Ketika peradaban baru bertemu yang lama

Misalnya kamu ditanya, “Siapa penemu benua Amerika?” jawabnya adalah…sebagian kita mengatakan Christopher Columbus.

Jika ditanya, “Siapa penemu benua Australia?”, “James Cook!!!”

Atau siapa penemu Indonesia?

“Heh?”

Bangsa Eropa mengklaim bahwa mereka membawa peradaban ke benua baru bernama Amerika. Tapi awal2 “peradaban baru” menghasilkan separuh dari 250 ribu warga asli Tainio meninggal. Catatan genosida yang sangat fantastis.

Begitu pula Australia yang direbut dari para Aborigin, atas nama peradaban. Dengan anak2 yang tercabut dari akar.

Ketika evolusi yang bernama peradaban berlangsung, yang kuat, yang modern menggilas yang lemah yang tertinggal. Jika dahulu senjata api menjadi alat pemaksa, kini ekonomi dan teknologi atas nama modernisasi.

Evolusi yang terprogram di benak manusia terus berjalan. Menggilas tradisi atas nama modernisasi. Memiskinkan atas nama pertumbuhan ekonomi.

Sejarah terus berulang karena manusia tidak belajar.

NB :

Gaplek! aplikasiku jek durung isok konek nang SAP.😦

Setelah dibaca ulang… tulisanku kalo pusing memang depresif.

About dnial

You don't see anything You don't hear anything You don't know anything Move along and pretend nothing happen

Posted on 1 September, 2008, in idealist, small talk, writting. Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. iya saya pusing.. njenengan enggak menyediakan aspirin ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: