Dan hukuman telah dijatuhkan

Sebenarnya sudah lama pengen posting ini. Setelah dulu bikin posting tentang kasus ini. Dan berita lebih lengkapnya pernyataan resmi dari ITS ini bisa dibaca.

Komentar singkat: Ternyata beda rektor beda kebijakan kehumasan. Kasus skorsing 13 SC Format beritanya sampai koran mana-mana tapi di website kampus malah nggak ada kabarnya.

Kalau anda nganggur silakan baca juga berita ini, ini, ini, ini, dan ini

Dan suara dukungan untuk sanksi ini dari pendiri ITS bisa dibaca di sini, biasalah corong penguasa…
Tapi aku juga sepakat dengan ini

“Kalau sekarang kita sudah punya ITS, sudah mengukir prestasi dan diakui keberadaannya tidak hanya di Indonesia, kenapa meski kita rusak sendiri, kenapa meski kita jelek-jelekkan sendiri. Itu tidak benar,”

Iya, kenapa mesti dirusak dengan kebijakan sewenang-wenang dan Peraturan Tata Kehidupan Kampus yang mengukung kebebasan? Masak berprasangka buruk aja bisa diskorsing?

Pernyataan sang pahlawan kesiangan yang lebih suka bermain aman juga bisa dibaca di sini.

Komentarku? Cabut Peraturan Tata Kehidupan Kampus!!!!
Peraturan yang tidak pernah disosialisasikan secara menyeluruh ke semua mahasiswa. Masak cuman Maba aja yang dikasih?

PS: Setelah diperiksa dan tidak ditemukan kata-kata penghinaan terhadap almamater akhirnya aku berani pencet tombol “Publish”, takut ikut diskorsing…..

About dnial

You don't see anything You don't hear anything You don't know anything Move along and pretend nothing happen

Posted on 22 Juni, 2007, in idealist, small talk. Bookmark the permalink. 8 Komentar.

  1. Senengnya tebak gambar bebek bikinanku masih ada di situ.. hehehe… memang secara terus terang dan resmi, media its online memposisikan diri sebagai corong rektorat. mungkin seperti TVRI-nya pemerintah, Metro TV-nya Media Group, atau RCTI-nya MNC Group. Jadi jangan harap ada berita yang berimbang idealis ala kode etik jurnalistik di situ.

  2. Memang benar begitu, lih. Buktinya komenku nggak diapprove sampai sekarang. Padahal aku lho bilang “ITS itu bersih, birokrasinya jujur, mahasiswanya baik-baik, para pendemo itu hanyalah oknum yang kurang ajar.” (kira2 gitu deh)
    Tapi ada tambahannya sih,”Ya Tuhan maafkanlah aku karena telah berbohong”

    OOT: Ide kambing-hamster-bebek-mu itu kok mirip sama ide yang diajuin Mikocok, yang autentifikasi lewat gambar (aku lupa link dan namanya.) pengganti capcha (nulise yaopo seh?) untuk mencegah spambots.
    Ternyata emang kamu visioner, lih.

  3. bukan cuma ndak pernah disosialisasikan nil, kita juga ndak diajak urun rembug dalam penyusunannya. padahal kan mahasiswa juga HIDUP di kampus ini..

    @kambing-hamster-bebek : jadi inget FRS online jaman dulu, yang di 10.50 itu, pas dipegang pak darlis jadi ada semacam otentikasi mirip2 gitu, cuma pakenya canvas, dan susah bacanya.. btw, kambing-hamster-bebek-nya kadang ndobel lo..🙄

  4. @Vendy
    Hukum memang lebih baik dirembugkan, tapi proses itu tidak wajib.
    Hukum itu bisa aja dibuat oleh pembuat hukum, trus DIPAKSAKAN ke objek hukum, tapi itu kalo yang membuat hukum(legisatif) sama yang mengadili(yudikatif) dan pelaksana(eksekutif) beda.

    Lha ini, aturan kok banyak pasal karetnya, trus bisa diinterpretasi seenak udelnya mereka, yang ngadili juga mereka.

    Udah gitu, kita nggak tahu lagi kalau aturan itu ada (baca: nggak disosialisasikan), kayak jaman kegelapan aja….

    Wes ah, tempus fugit, saatnya bertapa lagi…..

    *Menghilang*

  5. @dnial:
    itu gara2nya waktu aku desperate terhadap captcha. aku ingin tetap gambar, tapi simpel. mungkin filter-isasinya masih hebat captcha, tapi aku ingin yang nyaman. jadi aku ingin membuat sesuatu yang tinggal klik saja. dan akhirnya jadilah si tebak gambar itu he..he..he.. biar lucu dan mencolok, aku kasih aja gambar kartun lucu-lucu😀

    @vendy:
    itu memang masih ngebug. aku males memperbaikinya, eh.. sampai sekarang hihihihi….

  6. Dan, harusnya kamu juga fair dong dengan ITS. Masa ga ada baik2nya ?
    Harusnya yang baik2, seperti prestasi2 gitu2 juga harus dipublish…jangan jelek2nya aja…
    Hm.. ini opini dari seorang teman aja…ndang lulus pren !

  7. @aris
    Yang bagus-bagus udah ada di:
    http://www.its.ac.id
    Btw, postinganku kan sudah mencakup yang pro dan kontra.

  8. @Aris : udah muak mas, sama yang bagus-bagus di its.ac.id, biasalah propaganda thok isine:mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: