Keamanan Jaringan from Dummies (1)

Seberapa amankah jaringan anda?
Saat kita bicara soal keamanan jaringan, biasanya yang terpikir adalah :

  • Virus
  • Hacker
  • Firewall
  • Proxy yang nggak bisa mbuka frenster
  • admin paranoid dan sok kuasa
  • web proxy buat mbuka frenster

Padahal sebenernya yang namanya keamanan itu sedikit lebih luas dari itu. Penentu utama dari keamanan sebuah jaringan bukanlah admin yang jago atau sistem firewall yang kokoh. Penentunya adalah user biasa seperti anda… dan saya.

Dalam buku Art of Deception, Kevin Mitnick menjelaskan, mata rantai paling lemah dalam keamanan jaringan adalah manusianya. Jadi jika manusianya tidak dididik untuk peduli terhadap keamanan, peduli terhadap keselamatan password mereka, sia-sialah sang admin menyediakan ratusan lapis firewall.

Di buku itu Kevin Mitnick menunjukkan kasus-kasus dimana dia hanya perlu bertanya untuk mendapatkan password atau pin dari user. Tidak perlu pengetahuan tentang bilangan binary, tidak perlu pengetahuan tentang 128-bit enkripsi atau mesin besar pemecah sandi, hanya perlu bertanya.

Oke… mari kita lihat kasus yang nyata. Kasus yang ada di sekitarku. Aku akan membahas kasus jaringan di kampusku studi kasus pertama adalah kasus penyebaran virus.

Tahun 2002, awal aku masuk dulu, sebuah flashdisk 16 Mb ataupun USB port adalah kemewahan luar biasa. Aku masih ingat harus menghabiskan beberapa disket untuk mengopi source code program agar bisa dikerjakan di rumah, bukan karena programnya besar, tapi gara-gara disket hanya berumur seminggu.

Keadaan di jaman susah dulu (sekarang ya tetep… susah😀 ) ternyata mampu menekan jumlah virus yang beredar di jaringan. Jarang sekali lab ditutup karena terinfeksi virus. Karena saking malesnya beli disket, kita ngerjakan tugas ya di kampus, nggak dibawa pulang, jadi kemungkinan untuk membawa virus dari rumah, atau menularkan virus dari kampus ke rumah cukup kecil. Selain itu, saat itu VB dan pembuatan virus pake VB belum begitu dikenal, sehingga para hacker-gagal yang membuat virus dari VB belum banyak.

Komen on VB virus-maker :
Orang-orang itu mau ngaku hacker ya? Hacker bikin virus pake VB? plis deh… Liat aja di luaran, mana ada virus pake VB? Kayak nggak ada bahasa pemrograman yang lebih layak aja. Hacker itu harusnya bisa bikin virus pake C/C++ atau assembly. Beh… udah mbajak nge-hack lagi, udah gitu bahasanya nggak keren lagi… dosanya tumpuk-tumpuk.

Virus di kampus – dan di indonesia mulai banyak ketika suatu produk dari neraka jahanam, musuh para administrator jaringan, tukang jaga warnet dan para ksatria pembela kebenaran dan keadilan, diperkenalkan pada dunia…. flashdisk!!!

Flashdisk adalah sarana penyebaran yang paling ampuh untuk virus, bisa autoplay (kalo nggak dimatikan di kompienya), bisa dicolokin ke lubang usb manapun, dan datanya tahan lama – yah kecuali kamu cukup cinta kebersihan sehingga memandikan flesdiskmu pake aer, atau mencelupkan flesdiskmu ke disinfektan biar nggak kena virus… percayalah itu ide yang buruk – dan obiquitous (istilah yang pernah aku baca dan pengen banget make… kayaknya keren, meskipun mirip nama penyakit kelamin, artinya sebenarnya ada dimana-mana, bukan raja singa).

Setelah flesdisk semakin murah dan ubiquitous, di lain pihak buku-buku pengembangan virus pake VB semakin menjamur di toko buku… Dan booom!!! Wabah virus VB menjamur.

Oke ntar nyambung lagi….
*penonton pembaca kecewa*
*pembaca berteriak solusi!!! solusi!!!*

Sebenernya sangat aneh tidak membahas masalah secara tuntas tapi langsung ngasih solusi. Oke… anda khawatir sama virus VB ini… okeh solusinya adalah :

JANGAN PAKE WINDOWS!!! PAKE LINUX aja… virus VB nggak jalan di LINUX!!!

Paham?
Oh anda masih pengen pake windows? Ya udah, solusi standar saja yang aku tawarkan :

  • Miliki proteksi! – kayak tipsnya safir senduk ya? – Sebuah antivirus cukup untuk sebuah kompie, intinya anda harus rajin ngupdate. Mau pake PCMAV, Norton Antivirus, AVG atau ClamAV atau yang lain terserah. Pokoknya miliki proteksi, dan cukup satu pokoknya dirawat dengan baik dan diupdate teratur, setia pada pasangan itu penting (?).
  • Matikan fungsi autoplay pada registri anda. Caranya? baca ini… Atau tutorial yang lebih sederhana menyusul😀
  • Hati-hati dengan file yang anda donlot. Jangan sekali-kali mengeksekusi file exe yang anda dapat dari internet. Itu ide terburuk ketiga setelah mencelupkan flesdisk ke disinfektan dan memberikan kartu ATM dan nomor pin anda ke pasangan.
  • Di windows jangan aktifkan “Hide extension for known file types” karena hal ini membuat anda nggak bisa ngeliat virus yang menyamarkan ikonnya dan aktifkan “show hidden file and folder” agar bisa ngeliat kalo folder aneh di kompi anda.
  • Jangan colokan flesdisk yang diduga kena virus ke colokan usb anda… atau orang lain, kecuali anda sudah menjalankan langkah-langkah di atas, atau kompi-yang-pasrah-tercolok-flesdisk-terkutuk itu pake linux, dan nggak perlu dikasih disinfektan, tapi kalo mbungkus flesdisk pake kondom gpp kok😀
  • Jika ada yang nyaranin pake vista aja biar nggak kena virus, ehm… vista emang bisa membuat kompie anda nggak kena virus, dengan cara membuat komputer anda lambat sehingga anda males pake kompie… akhirnya emang nggak ada virus, wong kompinya g pernah dipake.
  • Oh ya… saran terakhir.. Format windows anda dan ganti ke Linux. Kalo masih pengen windows-an, aktifkan virtual box atau VMWare.

Akhirnya….

BERSAMBUNG….

Powered by ScribeFire.

About dnial

You don't see anything You don't hear anything You don't know anything Move along and pretend nothing happen

Posted on 7 Januari, 2008, in experience, IT, jayus, writting. Bookmark the permalink. 13 Komentar.

  1. mentang2 asisten pengaman jaringan..

    hweh, berani bicara harus berani bertindak😛

    aku kembali ke ubuntu ni:mrgreen:

  2. @vend
    Aku kan pake linux….
    Debian 4.0 dan gcc😀

    btw… kamu tahu sendiri kan penjar itu bukan soal nanganin virus😀

  3. SALUUUUUUUUUUT!!!! Tumben postingannya berguna banget😛
    Ya, meskipun pakai VB, meskipun nggak mbois, meskipun ukuran virusnya segede gajah, tapi kan tetep aja menginfeksi? hehe. kurva keamanan selalu berbanding terbalik dengan kenyamanan. semakin aman, maka semakin tidak nyamanlah Anda. berlaku untuk kasus disket dan flashdisk tadi.

    ditunggu sambungannyah…

  4. @galih
    Jadi malu….
    Emang keamanan berbanding terbalik dengan kenyamanan dan kecepatan.

    Bikin virus pake vb itu kayaknya tidak sesuai dengan kaidah pembuatan virus. Virus itu harus kecil, penggunaan memori kecil dan cepat, salah satu caranya dengan low-level programing, dan memori manajemen yang teliti, hal2 itu susah diwujudin di VB.

    *nggak pernah bikin virus, tapi program TSR sama daemon pernah😀 *

  5. postingan mantap…
    dengan bahasa yang ringan🙂

  6. Beh… udah mbajak nge-hack lagi, udah gitu bahasanya nggak keren lagi… dosanya tumpuk-tumpuk.

    namanya juga usaha mas…kan biar klihatan keren bisa buat pirus…lagi saya juga baru putus cinta… *ngakak guling2*

  7. biasanya pirus2 ecek kan bawa pesan2 cinta… hehe😀

  8. ngerriiii… asisten Pengaman Jaringan pek,,,,

    wkwkwkwk :d

  9. buat penggemar flash disc/mp4 musti dengerin nasehat itu….supaya sehat 5 sempurna!he…he…

  10. aku punya tugas mk komunikasi data dengan membuat paper yg judulya keamanan jaringan dengan membaca postingan ini sangat membantu aku untuk mempresentasikan hasil paperku nanti,bahasa yang dikemas dan disajikan juga mudah dipahami,maklum aku kan dari wilayah barat tapatnya dipapua barat Manokwari gitchu

  11. informasi yang sangat betrmanfaat bagi yang belum tau tuh makanya kudu ngucapin thanks

  12. bro laa kalau cari linuxnya dimana…..aku belum faham betul broo maklum baru bisa main kompi ini,,
    heheheheh jadi malu…minta donk broo linuxnyaa…

  1. Ping-balik: Keamanan Komputer From Dummies(0) : Good Security Habbit « Zero Reality

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: