tentang laki-laki tidak jelas, yang tidak jelas laki-laki

Ini adalah beberapa cerita yang dihimpun dari berbagai sumber di sekitarku tentang berbagai sumber di sekitarku tentang laki-laki tidak jelas, yang tidak jelas laki-laki.

Cerita 1:

Kisah ini terjadi di perempatan Kertajaya. Di dekat kantor Mobile-8 yang ke arah ITS.

Di suatu malam, saat lampu merah menyala, teman-temanku, yang lagi naik mobil, berhenti di perempatan itu. Dan mereka menyaksikan suatu kejadian yang sangat tidak disangka-sangka.

Seorang bencong, berjalan ke arah pengendara motor, yang tepat di sebelah mobil temanku, duduk di belakangnya dan mulai memasukkan “perseneling” pengendaranya ke gigi 1. Kontan sang pengendara kaget, ngamuk2, dan menyuruh bencong itu turun. Belum selesai bencong itu turun, sang pengendara tancap gas, tanpa peduli lampu merah. Yah, lebih baik ditilang daripada terjadi yang tidak-tidak.

Cerita 2:

Cerita ini adalah ceritanya si Ucup beberapa tahun yang lalu. Di pagi2, sekitar jam 5-an dia ingin pulang dari kampus ke rumah temenku di Sutorejo. Gara-gara anak2 lagi pada tidur pulas, maka Ucup memilih untuk jalan kaki ke Sutorejo, itung-itung olahraga.

Di perjalanan, di jalan Raya Mulyosari, Ucup bertemu dengan seorang pria yang lagi bersepeda. Tiba2 si pria ini, mengendarai sepeda tepat di sebelahnya, “Mau kemana mas?” tanyanya. Melihat gelagat dan bahasa tubuh sang pria yang nggak beres (horny2 gimana getoh), si Ucup langsung bertampang sebal dan menyuruh,”Pergi yang jauh sana!” Ini masalah orientasi bung! Sejak saat itu, Ucup memilih menunggu teman2 bangun dan bareng pulang, daripada jalan, beresiko kehilangan orientasi.

Segini dulu aja ceritanya. Ntar kalau inget disambung lagi.

About dnial

You don't see anything You don't hear anything You don't know anything Move along and pretend nothing happen

Posted on 6 Agustus, 2007, in experience, jayus, joke, life. Bookmark the permalink. 9 Komentar.

  1. wah…wah…wah… daniel ternyata… (nggak mau nerusin, takut ditimpuk):mrgreen:

  2. wakakaka… abis ngalamin yg cerita 1 itu, mpe skrg masih suka merinding klo brenti di stop’an malem-malem..😆

    btw, crita yg “Cak cak cak.. Coookkk…” kok ga kmu masukin, dan..😀

  3. eh.. ga usah diposting lah.. soalnya ga nyambung ama postinganmu yg tentang “ketidakjelasan lelaki” ini.. hieheiheihie…😆

  4. @dr
    Opo? opo?

    *mencari sandal*

    @chiman
    Ntar aja…

  5. mungkin cewek yang terjebak dalam tubuh cowok, ha ha😆

  6. wakakakk ,,, lucu lucu …untunglah dan,, tak pikir kamu,,, sudah kehilangan orientasi ^_^

  7. @macanang
    Cerita soal itu beda lagi

    @Keplek
    Sek tha la? Aku kan nggak se-desperate kamu…😆

  8. woahhhh……………
    ternyata banyak laki-laki gak jelas ya diluaran sana^_^

    eh, ikutan nimbrung yo mas!

  9. aku bilangnya bukan gitu dan, tapi gini:
    “pergi sana ke kenjeran mas” sambil sok cuek, padahal takut setengah mati..
    orangnya gedhe, kalo tawuran aku (kayaknya) kalah lagi, trus kalo lari juga kalah, kan dia pake sepeda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: