rencana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b427e79542e0fc6e6d672733ca741fee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dnial</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tentang Kopi dan Manajemennya</title>
		<link>http://dnial.wordpress.com/2011/12/23/tentang-kopi-dan-manajemennya/</link>
		<comments>http://dnial.wordpress.com/2011/12/23/tentang-kopi-dan-manajemennya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Dec 2011 03:01:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dnial</dc:creator>
				<category><![CDATA[experience]]></category>
		<category><![CDATA[life]]></category>
		<category><![CDATA[kafein]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kopi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dnial.wordpress.com/?p=865</guid>
		<description><![CDATA[Programmer (n): An organism that can turn caffeine into code. Dari definisi wikipedia, kopi mengandung kafein, kafein adalah stimulan saraf dengan cara menghilangkan lelah dan meningkatkan kewaspadaan. Kafein adalah zat penting untuk programer sebagai bahan inspirasi saat membuat program. Meski tergolong&#8221;psychoactive substances&#8221;, kafein bukan bahan berbahaya tidak punya efek merugikan kesehatan meski diminum selama bertahun-tahun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dnial.wordpress.com&amp;blog=271901&amp;post=865&amp;subd=dnial&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Programmer (n): An organism that can turn caffeine into code.</p></blockquote>
<p>Dari definisi wikipedia, kopi mengandung kafein, kafein adalah stimulan saraf dengan cara menghilangkan lelah dan meningkatkan kewaspadaan. Kafein adalah zat penting untuk programer sebagai bahan inspirasi saat membuat program.</p>
<p>Meski tergolong&#8221;psychoactive substances&#8221;, kafein bukan bahan berbahaya tidak punya efek merugikan kesehatan meski diminum selama bertahun-tahun dan bahkan punya efek perlindungan terhadap kanker. Drink coffee, be healthy.</p>
<p>Tapi, aku pribadi punya beberapa masalah dengan kopi.</p>
<p><strong>Candu</strong>. Salah satu indikasi candu adalah kita perlu lebih banyak untuk mencapai efek yang sama. Misal, sebulan lalu, cukup satu gelas kopi dan aku akan terjaga seharian, sekarang setelah makan siang aku butuh segelas lagi. Hal ini adalah indikasi bahwa kopi mengakibatkan candu. Semakin lama efeknya akan semakin berkurang dan aku butuh mengkonsumsi lebih banyak lagi.</p>
<p><strong>Withdrawal</strong>. Setiap kali aku absen minum kopi, badan terasa lemas dan seringkali kepala jadi pusing. Ini adalah gejala withdrawal dari kopi.</p>
<p><strong>Susah tidur</strong>. Ini sedikit absurd, meski tidak kuat terjaga, aku jadi susah tidur nyenyak.</p>
<p>Ketiga hal itulah yang membuat aku waspada terhadap kopi. Dan berhubung kerjaan di kantor berkurang, aku punya kesempatan untuk meng-cut kopi selama seminggu ini dan mereset tubuhku sehingga efek kopi bisa maksimal lagi, dan membuat tidurku nyenyak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dnial.wordpress.com/865/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dnial.wordpress.com/865/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dnial.wordpress.com/865/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dnial.wordpress.com/865/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dnial.wordpress.com/865/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dnial.wordpress.com/865/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dnial.wordpress.com/865/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dnial.wordpress.com/865/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dnial.wordpress.com/865/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dnial.wordpress.com/865/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dnial.wordpress.com/865/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dnial.wordpress.com/865/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dnial.wordpress.com/865/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dnial.wordpress.com/865/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dnial.wordpress.com&amp;blog=271901&amp;post=865&amp;subd=dnial&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dnial.wordpress.com/2011/12/23/tentang-kopi-dan-manajemennya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b427e79542e0fc6e6d672733ca741fee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dnial</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>About How I Consume Information</title>
		<link>http://dnial.wordpress.com/2011/12/14/about-how-i-consume-information/</link>
		<comments>http://dnial.wordpress.com/2011/12/14/about-how-i-consume-information/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Dec 2011 09:07:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dnial</dc:creator>
				<category><![CDATA[experience]]></category>
		<category><![CDATA[idealist]]></category>
		<category><![CDATA[life]]></category>
		<category><![CDATA[9gag]]></category>
		<category><![CDATA[information]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dnial.wordpress.com/?p=861</guid>
		<description><![CDATA[I have this tendency, I like to read. I want to read anywhere, anytime and anything. This is why I have plenty random trivial knowledge of things. But the anything part is more complex now. Consuming information is easy in our younger days because the Internet didn&#8217;t exist and more complicated now. There are many [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dnial.wordpress.com&amp;blog=271901&amp;post=861&amp;subd=dnial&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>I have this tendency, I like to read. I want to read anywhere, anytime and anything. This is why I have plenty random trivial knowledge of things. But the anything part is more complex now. Consuming information is easy in our younger days because the Internet didn&#8217;t exist and more complicated now.</p>
<p>There are many information out there that we need to filter and pick according to our interest and need. In the past, this information filtering is done by buying magazine, newspaper or watching news that suit our preference.</p>
<p>Today, I most information I get is via my Google Reader. Google Reader is my latest window to see the world. I subscribe to many webs, blogs and news sites out there that suits my preference. The problem will be, how I consume information that do not suit my taste?</p>
<p>For example, the flood in Bangkok. While I read once in a while that there is flood in Thailand, I only realized it few moments a go. That is because I do not know that there is flood in Bangkok, I think that the flood is somewhere in the village in Thailand. And news about the election in Russia, I knew it kinda late because all my feed doesn&#8217;t show it. And, I knew it from&#8230;. 9gag. Me gusta!</p>
<p>This is called information bubble. I think all of us have done it. Maybe through reading newspaper and magazine that suits our political preference so we don&#8217;t see other views from our opponents.</p>
<p>In today world, it is so much easier to found people with the same interest. Maybe through online forum, twitter, facebook forum, websites or many more. This people hangout and become more and more convergent in their thinking, it is called system thinking. While I can write a whole post about this and its implication, I digress.</p>
<p>But, think about this. Maybe my way of consuming information makes my world view narrower and that will effect my tolerance or acceptance with people that have different views, because I don&#8217;t understand them and we tend to fear or dismiss what we don&#8217;t understand.</p>
<p>The bottom line is, I think I need to become more open and divergent in my way of consuming information. Let start with 9gag-ing.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dnial.wordpress.com/861/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dnial.wordpress.com/861/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dnial.wordpress.com/861/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dnial.wordpress.com/861/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dnial.wordpress.com/861/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dnial.wordpress.com/861/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dnial.wordpress.com/861/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dnial.wordpress.com/861/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dnial.wordpress.com/861/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dnial.wordpress.com/861/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dnial.wordpress.com/861/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dnial.wordpress.com/861/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dnial.wordpress.com/861/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dnial.wordpress.com/861/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dnial.wordpress.com&amp;blog=271901&amp;post=861&amp;subd=dnial&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dnial.wordpress.com/2011/12/14/about-how-i-consume-information/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b427e79542e0fc6e6d672733ca741fee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dnial</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>The Art of Getting It Done</title>
		<link>http://dnial.wordpress.com/2011/12/13/the-art-of-getting-it-done/</link>
		<comments>http://dnial.wordpress.com/2011/12/13/the-art-of-getting-it-done/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Dec 2011 18:12:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dnial</dc:creator>
				<category><![CDATA[career]]></category>
		<category><![CDATA[experience]]></category>
		<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[programming]]></category>
		<category><![CDATA[small talk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dnial.wordpress.com/?p=858</guid>
		<description><![CDATA[Judul kemiggris, tapi bahasanya Indonesia ajalah. Posting ini tercetus gara-gara post di reddit As someone who doesn&#8217;t write code, I think the idea of &#8220;Done is better than perfect&#8221; is wrong. Sebagai programmer respon pertama adalah bagian pertama sudah menjelaskan semuanya, dia bukan programmer maka tidak akan paham lah. Tapi mari kita elaborasi kenapa &#8220;Done [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dnial.wordpress.com&amp;blog=271901&amp;post=858&amp;subd=dnial&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul kemiggris, tapi bahasanya Indonesia ajalah.</p>
<p>Posting ini tercetus gara-gara post di reddit <a href="http://www.wired.com/wiredenterprise/2011/12/facebook-hackathon" rel="nofollow">As someone who doesn&#8217;t write code, I think the idea of &#8220;Done is better than perfect&#8221; is wrong</a>. Sebagai programmer respon pertama adalah bagian pertama sudah menjelaskan semuanya, dia bukan programmer maka tidak akan paham lah. Tapi mari kita elaborasi kenapa &#8220;Done is better than perfect&#8221;. Poin-poin di bawah berasal dari prinsip pemrograman yang aku pelajari, tapi nampaknya prinsip ini dampaknya luas.</p>
<p><strong>1. Kita tidak tahu sempurna itu seperti apa.</strong><span id="more-858"></span></p>
<p>Saat kita membuat program, kita punya visi bahwa program kita akan melakukan A, B atau C, bahkan seringkali kita punya spesifikasi kebutuhan dari user program kita. Jika proses pengembangan aplikasi menggunakan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Waterfall_model">sistem Waterfall</a>, saat kita mulai menulis koding, kita punya visi yang sempurna apa saja yang kudu dipenuhi program kita. Sempurna bukan?</p>
<p>Tapi kenyataan berkata lain. Visi user dan visi programmer bisa saja berbeda, kata-kata di dokumen bisa saja diinterpretasikan lain, bahkan yang paling menyebalkan, seringkali user tidak tahu apa yang mereka mau atau kebutuhan mereka sangat mahal untuk dipenuhi(mahal secara waktu pengembangan atau susah membuat fitur tersebut tapi manfaatnya kecil).</p>
<p>Intinya sih, user berbohong soal apa yang dia inginkan sehingga susah untuk memenuhi keinginan mereka.</p>
<p><strong>2. Pareto principle, 20% fitur menghasilkan 80% manfaat.</strong></p>
<p>Pertanyaannya 20% yang mana? Satu-satunya cara untuk mengetahui hal ini adalah dengan bereksperimen, mengirim aplikasi ke user dan meminta feedback. Hal ini sangat berguna jika aplikasi yang dikembangkan sangat kompleks dan programmer tidak paham soal domain masalahnya, kadangkala hal ini juga dilakukan dengan memangkas fitur yang tidak dipakai.</p>
<p>Salah satu aplikasi yang pernah aku kembangkan adalah soal pemrosesan invoice secara otomatis. Di awal development ada banyak fitur dan requirement yang diajukan. Setelah develop dan melihat aplikasiya berjalan beberapa lama, aku menemukan bahwa banyak fitur yang diminta di awal jarang atau tidak pernah dipakai, dan fitur-fitur tidak pentung itu membuat user interface susah untuk dipahami. Setelah memotong banyak fitur dan menyederhanakan aplikasi user puas dengan hasilnya.</p>
<p>User memang jadi lebih susah melakukan beberapa hal seperti merollback transaksi yang sudah terjadi(kudu minta bantuan support dan spesialis SAP), tapi dia bisa dengan lebih sederhana memproses transaksi yang normal. Jika 99% proses yang terjadi adalag proses normal dan hanya ada 1-2 yang bermasalah, maka pemotongan fitur adalah solusi yang optimal.</p>
<p>Google juga mendisain fiturnya dengan prinsip ini, dia tahu semua orang yang mengakses google.com ingin mencari sesuatu, maka dia memotong semua fitur yang tidak berhubungan dengan pencarian sehingga tampilannya minimalis. Hal ini membuat kita sedikit susah dalam mengubah setting pencarian misalnya, tapi membuat kita mencari sesuatu lebih cepat.</p>
<p><strong>3. Kebutuhan akan terus bertambah dan berubah, aplikasi berevolusi untuk mengikutinya.</strong></p>
<p>Salah satu bukti bahwa aplikasi kita digunakan adalah banyak yang komplain atau meminta tambahan fitur. Sebagai contoh aplikasi yang berubah, setahun yang lalu siapa bisa membayangkan Facebook akan seperti sekarang(dalam hal fitur). Semua perubahan itu adalah respon atas kebutuhan user, kebutuhan advertiser, kebutuhan regulasi atau kompetisi. Tidak ada yang menduga bahwa Google akhirnya meluncurkan Google Plus dengan fitur circlenya, dan Facebook merespon dengan mengimplementasi pengelompokan teman dengan caranya sendiri.</p>
<p><strong>4. User pasti komplain, mari kita beri alasannya.</strong></p>
<p>Kita sudah tahu bahwa membuat aplikasi yang bug-free dan memuaskan semua user itu mustahil. Jadi, daripada kita mengirim aplikasi yang sempurna dan toh dicela juga, maka berilah aplikasi yang tidak sempurna agar user bisa mengeluh dengan lebih terarah.</p>
<p><strong>5. User menginginkannya SEKARANG.</strong></p>
<p>Menunggu sesuatu untuk sempurna sebelum dirilis akan membuat usermu bosan menunggu dan beralih ke kompetitor. Maka rilislah sekarang. Feedback dan respon dari user akan menghasilkan momentum ke depan karena kita tahu apa yang harus diperbaiki. Sementara menunda rilis aplikasi sehingga sempurna menghilangkan kesempatan itu dan membawa kita ke jebakan prokrastinasi.</p>
<p><strong>6. Harga kegagalan sesuatu yang sempurna itu mahal.</strong></p>
<p>Prototype yang gagal lebih murah dari full product yang gagal. Kita bisa belajar banyak dari Google. Mereka banyak merilis produk setengah jadi macam Google Plus, Google Wave atau Google Buzz. Mereka dengan cepat menambahkan fitur atau menutup bug aplikasi mereka. Tidak ada yang tahu seperti apakah Google Plus nantinya atau akankah dia berhasil. Tapi Google memilih untuk selalu merilis tanpa takut gagal dan belajar dari kegagalan untuk terus berevolusi.</p>
<p>Mereka tidak menunggu Google Plus sempurna baru dirilis, kalau sudah siap ya dirilis saja.</p>
<p>Tapi bedakan dengan merilis produk setengah jadi, produk setengah jadi punya fitur penting yang hilang atau bug fatal sehingga user tidak bisa menggunakannya. Produk setengah jadi menandakan kamu nggak serius dengan produkmu dan jaminan gagal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dnial.wordpress.com/858/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dnial.wordpress.com/858/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dnial.wordpress.com/858/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dnial.wordpress.com/858/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dnial.wordpress.com/858/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dnial.wordpress.com/858/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dnial.wordpress.com/858/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dnial.wordpress.com/858/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dnial.wordpress.com/858/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dnial.wordpress.com/858/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dnial.wordpress.com/858/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dnial.wordpress.com/858/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dnial.wordpress.com/858/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dnial.wordpress.com/858/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dnial.wordpress.com&amp;blog=271901&amp;post=858&amp;subd=dnial&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dnial.wordpress.com/2011/12/13/the-art-of-getting-it-done/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b427e79542e0fc6e6d672733ca741fee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dnial</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Meluncurkan: medjamakan.com</title>
		<link>http://dnial.wordpress.com/2011/11/12/meluncurkan-medjamakan-com/</link>
		<comments>http://dnial.wordpress.com/2011/11/12/meluncurkan-medjamakan-com/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Nov 2011 04:01:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dnial</dc:creator>
				<category><![CDATA[life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dnial.wordpress.com/?p=854</guid>
		<description><![CDATA[Setahun kerja di perusahaan online di Indonesia, aku mulai melihat sesuatu yang salah. Tempatku adalah jasa iklan kontekstual yang memungkinkan publisher konten di ranah maya Indonesia memonetisasi kontennya, baik itu blog, berita, artikel atau yang lain. Aku mulai melihat menjamurnya 2 jenis situs: situs porno dan situs content mill. Situs porno adalah fenomena wajar, sedang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dnial.wordpress.com&amp;blog=271901&amp;post=854&amp;subd=dnial&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setahun kerja di perusahaan online di Indonesia, aku mulai melihat sesuatu yang salah. Tempatku adalah jasa iklan kontekstual yang memungkinkan publisher konten di ranah maya Indonesia memonetisasi kontennya, baik itu blog, berita, artikel atau yang lain.</p>
<p>Aku mulai melihat menjamurnya 2 jenis situs: situs porno dan situs <em>content mill</em>.</p>
<p>Situs porno adalah fenomena wajar, sedang content mill pada dasarnya adalah situs yang menyalin isi dari situs lain (biasanya situs berita macam kompas) atau kalau tidak plagiat ya menulis ulang satu dua kalimat. Dari dua hal ini aku meringis sendiri.<span id="more-854"></span></p>
<p>Beberapa bulan terakhir, selain blog milik teman-teman dekat yang aku kenal, aku tidak berlangganan RSS dari blog lain di Indonesia. Yang aku cari tidak ada. Yang aku cari adalah blog Indonesia yang tematis, yang membahas tema tertentu secara mendalam. Blog pakar gitulah. Tidak banyak, bukan tidak ada, dan kalaupun ada, jarang diupdate atau topiknya tidak sesuai dengan keinginanku.</p>
<p>Ini adalah sebuah keprihatinan.</p>
<p>Kata teman baikku, lebih baik menyalakan lilin daripada mengutuk kegelapan.</p>
<p>Dan aku pun mulai menyalakan lilin. Medjamakan.com adalah blog yang aku inginkan. Ide ini sudah ada sejak beberapa tahun yang lalu saat aku membaca situs luar negeri seperti lifehacker atau freakonomics. Sebuah blog tematis yang ilmiah populer, ideku saat itu. Tapi eksekusinya baru jalan setelah aku mendiskusikan ide itu dengan <a href="http://flyingsolighttothesky.wordpress.com/"><em>partner-in-crime</em></a>.</p>
<p>Masalahku adalah aku tidak bisa menulis artikel ilmiah dengan gaya populer. Susah. Mengadopsi gaya sora9n pun aku tak mampu. Di sisi lain, aku ingin membagi ilmu yang aku dapat dari buku-buku, artikel dan paper yang aku baca. Tapi, partnerku ini menjadi mata puzzle yang hilang dari ide ini, dia yang mengajarkan aku gaya menulis yang lebih santai tapi serius, berlawanan dengan gaya menulisku yang kaku, teknis, dan terkadang jayus.</p>
<p>Akhirnya, kita pun memberanikan diri untuk meluncurkan situs ini: <a href="http://medjamakan.com/wp/">medjamakan.com</a>. Blog yang bakalan punya konsep ilmiah populer. Topik bahasan kita beragam, mulai dari romansa, kesehatan, produktivitas, kebahagiaan, sampai teknologi yang membantu anda.</p>
<p>Tujuan utamanya: memperkaya konten berkualitas di ranah maya Indonesia.</p>
<p>Tentu ada tujuan moneternya tentu, yaitu untuk memonetisasi situs ini. Ada iklan di sisi kiri dan bawah blog, iklan kontekstual dari perusahaan tempat aku bekerja. Diklik ya? <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dan ada tujuan teknisnya, aku gunakan situs ini sebagai sarana untuk mencoba sistem iklan kontekstual yang aku kembangkan. Kata seorang programmer, Joel Spolsky, &#8220;Eat your own dogfood&#8221; sebagai prinsip dasar seorang programmer untuk mengembangkan aplikasi yang lebih baik. Sebagai user dari sistemku sendiri aku bisa lebih paham bagaimana user akan menggunakan sistem, apa saja kesulitan mereka, dan bagian mana dari sistem yang bisa aku perbaiki.</p>
<p>Akhir kata, enjoy <a href="http://medjamakan.com/">medjamakan</a>. Berinteraksilah di sana, request artikel baru boleh atau ide topik yang kudu dibahas juga bisa. Kami ingin medjamakan menjadi tempat berbagi ilmu, pengalaman atau curhat, kami tunggu di sana.</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dnial.wordpress.com/854/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dnial.wordpress.com/854/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dnial.wordpress.com/854/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dnial.wordpress.com/854/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dnial.wordpress.com/854/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dnial.wordpress.com/854/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dnial.wordpress.com/854/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dnial.wordpress.com/854/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dnial.wordpress.com/854/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dnial.wordpress.com/854/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dnial.wordpress.com/854/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dnial.wordpress.com/854/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dnial.wordpress.com/854/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dnial.wordpress.com/854/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dnial.wordpress.com&amp;blog=271901&amp;post=854&amp;subd=dnial&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dnial.wordpress.com/2011/11/12/meluncurkan-medjamakan-com/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b427e79542e0fc6e6d672733ca741fee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dnial</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tentang Memberi Nama</title>
		<link>http://dnial.wordpress.com/2011/10/29/tentang-memberi-nama/</link>
		<comments>http://dnial.wordpress.com/2011/10/29/tentang-memberi-nama/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Oct 2011 14:42:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dnial</dc:creator>
				<category><![CDATA[life]]></category>
		<category><![CDATA[small talk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dnial.wordpress.com/?p=850</guid>
		<description><![CDATA[Aku suka memberi nama barang-barang yang sering akau pakai, terutama gadget. Hal ini berawal dari kebiasaan saat kuliah dimana dalam labkom kampus semua komputernya punya tema nama yang sama, misal, karakter dalam Harry Potter, nama-nama benda langit atau nama tokoh dunia perwayangan. Untuk gadget-ku aku memberi tema kata sifat, hape pertamaku diberi nama Hope (nokia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dnial.wordpress.com&amp;blog=271901&amp;post=850&amp;subd=dnial&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aku suka memberi nama barang-barang yang sering akau pakai, terutama gadget. Hal ini berawal dari kebiasaan saat kuliah dimana dalam labkom kampus semua komputernya punya tema nama yang sama, misal, karakter dalam Harry Potter, nama-nama benda langit atau nama tokoh dunia perwayangan.</p>
<p>Untuk gadget-ku aku memberi tema kata sifat, hape pertamaku diberi nama Hope (nokia CDMA 6625) lalu Grace (Samsung Valencia), lalu Veritas (Samsung Gazzy), laptopku diberi nama Epiphany dan eReaderku kuberi nama Radiance.</p>
<p>Kenapa diberi nama?</p>
<p>Buatku memberi nama pada gadget sama dengan membuat mereka personal. Hal ini membuatku sadar atas peran mereka dalam kehidupanku. Aku menghembuskan jiwa dan kehidupan pada mereka. Dan, akhirnya berpisah dengan gadget2 itu adalah sebuah perjuangan besar. Contoh, meski hapeku sudah ganti dengan Veritas, Grace dan Hope masih ada bersamaku.</p>
<p>Nah sekarang, apa nama yang akan kuberikan pada laptop yang baru dibeli?</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dnial.wordpress.com/850/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dnial.wordpress.com/850/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dnial.wordpress.com/850/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dnial.wordpress.com/850/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dnial.wordpress.com/850/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dnial.wordpress.com/850/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dnial.wordpress.com/850/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dnial.wordpress.com/850/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dnial.wordpress.com/850/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dnial.wordpress.com/850/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dnial.wordpress.com/850/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dnial.wordpress.com/850/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dnial.wordpress.com/850/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dnial.wordpress.com/850/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dnial.wordpress.com&amp;blog=271901&amp;post=850&amp;subd=dnial&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dnial.wordpress.com/2011/10/29/tentang-memberi-nama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b427e79542e0fc6e6d672733ca741fee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dnial</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tentang e-Book Reader</title>
		<link>http://dnial.wordpress.com/2011/10/12/tentang-e-book-reader/</link>
		<comments>http://dnial.wordpress.com/2011/10/12/tentang-e-book-reader/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Oct 2011 17:38:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dnial</dc:creator>
				<category><![CDATA[life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dnial.wordpress.com/?p=844</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana rasanya membawa seribu buku kemana aja dan siap kita baca kapan saja? Itulah kenapa aku menyukai ebook reader yang setia menemaniku. eReader-ku aku kasih nama Radiance, sebagai doa bahwa lewat ebook reader ini aku bisa menyerap dan memancarkan kebijaksanaan ke segala arah. Aku membeli buku ini di awal tahun ini, tepatnya 14 Februari 2011. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dnial.wordpress.com&amp;blog=271901&amp;post=844&amp;subd=dnial&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagaimana rasanya membawa seribu buku kemana aja dan siap kita baca kapan saja? Itulah kenapa aku menyukai ebook reader yang setia menemaniku. eReader-ku aku kasih nama Radiance, sebagai doa bahwa lewat ebook reader ini aku bisa menyerap dan memancarkan kebijaksanaan ke segala arah.</p>
<p><a href="http://dnial.files.wordpress.com/2011/10/iriver-story-touch-edition.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-845" title="iriver cover story" src="http://dnial.files.wordpress.com/2011/10/iriver-story-touch-edition.jpg?w=231&#038;h=300" alt="iriver cover story" width="231" height="300" /></a></p>
<p>Aku membeli buku ini di awal tahun ini, tepatnya 14 Februari 2011. Jadi, saat orang-orang membeli coklat untuk merayakan Valentine, aku membeli ebook reader. Saat itu aku dapat info dari <a href="http://twitter.com/#%21/insanayu">Kimi</a> kalau ada promo dari <a href="http://papataka.com/">papataka</a> sehingga harga eReader ini hanya 1,8jt dari harga normal saat itu 2,4jt, lumayan kan?<span id="more-844"></span></p>
<p>Tapi sayang ceritanya tidak sampai situ saja. Beberapa waktu setelah pembelian, aku menemukan iRiver ini ngehang melulu, sehingga aku mengajak <a href="http://agenmossad.wordpress.com">Jensen</a> untuk bertualang ke daerah Kelapa Gading untuk menservis Radiance. Ternyata memang eReader ini kalau baterai-nya mulai habis bakal sering ngehang, sampai sekarang. Untungnya, karena hemat baterai, Radiance hanya dicharge sebulan sekali.</p>
<p>Nah mungkin kamu bertanya-tanya, kenapa memilih eReader daripada membaca buku kertas, membaca ebook di laptop, atau memakai gadget macam android atau iPad.</p>
<p>Ini alasannya:</p>
<p>1. Baterainya awet. Radiance hanya dicharge sebulan sekali sehingga jarang ada cerita saat lagi enak baca buku, ternyata hape kudu dicharge. Veritas, HP Android-ku, kudu dicharge sehari sekali, seringkali malah 2x sehari.</p>
<p>2. Tidak ada backlight. eReader memakai teknologi e-ink yang membuatnya hemat baterai dan enak dibaca. Kelemahan teknologi ini adalah, nggak bisa mbaca saat gelap.</p>
<p>3. Bisa digunakan untuk membaca dimana aja dan ringan untuk dibawa-bawa. Enaknya eReader adalah kita bisa nongkrong di Starbucks dan membaca. Kalau aku biasanya sih di 7-Eleven.</p>
<p>4. Kapasitasnya besar. eBook memiliki ukuran file yang kecil, 100kb-5MB, jadi kapasitas 1 GB bisa untuk menampung banyak sekali buku.</p>
<p>Mungkin itu sedikit kelebihan eReader secara umum. Tapi apa kelebihan iRiver dibanding eReader lain?</p>
<p>1. Harga. Sebenarnya harga eReader di Indonesia termasuk mahal karena peminatnya dikit jadi impornya juga sedikit. Dan harga iRiver, dibanding Amazon Kindle di Indonesia, sangat murah.</p>
<p>2. Layar sentuh. Ini adalah running jokes antara aku dan <a href="http://blog.galihsatria.com/">Galih</a>, sebenarnya Kindle itu bagus, layarnya lebih jelas, dan pilihan font-nya bagus dan lebih baik dari iRiver, tapi layarnya bukan layar sentuh sehingga aku kesulitan makainya. Jokesnya adalah, menyentuh menu di layar Kindle dan mengeluh, &#8220;kok nggak bisa, ah jelek ini! Udah mahal nggak bisa layar sentuh.&#8221;</p>
<p>3. Mendukung format ePub. Format ePub adalah format umum untuk ebook <del>bajakan</del>. Amazon Kindle hanya mendukung format proprietarinya (<del>AMW apa ya?</del> AZW) dan MOBI.</p>
<p>Apa enaknya?</p>
<p>1. Bisa baca buku <del>bajakan</del> gratis.</p>
<p>2. Bisa baja buku <del>bajakan</del> dimana saja.</p>
<p>Sekian review tentang eBook Reader. Semoga dengan review ini kamu tertarik untuk membeli eBook Reader.</p>
<p>Gambar diambil dari <a href="http://blog.the-ebook-reader.com/2010/08/05/iriver-story-touch-edition/">sini</a>.</p>
<p><em>Update:</em> Format ebook dari Amazon adalah AZW</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dnial.wordpress.com/844/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dnial.wordpress.com/844/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dnial.wordpress.com/844/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dnial.wordpress.com/844/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dnial.wordpress.com/844/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dnial.wordpress.com/844/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dnial.wordpress.com/844/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dnial.wordpress.com/844/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dnial.wordpress.com/844/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dnial.wordpress.com/844/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dnial.wordpress.com/844/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dnial.wordpress.com/844/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dnial.wordpress.com/844/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dnial.wordpress.com/844/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dnial.wordpress.com&amp;blog=271901&amp;post=844&amp;subd=dnial&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dnial.wordpress.com/2011/10/12/tentang-e-book-reader/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b427e79542e0fc6e6d672733ca741fee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dnial</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dnial.files.wordpress.com/2011/10/iriver-story-touch-edition.jpg?w=231" medium="image">
			<media:title type="html">iriver cover story</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
