Shawshank Redemption

Shawshank Redemption

“there are places in this world that aren’t made out of stone. That there’s something inside… that they can’t get to, that they can’t touch. That’s yours.”
“What’re you talking about?”
“Hope”

Shawshank Redemption adalah film yang singkatnya… Menawan! Sebuah drama yang sangat menawan. Film ini diadaptasi dari novella berjudul “Rita Hayworth and Shawshank Redemption” karangan Stepehen King. Penuh inspirasi, kontemplatif dan filosofis, my kind of movie. Meskipun film ini bukan box office, tapi film ini dimasukkan dalam salah satu film terbaik yang pernah dibuat.

Plot

=== Spoiler warning !!!! ===

Film ini berpusat pada seorang tokoh, Andy Dufresne (Timm Robins), yang dihukum 2 kali seumur hidup karena pembunuhan yang tidak dia lakukan. Dia dijebloskan ke penjara Shawshank untuk menjalani hukumannya. Di penjara ini dia berkenalan dengan Reds (Morgan Freeman) seorang “penyedia barang” di penjara.

Sebagai seorang napi di sebuah penjara yang keras, Andy menerima perlakuan kasar dari sesama napi. Salah satunya adalah permerkosaan dari sekelompok napi homoseksual. Tapi cerita ini tidaklah menarik jika hanya seputar kekerasan di penjara, dan karakter Andy tidak akan menjadi karakter yang menarik jika hanya berkisah soal itu

Andy adalah seorang bankir, dan walau di penjara dia memaksimalkan kemampuannya itu. Dia membantu Kapten penjaga dalam mengatur pembayaran pajaknya. Akhirnya sipir di seluruh negara bagian datag ke penjara itu hanya untuk meminta saran keuangan dari Andy.

Beralih dari cerita itu, akhirnya Andy diberi tugas sebagai penjaga perpustakaan. Dan dengan penuh semangat dia meminta dana ke negara bagian untuk memberi tambahan dana untuk perpustakaan penjara. Setelah mengirim surat selama dua tahun tanpa jawaban, negara bagian akhirnya memberi dana dan sumbangan buku bekas sehingga dia bisa membangun perpustakaan yang baik. Selain itu dia juga membuka kursus agar para napi bisa mengikuti ujian dan memperoleh diploma SMU.

Alur pun beralih ke keinginan kepala penjara, Samuel norton, memanfaatkan kemampuan pengelolaan finasial Andy untuk mencuci uang hasil suap. Dan Andy pun mengerjakannya. Ceritanya tidak berakhir sampai di situ….. tapi kalau aku cerita terlalu banyak aku akan merusak kejutan dan kelokan2 dalam film ini.

=== Spoiler warning !!!!  You’ve been warned ===

Kesimpulan:

  1. Film ini adalah salah satu drama terbaik yang pernah aku tonton, sejajar dengan karya klasik E.T, A few good men, atau Men of Honor. (sorry, drama romantis bukan genre favoritku)
  2. Integritas Andy adalah pesan dalam film ini. Bahkan penjara pun tidak bisa menyembunyikan sinar dalam dirinya, so inspiring!
  3. Dalam film ini, meski Andy adalah tokoh utamanya, kita tidak melihat Andy dari sudut pandangnya, tapi Andy menurut teman2nya dalam penjara. Sudut pandang yang sangat unik.

So waddaya waiting for? Dapatkan segera di rental VCD terdekat!!!!

About dnial

You don't see anything You don't hear anything You don't know anything Move along and pretend nothing happen

Posted on 17 Juli, 2007, in movie, review, writting. Bookmark the permalink. 10 Komentar.

  1. kemarin lupa copy ke share2an, anak2 pada pengin nonton tu, pinjem lagi sana gih..😀

  2. Nggak ada di laptopmu?

    Gantian kamu yg pinjem…..

  3. pinjem ke aku ja… i’ve got my own original vcd…

    sampe niat beli yang ori gara2 emang demeeen banged ma shawsank imi… bener2 ga rugi pilm ini menang oscar sebagai film terbaik beberapa taon lalu…😀
    dan i like andi dufresne so much… he has his own scheme from the very beginning… briliant..😀

  4. Mumpung lagi weekend, masuk list nih!🙂

  5. @bebek
    Pinjemnya kemana?

    @takodok
    Recommended!!!

  6. bagus juga film

  7. Masukin ke daftar film yang perlu ditonton…

  8. Lho alah ini pilem adaptasi novelnya stephen king toh, kok nggak horor yah, wah jadi pengen nonton

  9. ada yang punya subtitle b.indonesianya ga???pusing uda cari kemana2 gak dpt3

  1. Ping-balik: The Blowers Daughter - Damien Rice « stand up!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: