Flash Fiction 2

“Mau kemana?” tanyaku.
“Lantai 4, lagi stress nih”
Dan ia pun berjalan menaiki tangga, kebingungan memancar dari matanya.
Namanya Gamma, seorang mahasiswa TC, mahasiswa yang brilian, IPK 3,7 dan dia sedang mengerjakan TA-nya.
Tidak ada yang benar-benar mengenalnya lebih dekat. Dia pendiam, tidak suka bergaul dengan kami. Satu-satunya tempat curahan hatinya adalah Durga, seorang wanita yang memikat hatinya sejak setahun yang lalu, dan sudah beberapa bulan mereka berpacaran.

Setelah mereka berpacaran, Gamma mulai berubah, dia menjadi lebih terbuka, dan lebih ceria. Beberapa hari ini Gamma tampak serius mengerjakan TA-nya. Pernah beberapa hari dia di depan komputer nyaris tanpa istirahat, hanya tidur, makan dan buang air.

Harusnya hari itu aku tidak hanya menyapanya.
Harusnya hari itu aku mengajaknya bicara.

Hari ini di koran,”Mahasiswa ITS tewas bunuh diri dengan menjatuhkan diri dari lantai 4, diduga stress karena baru putus dengan pacarnya”

About dnial

You don't see anything You don't hear anything You don't know anything Move along and pretend nothing happen

Posted on 14 Januari, 2007, in life. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. durga itu dalam kisah pewayangan bukanya tokoh antagonis ya…

    Mmm…to quote of the story is:
    1. jangan punya IP diatas 3.5😀
    2. kalo ngerjain TA jangan sambuil pacaran
    3. jangan2 ini pembunuhan ….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: