Sanksi untuk wasit

Banyak suporter Indonesia kecewa dengan kepemimpinan wasit kemarin. Bambang yang berebut bola diberi kartu kuning, begitu pula Budi dan Firman Utina. Kinerja wasit jelek dan dicurigai memihak. AFC pun telah mengakui bahwa wasit berat sebelah. Lalu hukuman apa yang pantas untuk Al Badwawi?

  1. Sanksi dilarang memimpin pertandingan internasional selama jangka waktu tertentu?
  2. Diturunkan kasta perwasitannya menjadi wasit lokal?
  3. Atau Dipecat?

Tapi setelah diskusi sama teman-teman di sekretariat hima akhirnya terlontar ide hukuman yang paling kejam konstruktif untuk Al-Badwawi, yaitu memimpin beberapa partai di Liga Indonesia, agar dia melihat betapa beruntungnya dia di Piala Asia kemarin, sehingga bisa pulang dengan selamat. Semoga dia bisa merefleksikan diri dan menjadi wasit yang baik dan tahan mental.

Muahahahaha……..

*tertawa iblis*

About dnial

You don't see anything You don't hear anything You don't know anything Move along and pretend nothing happen

Posted on 17 Juli, 2007, in jayus, joke, small talk. Bookmark the permalink. 11 Komentar.

  1. ato biarkan dia jadi wasit internasional, tapi kita beli tuh kepemihakanya😀 kan jarang ada wasit internasional yang mau mihak (emang jarang ya?)

    *kabur dulu….*

  2. @kakilangit
    Harusnya nggak ada, kalau yang melakukan kesalahan ada, contohnya Graham Poll yang ngasih 3 kartu kuning pada orang yang sama waktu Australia vs Kroasia di PD kemaren.

    @danalingga
    Terlalu kejamkah?
    Kan biar wasitnya bisa merasakan atmosfer Liga Indonesia, dan merasakan bahwa ternyata dia sangat beruntung di partai itu.

  3. wuakakakakak😆 ide brilian, brilian banget (bukan mardun lo ya), brilian!!!😈

  4. kekeeke…bisa bisa tuh wasit bakalan trauma seumur hidup.

  5. Kapan sepakbola Indonesia bisa maju kalau calo tiket dimana-mana? PSSI emang mafia semua!!!

    *kecewa karena gak dapat tiket Ind-Korsel, malah ikut2an demo*

    lho kok OOT? biarin😛

  6. Kan biar wasitnya bisa merasakan atmosfer Liga Indonesia, dan merasakan bahwa ternyata dia sangat beruntung di partai itu.

    Hahahaha… apalagi kalo dia ketemu ama ikon sepakbolanya Surabaya. Pasti dia udah memohon untuk dipulangkan lebih awal.😆

  7. @danalingga
    Nggak sampai gitu kok…
    Paling cuman trauma dikit… dikiiiiittt………….

    @galih
    Hmmm…… nonton di Tipi damai2 aja tuh….
    Huehehehe….

    @pandu
    Ada kelompok suporter yang lebih brutal benernya, cuman gara2 bonek di kota besar aja terekspos lebih banyak.

  8. ide hebat..tiap wasit dunia yang suka mihak satu tim mending di”training” di liga indonesia aja…hehehehe *ketawa setan*

  9. gampang aja wasitnya dikasih kartu merah…:P

  10. @resta
    Hmmm………
    *mencari no telpon FIFA*

    @arul
    Itu sudah biasa…
    di Ligina juga pernah kan…
    yang namanya Jaffar umar (atau siapa ya) divonis tidak boleh memimpin pertandingan selamanya… selamanya… selamanya…
    *gaya spongebob*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: