Manusia vs Keledai

Keledai tidak jatuh ke lubang yang sama dua kali

Kalau kata pepatah itu artinya keledai aja belajar dari kesalahan. Aku punya perbandingan antara manusia dan keledai:

Keledai
Hari 0:
Berjalan, jeblok…
“Damn! Kok ada lubang di sini sih?”
Keluar dari lubang
“Huff, besok-besok nggak lewat sini lagi, ada lubangnya”
Jalan dengan cuek.

Besoknya
“Wah jalan yang ini lagi, lewat jalan lainnya ah”
Dan sampailah keledai itu dengan selamat.

Manusia
Hari 0:
Berjalan, jeblok…
“Damn! Kok ada lubang di sini sih?”
Keluar dari lubang

Hari 1:
Berjalan,
“Wah jalan yang ini, di situ ada lubang. Mungkin lubang itu ilusi”
Berjalan lagi dengan menggumam
“Tidak ada lubang, lubang hanya ilusi”100x
Jeblok!
“Ternyata lubang itu nyata”

Hari 2:
Berjalan,
“Eh lubang itu ya”
Lalu dicoba ditutupi pakai daun.
“kayaknya sudah kuat deh!”
Berjalan dan Jeblok!
“Sial ternyata daun kurang kuat”

Hari 3:
Berjalan,
“Kemarin daun nggak bisa, coba ditutup pakai kayu”
Lalu lubang ditutup dengan kayu
Prok! Prok!
“Cukup kuat”

Hari 4-10:
Lewat di atas kayu dan aman-aman saja

Hari ke 11:
Lewat di atas kayu dan jeblok.
“Kayunya kurang kuat! ditutup pasir aja deh”
Lalu lubang ditutup pasir dan lubangnya akhirnya tidak ada lagi.

Berapa kali manusia jatuh? 5x. Dan apakah manusia lebih bodoh dari keledai? Aku rasa tidak.

About dnial

You don't see anything You don't hear anything You don't know anything Move along and pretend nothing happen

Posted on 27 Februari, 2007, in idealist, joke, life, small talk. Bookmark the permalink. 6 Komentar.

  1. katanya dosenku sih, sesuatu yang dibandingkan itu harus setara. Kalo g setara ga bisa dibandingkan. So, kalo manusia dibandingin ma keledai, berarti… :p

  2. D-nial The Cursed One

    Lha?
    Kalo setara ngapain dibandingkan kan jelas hasilnya bakalan sama saja?
    Maksudnya, yang dibandingkan harus dengan kondisi dan skenario yang sama yang sama kan?
    Nah studi kasus ini diambil dari sikap manusia dan keledai untuk mempresepsi dan merespon sebuah lubang di jalan.
    Kalau pengen judul lengkapnya gini:
    “Perbandingan intelegensia antara manusia dan keledai dengan studi kasus tanggapan dan tindakan dalam menghadapi lubang di jalan”
    Jadi judul TA kan?
    hehehehe…

  3. hihihi… cukup memotivasi loh… ^_^

  4. wah bagus tuh judul TAnya😀
    kira2 yang mo jd pembimbingnya sp yach?

  5. Salam kenal juga yah…

    Karena manusia tak sama dengan keledai, manusia itu tak putus asa, makanya berulangkali jatuh ke lubang yang sama. Sedangkan keledai itu mudah putus asa, makanya ga mau lagi mencoba sesuatu yang membuatnya gagal (terpelosok ke lubang yang sama). Betul?

  6. Begitulah maksudnya, pak!
    Terimakasih sudah berkunjung.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: