Lagu anak-anak masa kini

Di suatu sore, saat Surabaya hujan, Aku pulang ke Sidoarjo naik bemo kuning (namanya GV ato TG ato apalah lupa, pokoknya yang kuning trus strip ijo itu). Nah, setelah aku naik, ada seorang ibu membawa beberapa anak kecil, salah satunya perempuan, usianya mungkin 3-4 tahun, dan masih digendong. Setelah beberapa saat anak itu mulai menyanyi:

Cinta ini kadang tak ada logika
– Agnes – Tak Ada Logika.

Lho? Kok?
Pada waktu aku seusianya lagu yang aku nyanyikan ya paling balonku ada lima, atau lagu favortiku tentang pelanduk, kalo nggak ya lagu kingkong badannya besar.Tapi anak kecil ini kok lagunya kayak gini sih?

Setelah dipikir-pikir lagi… Emang ada artis cilik jaman sekarang? Ada juga Samuel, trus dulu ada Sherina, sebelumnya ada Joshua, trus Enno Lerian, dan Agnes Monica, Leony waktu masih lucu-lucunya, trus sekarang wes nggak ada lagi.

Jadi…
Where The Hell penyanyi cilik jaman sekarang?
Apa menjadi penyanyi cilik sekarang tidak menguntungkan?

Tapi inti masalahnya bukan itu.
Seakan-akan anak kecil jaman sekarang dipaksa untuk mendengarkan musik2 dewasa. Hal yang umum kalau mereka hapal lagunya Peter Pan, Radja, Samson, atau grup sejenis.
Lagu-lagu tentang cinta, patah hati, dll.
Sadarlah kalau mereka masih kecil!!!

Woi….
Mau dibawa kemana generasi anak-anak kita?
Mendingan kalau anaknya ikut Sekolah Minggu, atau Paduan Suara Gereja, mereka bisa belajar lagu yang sesuai dengan mereka.
Kalau nggak?
Mereka bakal belajar akselerasi tentang cinta, poligami (kayak lagunya Astrid), TTM, jauh lebih cepat dari aku dulu (waktu SD aku nggak tahu apa-apa soal itu, aku masih polos😐 ).
Sangat wajar kalau anak SD jaman sekarang udah mulai nyari pacar, patah hati, jatuh cinta, wong emang yang mereka dengerin musik tentang itu.

Mungkin para orangtua harus mempertimbangkan masuk ke pasar loak dan mulai nyari lagunya Sherina, Joshua, Susan, dll, sebelum generasi anak-anak kita matang karbitan.

About dnial

You don't see anything You don't hear anything You don't know anything Move along and pretend nothing happen

Posted on 29 Januari, 2007, in idealist, life, small talk, song. Bookmark the permalink. 23 Komentar.

  1. yep. anak kecil jaman skarang juga kudu dengerin yang hardcore rock. kalo masih dengerin joshua ntar dibilang cupu ama temen di sekolah😀.

    Anak kecil jaman sekarang gak mempan lagi diiming2in balon. Maunya dikasih CD PS

    lagian.. apa bagusnya sih lagu band indo, bullshit semua.. topik nya cinta mulu. Mending dengerin gamelan bali yang asli budaya indo daripada dengerin padi dewa peterpan mata dan orang2 udik lainnya yang meniru budaya barat dan come up with something yang totally worthless, non edukatif, basi, full of crap..

    faktanya.. grup band jepang ditiru orang indo, grup band amrik dipuja remaja indo, musik india dipasang di pasar2.. apakah suara ariel peterpan didenger di tetangga terdekat kita.. singapore?? nggak.. failed miserably.. kasian banget deh kita..

    maap kalo OOT plus emosi lagi,😀 saya orang musik (kllasik) dan sebel banget dengan perkembangan musik indonesia yang makin lama makin menyedihkan.

    peace and salam kenal hehe😀

  2. saya waktu masih kecil dengerinnya trio kwek-kwek, enno lerian, sama lagu-lagu macam naik delman, kereta api, kapiten, dll. waktu di tempat les musik juga diajarin lagu anak-anak, jadi kurang lebih nggak terlalu mikirin lagu-lagu orang dewasa. kalau dalam kasus ini, bisa disimpulkan bahwa orang tua tidak mensortir apa yang dilihat dan didengar anak-anaknya. namun balik ke industri musik di indonesia yang memang sudah tidak menelurkan lagu anak-anak. apakah mereka tidak berpikir bahwa anak-anak juga merupakan konsumen?

    btw kemarin saya nonton jakjazz. disana tompi menyanyikan “balonku ada lima” dengan tone suara yang unik seperti anak-anak. dan hal ini menurut saya bagus. sayangnya penonton acara tersebut kebanyakan remaja dan orang dewasa. seandainya anak-anak yang menonton acara ini, apakah mereka akan joged-joged mendengar lagu tersebut? apakah mereka mengenal lagu tersebut? rasanya sulit untuk dijawab. bahkan mungkin anak-anak kecil jaman sekarang nggak tau lagu-lagu macam burung tantina, pohon cemara dll.

    apa perlu suruh agnes nyanyi lagu anak-anak?😆

  3. eh, tapi saya waktu SD suka dengerin new kids on the block sama take that lho…:mrgreen:

  4. dan, hettrik yah…😀

    makasih… 8)

  5. dulu waktu SD saya jago smackdown😉

  6. Padahal ini postingan lama… tapi kok ada yang iseng2 komen ya…….

    @mcsandy
    Nah… itulah kalo ndengerin band mainstream.
    Aku mulai beralih ke band2 indie lokal dan rada aneh seperti Tani Maju dari Malang atau Chocolatino, band J-pop Surabaya.

    btw… waktu SD aku jago pate lele😀

    @cK
    Dengan dandan harajukunya yang aneh trus nyanyi lagu-nya Trio Kwek-kwek?
    Serius?
    menarik… kalo agnesnya mau😀

  7. sebenarnya ga ada ruginya juga sih kalo mereka nyanyi orang dewasa, sebab kalo mereka nyanyi orang dewasa mungkin lagu anak2 seperti balonku lebih cepat dihapal soalnya bait lagu balonku dikit sedangkan lagu orang dewasa panjang kurang panjang.🙂

  8. saya setuju banget,,, makanya saya menjadikan masalah ini sebagai karya tulis saya,, semoga para produser2 rekaman menyadari hal ini,,, amin

  9. pelacur cinta –biasa temanku menyebutkan

  10. seprtinya kita harus mengarahkan orang tua nya yang lebih penting, karena tidak secara tidak langsung mereka mengikuti semua nya yang ada di dunia ini atas dasar bimbingan orang tua. dann jangan samopai lupa bila kita mau generasi kita rusak tunjukkan dong nyali mu…. jangan hanya menulis dan mana ekfresimu? tuntut dong pemerintah supaya acara-acara yang merusak generasi di hentiakan………….

  11. maaf jika beri komentar here, siapa kata we in singapore tak tahu lagu peterpan, all of us tahu lagu peterpan ,anak anak ku yang 4 orang tahu lagu peterpan and for your info every peterpan song they have.only we sedar that we are small country dont think peterpan sedar yg dia ada fans di singapore,

  12. DiLdA VirGiAnty

    melihat anak2 jaman sekarang pada nyanyi lagu2 orang dewasa membuat saya jadi bingung sendiri, saya saja tidak hafal lagu2 peterpan, samsons atau ratu.. ck.. ck.. entah kemana penyanyi cilik di zaman sekrang sepertinya hilang ditelan bumi.. kontes2 menyanyi saja skrg sudah pada nyanyi lagu orang dewasa.. bujeh!! dunia sudah terbalik, anak2 nyanyi lagu orang dewasa, orang dewasa nyanyiin lagu anak2 (sprt saya ini) haha..

  13. apa-apa aja deh……
    jaman kita udah abis dong….

  14. Kira kira anak anak sekarang tau lagu cublak cublak suweung ga yah…

    dulu sering nyanyiin pas kanak kanak… baru nyadar kalo lagu ini lom penah diputer di TV” radio” yang sudah bejibun dinegri tercemar (eh salah “tercinta”:D) ini:D

  15. Kalau gitu, mulai deh kampanyekan lagu untuk anak…banyak kok kaset2 yang memang utk anak2, cuman gak kuat promosinya. Dan yng penting gimana para ortu ngedampingi tuh baby-nya..lha kalo ortunya juga hoby berat ma Agnes, Radja, Samson…gawat deh

  16. Yaapa kalo band-band yang lagi naek daon disuruh nyanyiin lagu anak-anak?
    Pasti ditiruin juga kok😀

  17. entah kenapa jenis musik lain seperti dangdut, rock, jazz dan lainnya serta lagu anak-anak kalah pamor dengan lagu-lagu pop band seperti sekarang ini…..

  18. Saya juga melihat anak-anak buta yang bisa menyanyi,tapi mereka menyanyinya lagu dmasiv,biarpun lagu yg mereka nyanyikan lagu motivasi utk mengajak setiap orang pantang menyerah dlm menghadapi hidup yg kian sulit,tp tetap saja embel-embelnya lagu orang dewasa dan mereka tdk pernah mengenal atau yg namanya lagu anak-anak yg bnr2 murni!!

  19. hiii………..

    saya punya solusi yang bagus neh…

    saya punya sebuah web tentang lagu-lagu anak dan saya ciptakan sendiri..

    bagaimana kalau kita diskusikan bersama???

    alamatnya:

    http://www.lagu2anak.blogspot.com

    Ayoo….Kita kembangkan musik anak di indonesia!!

  20. Saya ada lagu anak- anak yang saya ciptakan sendiri
    Lagu-lagunya mengandung unsure pendidikan dan sudah banyak dipakai di TK dan Paud se-Indonesia
    Bisa didapatkan FREE di
    http://www.lagu2anak.blogspot.com
    1

  1. Ping-balik: Indonesia Miskin Lagu Anak-Anak? « cK stuff

  2. Ping-balik: Indonesia Miskin Lagu Anak-anak! « FIREX

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: