Monthly Archives: Juni 2007

USB dan Flashdisk

Dalam pertapaan di desa Pancasona, aku merasa bete karena tidak terkoneksi ke internet. Akhirnya setelah menahan lapar dan dahaga akan internet setelah beberapa hari, akhirnya aku nggak tahan lagi, dan mencari warnet terdekat dari rumah.

Setelah memilih komputer paling cocok, aku mulai browsing. Sebagai manusia yang betah berjam-jam di depan komputer, kali itu aku merasa bete sama kompie di warnet. Dengan keyboard buffalo yang susah dipencet, browsing dan blogwalking jadi ngebetein. Tapi masih untung bukan keyboard Mentari yang banting-genik itu. Read the rest of this entry

Sang Alkemis : Perjalanan Takdir.

Santiago adalah seorang petualang. Setelah menolak perintah ayahnya untuk menjadi pastor di seminari, dia menjadi seorang penggembala. Menggembalakan dombanya dari satu desa ke desa lain, dari satu kota ke kota lain. Tapi sebuah takdir menunggu bagi sang petualang, takdir berwujud harta karun. Sang Alkemis adalah cerita tentang impian, takdir, tantangan dan perjalanan kehidupan.

Plot
Setelah menolak permintaan orangtuanya untuk menjadi pastor, Santiago menerima uang dari ayahnya untuk membeli sekelompok domba, karena hanya penggembala yang memiliki kebebasan berkelana di Andalusia. Saat beristirahat di sebuah gereja yang telah ditinggalkan, Santiago mengalami mimpi tentang harta karun di Mesir. Terganggu dengan mimpi itu, dia mendatangi seorang gipsi untuk mencari arti mimpinya. Di sana dia bertemu seorang tua, Melkisedek yang mengaku bahwa dirinya adalah seorang raja Salem dan mendorongnya untuk mengikuti takdirnya.

Jadilah Santiago melakukan perjalanan dari Spanyol ke Afrika untuk memenuhi takdirnya. Dirampok, terpaksa bekerja untuk mengumpulkan uang, menjelajahi gurun yang dilanda perang, dan banyak lagi petualangan Santiago yang layak diikuti.

Kesimpulan

  • Paulo Coelho adalah penulis yang hebat dan buku ini membuktikannya.
  • Cerita yang menarik tentang takdir, dan perjalanan mencapainya yang penuh tantangan. Buku ini mengajak kita untuk mencari takdir kita dan mengikutinya.
  • Dapatkan buku ini di toko-toko buku di sekitar anda.

Bridge to Terabithia : Perjalanan ke Dunia Keajaiban

Poster TERABITHIA

“It’s all ours, from the mountains to ocean”
“What am I looking for exactly?”
“You’ll see, just close your eyes and let your mind wide open”

Bayangkan ada sebuah kerajaan sihir yang hanya kita yang bisa datangi, bayangkan kerajaan sihir itu diserang oleh Dark Master, bayangkan para Terabithian menunggu kehadiran kita untuk membebaskan kita dari Dark Master. Bridge to Terabithia adalah cerita tentang kehidupan sekolah, impian, realitas, dunia impian, kehilangan, kenangan dan tentang kerajaan ajaib Terabithia. Read the rest of this entry

No Title

Ditho membuangnya ke tempat sampah, sebuah kondom bekas yang tidak terpakai.

Dan hukuman telah dijatuhkan

Sebenarnya sudah lama pengen posting ini. Setelah dulu bikin posting tentang kasus ini. Dan berita lebih lengkapnya pernyataan resmi dari ITS ini bisa dibaca.

Komentar singkat: Ternyata beda rektor beda kebijakan kehumasan. Kasus skorsing 13 SC Format beritanya sampai koran mana-mana tapi di website kampus malah nggak ada kabarnya.

Kalau anda nganggur silakan baca juga berita ini, ini, ini, ini, dan ini

Dan suara dukungan untuk sanksi ini dari pendiri ITS bisa dibaca di sini, biasalah corong penguasa…
Tapi aku juga sepakat dengan ini

“Kalau sekarang kita sudah punya ITS, sudah mengukir prestasi dan diakui keberadaannya tidak hanya di Indonesia, kenapa meski kita rusak sendiri, kenapa meski kita jelek-jelekkan sendiri. Itu tidak benar,”

Iya, kenapa mesti dirusak dengan kebijakan sewenang-wenang dan Peraturan Tata Kehidupan Kampus yang mengukung kebebasan? Masak berprasangka buruk aja bisa diskorsing?

Pernyataan sang pahlawan kesiangan yang lebih suka bermain aman juga bisa dibaca di sini.

Komentarku? Cabut Peraturan Tata Kehidupan Kampus!!!!
Peraturan yang tidak pernah disosialisasikan secara menyeluruh ke semua mahasiswa. Masak cuman Maba aja yang dikasih?

PS: Setelah diperiksa dan tidak ditemukan kata-kata penghinaan terhadap almamater akhirnya aku berani pencet tombol “Publish”, takut ikut diskorsing…..