Tokoh Manga Jepang yang Naif

 

Pernah mbaca manga Jepang? Ndak pernah? Kemana aja lu? Ngumpet di Goa Selarong? Manga Jepang terutama dalam genre petualangan selalu memiliki tokoh utama yang naïf dan bodoh. Butuh contoh?

 Uzumaki Naruto dari Naruto, ninja ini memiliki filosofi yang unik,”Tidak akan pernah menyerah”, yang mendorongnya melakukan berbagai hal yang mengagumkan. Tumbuh sebagai anak yang selalu dijauhi gara-gara memiliki monster dalam tubuhnya, dia tidak menjadi anak yang sinis dan tertutup, tapi ceria dan pantang menyerah. Hal ini sangat bertolak belakang dengan sahabatnya Uchiha Sasuke yang cenderung pendiam dan gelap (dan oleh cewek dianggap “cool”).

Prinsipnya dan sikap yang meledak-ledak mendorong Naruto untuk melakukan hal-hal yang bisa dianggap bodoh dan membahayakan. Dia selalu menyerang pertama, mengabaikan perhitungan situasi tempur ataupun strategi. Walaupun pada akhirnya kepala dinginnya kembali kepadanya (seringkali gara-gara peringatan teman2nya), tetap saja hal ini kadang lucu, dan membuat cerita tetap menarik.

Ichigo dari Bleach. Shinigami yang satu ini juga tak kalah uniknya. Dengan kata-kata yang cenderung menggigit dia selalu menunjukkan cara pikirnya,”Kau tahu kenapa seorang kakak lahir duluan? Untuk melindungi adiknya” katanya di suatu pertempuran. Sikapnya yang urakan, pertarungan yang penuh sikap arogan, dan kecenderungan dia untuk melindungi temannya tanpa memikirkan resiko membuat tokoh ini menarik.

Ueki dari Law of Ueki. Oh, siapa yang tidak suka tokoh ini. Pikirannya sederhana dan cenderung bodoh. Sikapnya yang melindungi orang lain membuat dia sering bertarung dengan musuh yang jauh lebih besar. Di Law of Ueki, dia memilih kekuatan yang sangat unik, mengubah sampah menjadi tumbuhan hanya karena dia ingin menjaga lingkungan dan jengah dengan orang yang membuang sampah sembarangan.

Monkey d’Luffi (nulisnya bener gini?) dari One Piece. Kesembronoan tokoh inilah yang membuatku terpingkal2 waktu nonton One Piece. Seringkali pikiran pendeknya saat pertarungan malah membuat teman2nya sengsara karena salah pukul. Sebagai bajak laut, motivasinya cukup sederhana. Suatu kali dia mengincar sebuah bel emas raksasa, saat sahabatnya mengingatkan bahwa harta itu tidak sepadan dengan resikonya, Luffi malah menjawab bahwa dia hanya ingin membunyikannya sehingga sahabatnya di pulau bawah bisa mendengarnya lagi.

Gon Freaks dari Hunter x Hunter. Sikapnya sederhana dan tidak aneh2. Seperti tokoh utama manga yang lain, naïf. Meski begitu dia memiliki analisa pertarungan yang baik. Petarung yang berkembang saat nyawa dipertaruhkan, kata sahabatnya, Kilua untuk menggambarkannya. Seringkali keteguhan hatinya membuat dia memenangi pertempuran, walau dia babak belur, dan suatu kali sempat kehilangan tangannya (dan disembuhkan, well baca aja atau tonton seri Greed Island).

Sebenernya masih ada beberapa lagi seperti dari manga Fairy Tail, Eyeshield, Harlem Beat, atau yang lain. Cuman males nulisnya😀 . Tokoh-tokoh ini selalu membuat ulah dan kejutan saat melawan musuh-musuhnya. Mirip dengan era Saint Saiya dan Dragonball yang entah mengapa sang tokoh selalu tambah kuat saat kepepet, tapi perkembangan yang baru para pengarang Jepang memberi alur cerita yang lebih logis (walau kadang2 kita masih merasa nggak logis, namanya juga cerita fiksi).

Tapi mesti begitu, tokoh-tokoh manga ini selalu didampingi tokoh lain yang lebih cool atau lebih cerdas. Nara Shikamaru, Gaara, Uchiha Sasuke menjadi lawan main Naruto di Naruto, atau Sanji dan Zorro yang jadi rekan Luffi di One Piece, masih ada ketenangan dan daya analisis Kilua untuk mendampingi Gon di Hunter x Hunter. Gabungan, kerjasama dan konflik tokoh-tokoh yang berbeda karakter ini membuat manga Jepang asik untuk dibaca dan seru.

 

 

About dnial

You don't see anything You don't hear anything You don't know anything Move along and pretend nothing happen

Posted on 11 Juni, 2008, in experience, idealist, small talk, writting. Bookmark the permalink. 9 Komentar.

  1. Your bravery is admirable, but annoying
    (lupa sapa😀 )

  2. Saya lihat shonen semua, ya?😀

    Makanya baca manga seinen.😛 Kalau di Indonesia memang populernya hanya yang buat remaja tanggung/shonen. Ceritanya memang naif seperti itu, saya juga gemas.😆

    Tapi beberapa tahun belakangan muncul Level Comics yang berspesialisasi manga-manga yang berdemografi seinen. Karena cetak dan mahal, saya cuma beli sedikit. Beberapa diantaranya yang lebih dikenal umum misalnya 20th Century Boys atau Yugo the Negotiator. Silakan dibandingkan Kanna Endoh dan Yugo dengan Naruto. Dijamin berbeda jauh.😛

  3. Prince of Tennis gimana? Tokoh utamanya udah jenius main tenis… sayangnya temen-temen dan musuh-musuhnya lebih nggak masuk akal lagi jeniusnya… –; Tapi tokoh utama biasanya dibuat relatif bodoh supaya:
    1. Bisa memasukkan banyak perkembangan skill atau karakter selama masa tayang shonen yang ratusan episode/puluhan buku, sehingga gak membosankan
    2. Exposition dump. Rekannya yang lebih berpengetahuan bisa menjelaskan sesuatu kepada si protagonis bodoh ini sebagai cara untuk menjelaskan setting atau plot kepada pembaca tanpa terkesan ‘menggurui’ langsung

  4. @K. geddoe
    Seinen itu apa?😀
    Semacam gantz, vagabond dll gitu?
    Kalau itu memang “gelap”.
    Nanti saya cari di Website download manga toko buku terdekat😀

    @catshade
    Oh… itu toh alasannya.
    Yang prince of tennis itu… Emang gak masuk akal!
    Aku suka sih Ryoma-nya. Tokoh utama yang arogan memang lebih menyenangkan.
    kalau manga genrenya sport biasanya kalau tokoh utamanya udah jago ditemukan sama yang lebih jago atau diajari teknik dan strategi.

    Contoh: di manga Captain Tsubasa yang legendaris dari awal tokoh utamanya udah jago, tapi selalu ketemu yang lebih jago lagi, atau berkeliling nyari teman. Inti manga sport kan sportivitas dan persahabatan.

  5. anime jepang itu identik dengan semangat persahabatan, mencapai impaian, pantang menyerah, bekerja keras.
    http://captainaruto.blogspot.com

  6. nate ngerti anuki ora bos?
    ceritanya manstabs..

  7. iya, bener, yang ditulis cuma komik buat anak remaja aja. coba baca level, seperti “yugo the negotiator”. intrik di dalam situ menarik banget. kelas novel lah. kecuali one piece, gw udah ga baca shonen manga lagi. berikut komik yang gw rekomendasi selain yugo. (yang dipublish di indonesia aja, ya)
    – working man
    – master of the sea
    – train man (konyol abis)

  8. Monkey D. Luffy sing bener dan, ato sering disebut juga Mugiwara Luffy (Straw Hat Luffy)

  9. Emg baca manga jepang tuh menarik. Intinya sih selalu tokoh utama yang bodoh tapi pejuang keras plus tokoh2 lain yang merupakan kebalikan dr tokoh utama. Kalo aq sih suka ma komiknya Kyoko Hikawa coz gbrnya bgs. Tp ad juga komik2 lain yg bagus kaya Harlem Beat, Shoot, Nruto, Nodama dll.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: