Sebuah Perburuan

“Ayo di, kita pergi hari ini!”
Adi baru membuka mata siang itu. Menggeliat tak berdaya di surga kapuk yang indah. Terbangun dengan paksa karena lemparan benda asing dari Joni ke kepalanya.
“C*k! Jam berapa ini Jon? Kamu ngganggu tidurku aja”
“Goblok! Ini sudah jam 12 siang tahu! Bangun bangun!”
“Halah, mau ngapain sih?”
“Hari ini kita ke FE Unair, aku merasa beruntung hari ini!”
“Sudahlah Jon, nyadar sama tampang. Mau sampai lebaran monyet juga kamu bakalan jomblo kalo kamu cuman ngincer cewek dari tampang aja”
“Aku nggak nerima saran cinta dari SESAMA JOMBLO! Sudah mandi trus kita pergi”
Dengan cuek Adi menuruti Joni yang ngebet banget nyari cewek. Ngapain sih hunting kok ngajak aku? paling aku cuman njaga motor aja, biar nggak perlu mbayar parkir, emang tukang njaga motor perlu mandi? Sigh…

Setengah jam kemudian mereka berdua sudah nongkrong di depan FE Unair menunggu mahasiswanya bubaran kuliah. Sejenak kemudian, mahasiswa-mahasiswi keluar dari kampus FE. Di mata Joni bagaikan serombongan bidadari turun dari langit, dia mulai memilih target.

“Di, gimana baju merah itu? Seksi, putih, rambutnya pendek. Ato yang baju biru itu? Rambutnya panjang, hitam manis. Ato…”
“Sudah ndang dipilih, ndang dideketin. Capek nih nunggu” potong Adi dengan cuek.
“Ya wes, yang baju merah aja,”

Dengan pedenya Adi ndeketin cewek berbaju merah, seksi dan berambut pendek.
“Halo mbak, nama saya Adi Brontowijo, boleh kenalan nggak?” Tanyanya dengan pede dan menawarkan tangannya.

Sang cewek berbaju merah, seksi, berambut pendek itu memandanginya dengan heran, mengamati dari ujung kaki sampai ke ujung rambut.
20 detik berlalu, Adi mulai kehilangan kepedeannya. Dan Sang cewek berbaju merah, seksi, berambut pendek itu pun mulai berbicara,
“Mas, dari ITS ya? Maaf ya…”
Dan Adi tidak pernah ditolak seperti itu sebelumnya….

NB:

Kisah ini diilhami dari sebuah kisah dari Kempol tentang seorang temannya.
Cerita ini hanya fiksi belaka, kesamaan tokoh, tempat, maupun institusi hanyalah kebetulan belaka.

About dnial

You don't see anything You don't hear anything You don't know anything Move along and pretend nothing happen

Posted on 9 April, 2007, in flash fiction, joke. Bookmark the permalink. 11 Komentar.

  1. Kutukan anak ITS…

  2. apakah kempol itu punya adik yang namanya kempil? he…he..h..e..
    wah ngingetin sejarah lama, dulu ada cewe’ AN Unair, cuakep!, anak perum AL gedangan, nglami enggak?, Unair cuman cari ITS doang yah.

  3. Kasihan sekali anak ITS, mungkin kelihatan kalau matanya bener2 lapar sentuhan hangat seorang wanita. Tapi percayalah, anak ITS tidak semenyedihkan itu kok, masih banyak hal yang lebih penting daripada urusan yang menyangkut masalah wanita.

  4. @dr
    kutukan mahasiswa itu kali, jangan suka menggeneralisasi.

    @peyek
    Waduh mas, saya nggak suka berburu cewek di Unair, buat saya cewek di ITS sudah cukup menarik kok. Jadi saya nggak ngerti soal pasaran cewek di sana.

    @galih
    Sepakat! Aku kan ngangkat cerita ini soalnya lucu. Menertawakan institusi sendiri gpp kan?

  5. Kalo ITS nya dari Teknik Mesin, pasti gak akan kejadian seperi itu….🙂

  6. @alief
    Mulai arogansi jurusan…😀
    Nggak baik itu…

  7. Memang ada apa dengan ITS?

  8. ndak menggeneralisasi sih, cuman untuk ukuran mahasiswa/i surabaya, yang aku bilang tadi itu lumayan bener kok… dari survey dari ibu-temen-tetangga-dsb…

  9. @deking
    Pertanyaan nggak jelas. Nggak jelas mau njawab apa jadinya.

    @dr
    citranya positif atau negatif?
    Kalo di surabaya sudah negatif ya mulailah mengembangkan sayap ke desa-desa.
    Atau kamu mbicarain citramu yang udah negatif sebagai bandar bokep mencemari citra mahasiswa ITS secara keseluruhan?
    xixixixixi….

  10. Asoy….untung aku bukan ITS….😀

  11. @kakilangit
    Iya ya…
    TC != ITS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: