Fantastic Four 2: Moview Review

FF Poster

All that you know, is at an end. – Silversurfer

Seperti biasa, aku selalu bingung gimana mulai sebuah review. Wes ah hajar ae!

Fantastic Four adalah cerita tentang 4 jagoan Reed Richards a.k.a Mr Fantastic, Susan Storm a.k.a Invisible Woman, Johny Storm a.k.a The Torch dan Ben Grimm a.k.a The Thing. Mereka adalah para heroes yang termutasi setelah melakukan perjalanan ruang angkasa (Fantastic Four 1). Dalam film Rise of Silversurfer ini mereka mendapat musuh yang sangat kuat bernama Silversurfer, seorang herald dari Sang Galactus, The World Devourer (Pemakan Planet).

==== Spoiler Warning ====
Plot

Film ini dibuka dengan gambar Fox 21 (gaplek! Gak penting!). Wes lanjut ae….

Film ini dibuka dengan scene kehadiran entitas misterius yang membuat lubang besar di sebuah wilayah. Dan banyak tanda bahwa entitas aneh, yang belakangan diketahui sebagai Silversurfer, membuat banyak kehebohan, antara lain membekukan laut Jepang, membuat salju turun di Mesir dan membuat Blackout di California.

Film ini berlanjut bandara LA, dengan rencana pernikahan ala seleb antara Reed dengan Susan. Rencana pernikahan keempat, karena ketiga pernikahan mereka batal karena alasan nggak jelas (mungkin gara2 panggilan tugas saat menikah?). Kayaknya kalo per scene gini jadi lama, wes di fast forward aja.

Lalu, F4 (kok jadi F4? FF aja ya) dihubungi oleh pihak militer AS untuk menyelidiki fenomena aneh ini. Dan Reed tidak menyanggupinya dengan alasan ingin fokus pada pernikahannya (walau akhirnya diam2 dia akhirnya mbikin sensor untuk melacak Silversurfer).

Dan hari pernikahan yang ditunggu-tunggu itupun dirusak dengan kedatangan Silversurfer ke New York untuk merusak sensor buatan FF.  Di sisi lain, nemesis mereka, Dr. Von Doom bangkit dan berusaha memiliki kekuatan Silversurfer.

Akhirnya setelah serangkaian peristiwa (kejar-kejaran antara Johny dengan Silversurfer yang berakhir di Arab, Adanya lubang besar di sungai Thames, London dan pertempuran pertama FF vs Silversurfer, pertemuan Dr. Doom dengan Silversurfer) militer menunjuk Dr. Doom untuk bekerja sama. Dan FF pun setuju, meski agak ngedumel. FF dan Dr. Doom pun menyusun rencana untuk memisahkan Silversurfer dengan boardnya, setelah tahu sumber kekuatan Silversurfer ada pada boardnya.

Trivia

  • Di komiknya kekuatan Silversurfer sebenarnya bukan pada boardnya, bahkan boardnya sendiri dapat dia ciptakan sekehendak hatinya. Tapi, superheroes yang tak terkalahkan dalam film berdurasi 2 jam butuh kelemahan kan?
  • Sebuah adegan kejar2an seru antara Dr. Doom dan FF terjadi di sini. Kejar2an ini berawal dari Rusia, Thailand, China, dan berakhir di Hongkong dalam waktu beberapa menit.
  • Nama asli Silversurfer adalah Norrin Rad, penghuni planet Zenn-La, dia menjadi pembantu Galactus sebagai imbalan keselamatan planetnya.
  • Di film ini ditampilan Franklin Raye, sebagai salah satu kapten dari militer AS. Di komik Franklin Raye adalah Herald pengganti Silversurfer dengan nama Nova, dengan kekuatan yang mirip dengan Johny Storm.

=== End of Spoiler ===

Kesimpulan:

  • Great special effect (apalagi adegan kedatangan Galactus), exotic place, film ini secara visual bagus.
  • Cerita film ini cukup ringan untuk dicerna anak-anak, cocok untuk film keluarga.
  • Dari 5 bintang aku kasih 3,5. Aku lebih suka versi komik dari film ini, lebih berat dan penuh konflik.
  • I have to stop judging movies and start enjoying it.

Referensi:

About dnial

You don't see anything You don't hear anything You don't know anything Move along and pretend nothing happen

Posted on 15 Juni, 2007, in movie, review. Bookmark the permalink. 6 Komentar.

  1. Yes, setuju. Ringan tapi tak mengabaikan pesan-pesan moral yang bagus buat keluarga: kerja tim, pengorbanan, kesetiakawanan, dan tentu saja… cintah… (ingat silversurfer yang menyelamatkan susan gara-gara teringat kekasihnya. halah!). sound system-nya sangar, dolby surround-nya kerasa banget (tapi nontonnya harus di cineplex yang sound system-nya bagus — baca: mahal😛 ).

  2. hooo…saya sudah nonton! keren filmnya. pengen nonton lagi!!!!
    tapi akhirnya mereka jadi merit kok wakakakakaka *spoiler* 8)
    *ditimpuk massa*

  3. wah, aku yang minder nih karena ndak biasa resensi pilem …😀

  4. @galih
    Nontonnya di GM kok… Yang penting sih bukan nonton dimana tapi nonton sama siapa. hihihihi….. Kalau sendirian yo garing (meski dulu sering nonton dewe).

    @ck
    Harusnya ada tanda Spoiler Warning. Kayak iklannya Telkomsel, mulutmu harimaumu…

    @ndoro kakung
    Hihihi.. dibales…

  5. wah…kebetulan saya ndak sebegitu suka sama FF2 ini. menurut saya sih masih bagusan yang pertama. apa ya, rada ndak masuk akal aka tuh. apa mungkin karena saya ndak baca komiknya ya? masi bagusan 300 ah… (kayaknya beda deh… gpp deh biarin! hehehe….)

  6. Ya bukannya film superhero memang nggak masuk akal?
    Tapi iya sih agak kurang masuk akal.

    == Spoiler Alert ==

    Contohnya, transformasi dari Silver Surfer yang ingin menghancurkan bumi jadi pelindung bumi tidak terlalu bisa dipercaya. Terlalu cepat.

    Kalau di komiknya, hal ini terjadi karena pekenalan Silversurfer sama Alicia, ceweknya The Thing yang buta itu.

    == End of spoiler alert, you have been warned!! ==

    @cK
    Ini contohnya kalo mau membuat spoiler.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: