Ide untuk Film Indonesia

Banyak orang yang tahu William Wallace, seorang pejuang dari Skotlandia berperang melawan penjajahan Inggris di abad ke-13. Menggalang pasukan, bergerilya dari gunung ke gunung. Akhirnya dia tertangkap dan dihukum mati. Perjuangannya diteruskan oleh Robert The Bruce.

Kok bisa tahu?
Ya iyalah, kan ada film Braveheart.

Pernah tahu film Alamo?
Cerita bagaimana sebuah kekalahan dari pasukan Amerika di benteng Alamo, Texas berakhir dengan kemenangan besar dari pasukan Mexico pimpinan Santa Ana.

Tahu Jenderal “Stonewall” Jackson?
Kalau anda nonton film God’s and Generals anda akan melihat sosok (almost) perfect-nya dia. Gimana dia memimpin pasukannya, gimana dia menghadapi perang, keberanian dan gimana dia menghadapi maut yang menjemput.

Tahu Soe hok Gie?
Sosoknya tidak ada di buku sejarah yang diajarkan di S3(SD, SMP,SMU). Tapi kita bisa kenal dia lewat film Gie arahan Riri Riza, khan?

Pernahkah industri film di Indonesia membuat film tentang para pahlawan kita?
Dulu aku sering lihat cerita tentang Jendral Sudirman, Imam Bonjol, atau Cut Nyak Dhien.
Belum lagi film G30S/PKI yang kontroversial itu.
Tapi ada yang baru nggak?
Di tengan kekeringan ide para sineas kita, kenapa nggak ngangkat cerita kepahlawanan kita secara epik, kolosal, indah, historis, dan (semoga) box-office-genik?

Mungkin cerita tentang Pattimura?
Atau sebuah cerita kayak Pearl Harbor itu, sebuah kisah cinta berlatar belakang perang?
Atau cerita tentang seorang ayah yang mencoba pulang ke rumah saat Jawa Barat jadi medan panas peperangan?
Atau cerita tentang seorang pemuda idealis yang mengangkat senjata saat peristiwa 10 Nopember?
Atau cerita Toha (bener nggak sih) yang menjadi pahlawan dengan meledakkan dirinya dengan gudang mesiu Belanda?
Atau cerita tahun 66?

Banyak kan?
Kenapa nggak mulai bekerja, wahai sineas?
Daripada mbuat film picisan nggak jelas kayak… moh wes.. nanti aku ikut2an dosa…

About dnial

You don't see anything You don't hear anything You don't know anything Move along and pretend nothing happen

Posted on 26 Januari, 2007, in idealist, movie. Bookmark the permalink. 7 Komentar.

  1. wekekeke…ga ada duit dan. lagian pasar di indonesia seneng yang romantis2-bangsat sama yang mistis2-gak-jelas tuh..kecuali kalo mo di lempar ke luar negeri

  2. Juga Attila the Hun (film dan game AOE :D), juga Kingdom of Heaven tentang keperkasaan Shalahudin merebut Yerussalem dan konflik yang tak akan pernah padam…

    Jenderal Sudirman. Ketika baca quote-quote beliau saja, aku sudah kagum dengan tokoh ini. Coba kalau difilm-kan, pasti jadi film yang sangat berkualitas.

    But, seperti kata Yusuf, pasar untuk penikmat film bermutu di Indonesia tidak ada. Film yang akan populer adalah film yang ringan, horror, dan sedikit bermimpi. Bikin film kayak The Patriot-nya Mel Gibson jelas akan makan biaya yang luar biasa besar, dan itu risikonya terlalu tinggi untuk sineas Indonesia.🙂

  3. D-nial The Cursed One

    Yusuf:
    Buktinya film Gie itu laris kan?
    Film itu industri kreatif, kalo semua produsen nawarin A atau B (sampai pasar jenuh), kalau kita maju pakai C, produk kita masih bakal laku (kalau nggak laku ditonton di bioskop, ya laku dibajak :p ).

    Galih:
    Kalo filmnya Jendral Sudirman ada, dulu pernah nonton di TV kok.
    Ceritanya asyik..
    Bisa ngikutin Jendral Sudirman waktu digotong pake tandu keluar masuk hutan.

  4. gue punya ide buat film genre baru di indonesia ; drama-action yang selama ini belum pernah di buat secara apik…dan gua punya ide yang bisa nampilin film ini dengan bentuk dan alur yang berbeda..hanya saja saja saya bukan seorang penulis jadi gak tau gimana caranya nuangin ide saya ini dalam bentuk novel..tapi baru kali ini ide film ini begitu jelas..saya hanya seorang pencinta film yang dalam satu minggu nya bisa nonton sampe 20 film serial atopun film lepas…makasih buat yang ngasih usul dimana saya bisa nuangiin ide2 gw..

  5. @ellyas
    Sama, cuman bedanya sebagian besar yang ditonton anime…

  6. seperti di katakan yusuf dan teman2 di atas terkadang film-film yang bentuknya semangat, sedikit yang mengubrisnya, bahkan pemerintah pun,,, jarang ikut campur dalam hal seperti ini padahal dari film-film mudah merusak pikiran generasinya..

  7. selera bangsa indonesia parah banget sih, gw benci film indonesia dan para sineasnya. otak kalian itu cuma kantong duit!! parah… parah… anak muda indonesia jaman sekarang mau aja di begoin ma film yang ga punya mutu!! untuk film gie juga, gie tu bukan pahlawan tanpa cela. kenapa? ga berani gambarin sisi gelapnya gie ya, mas? ini bukan pelajaran sejarah SD, SMP, SMA, yang isinya cuma gembar-gembor kepahlawanan soekarno. dark side-nya? gile lu, ndro, supertramp aja nyesel jadi pahlawan!! film indonesia (yang udah keluar), go to hell!!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: