Monthly Archives: April 2006

Mengapa Lagu Cinta indah jika dinyanyikan berdua?

Bayangkanlah penyanyi ini Tina Arena dan Marc Anthony -I want to spend my life loving you atau lagu klasik kesukaanku We could be in love – Lea Salongan dan Brad Kane atau bayangkan I’m your angel – Celine Dion dan R. Kelly. Lagu-lagu itu mengalun dengan indah, nada-nada cinta mengisi dan kita bias mendengar mereka saling berkata “WE love each other, WE care each other, WE are one.” Maybe that’s what love suppose to be, two hearts that resonate each other.

Coba bayangin kalau lagu itu dinyanyikan sendiri, tetap bagus, tetap indah, tapi rasakan kekurangannya. A one side love is a incomplete love. Coba nyanyiin itu sendiri, rasanya ada yang kurang, rasanya ada yang nggak pas. Memang love can be so individualistic but it’s much more beautiful to share.

Atau other story, bayangin lagu-lagu seperti Bunga – Bondan dan Fade2black, atau Ijinkan aku menyayangimu-Iwan Fals, lagu itu menceritakan cinta yang one-sided, tanpa pernah mengungkapkan atau lebih parah di lagunya Iwan Fals ada semacam apatisme, I don’t care that you love me or not, but I know this, I love you. Hal ini adalah cinta yang menyiksa(I know this), coz’ nature of love is to be shared, not to be kept alone.

Mencintai berarti resiko, resiko patah hati, resiko sakit hati, resiko makan hati, pokoknya yang berhubungan dengan hati. Seperti kata Iwan Fals,”Cinta itu soal hati”(Kalo temanku menambahinya,”Bukan soal kelamin =p”). Resiko itu sedemikian besar dan sakit sehingga banyak orang(kadang termasuk aku) memilih untuk kept love alone, melawan semua sifat cinta.

Di sisi lain selalu ada lagu tentang patah hati mulai Semua Tak Sama – Padi, “My Happy Ending – Avril Lavigne sampai sebuah perasaan sukacita Since You’ve been Gone – Kelly Clarkson. Patah hati itu sakit, tapi sakitnya sebentar sementara cinta yang terpendam menyiksa, bahkan mungkin setelah bertahun-tahun.

Meski tahu itu loncatan itu susah dilakukan. Banyak yang harus dipertimbangkan, dikejar, dipertaruhkan. Film The Hitch mungkin menggambarkannya dengan baik. Menyatakan cinta berarti keluar dari zona aman, tidak semua orang suka dengan ini, bahkan Alex Hitchens yang digambarkan sebagai dokter cinta pun tidak. Ada kutipan yang bagus di film ini,”Because that’s people do, they leap and hope to God that they can fly, coz otherwise we just drop like a rock, wondering all way down, why, in the hell, did I jump”. In the end, love must be shared, risk must be taken, we have to leap to reach our love. Kita nggak bisa menyangkal sifat cinta itu.

Pernyataan cinta haruslah riang, menyenangkan, dan bersemangat seperti lagu I knew I love you before I met you – Savage Garden atau Can’t Take My Eyes From You. Karena cinta itu menyenangkan, membebaskan dan menghangatkan hati. Kenapa harus sendiri kalau bisa berbagi?

So share your love….

Iklan