Monthly Archives: November 2006

Jebolnya Tanggul Ayam

Hujan deras kemarin malam(27 November) mengguyur Sidoarjo seakan menertawakan mereka yang mencoba membendungnya dengan Tanggul Ayam.

Sehari sebelumnya, hujan juga sempat turun walau cuman rintik-rintik dan hanya sebentar (5 menit nggak sampai).

Nampaknya Tanggul Ayam mulai bolong, dan tidak ada yang tahu apa akibatnya jika hujan deras melanda Sidoarjo.

So Guys… Perkuat Tanggul Ayam itu!!!

Kenapa Tanggul Ayam? Karena ritual penangkal atau pemanggil hujan biasanya memakai korban darah ayam (nggak tahu kalau ada teknik yang lain).

Lumpur dan Listrik, A Collateral Damage

Apa hubungannya Lumpur dan Listrik?
Atau aku cuman salah nulis judul?

Sebenarnya ini hanyalah tangisan seorang rakyat kecil yang kebetulan rumahnya ada di Sidoarjo. Beberapa minggu terakhir pasokan listrik di daerah Sidoarjo nggak stabil (sering mati lampu, biasanya setiap hari minimal sekali mati lampu selama 5 menit – beberapa jam).

Komputerky hampir rusak gara-gara keseringan lampu mati, belum lagi pisuhan yang keluar dari mulut gara-gara lagi asyik nonton tiba-tiba, LAAAP…..

Ah..
Mana kemarin pipa gasnya meledak lagi… akhirnya pembangkit listrik nggak optimal, berarti… lebih sering mati lampu….

Memang, penderitaan ini nggak seberapa dibanding mereka yang ada di Porong, tapi efek collateral ini menghambat pertumbuhan ekonomi di Sidoarjo, mana ada orang yang mbuka kantor di tempat dimana listrik aja labil?

Ketika diusir dari rumah sendiri

Apa yang membuat sebuah bangunan menjadi “rumah”? menurut Mbah Wiki, definisi rumah adalah:

A home is a place where a person or family lives, perhaps spends much of their time, or where a person is comfortable being.

Rumah adalah tempat yang nyaman bagi seseorang. Dan oleh karena itu, dimanapun seseorang merasa nyaman dia berkata,”It’s feel like home” atau jika kita ingin menghilangkan kecanggungan seorang tamu kita bilang,”Anggap aja rumah sendiri”

Sebuah rumah identik dengan kenyamanan, tapi bagaimana jika rumah anda dipasangi gembok, yang bukan anda sendiri yang memasangnya? Atau anda dipaksa meninggalkan rumah anda jam 9 malam sampai jam 8 pagi? Masihkah tempat itu dianggap rumah?

Ini ngomongin apa sih?
Ini ngomongin sebuah rumah kecil yang berukuran 4×6 meter bernama TC-225, bagi yang belum tahu itu adalah kode ruangan untuk sekretariat HMTC-ITS.

HMTC telah kehilangan sebagian hak atas rumahnya, mereka kehilangan hak untuk menempati rumah mereka pada jam 21 – 8 pagi. hak itu dicabut seiring diterbitkannya surat dari dekan bernomor 823/K03.6/PP/2006. Rumah-nya HMTC telah dibuat tidak nyaman, sehingga HMTC sudah tidak memiliki rumah lagi.

Kenapa hal ini terjadi?
Alasannya adalah demi menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kampus ITS (resminya).
Jadi selama ini Rumah-nya HMTC pada jam 21-8 berubah jadi sarang penyamun????
Suatu alasan yang tidak logis dan dibuat-buat untuk membatasi Hak Untuk Berserikat dan Berkumpulnya mahasiswa TC-ITS.

lalu, TANYA KENAPA?