Tentang Seorang Dosen – Sebuah Obituari

Kehilangan seseorang sangatlah berat. Apalagi jika orang itu adalah seorang dekat dan kita kagumi. Begitulah yang saat ini kami rasakan saat kami, anak TC, kehilangan seorang dosen bernama Nunut Priyo Jatmiko.

Pak Nunut begitu biasa kami sapa, adalah seorang dosen yang masih relatif muda (angkatan 95), dan yang pasti muda dalam semangat. Beliau sangat peduli terhadap kegiatan mahasiswa dan ngemong terutama terhadap anak2 Hima dan AJK yang nakal-nakal (yang nakal dua-duanya).

Ada waktu dimana beberapa dari kami berseberangan dengan kebijakan beliau. Ada waktu aku dan teman-teman menentang intervensinya terhadap pengkaderan. Walau begitu, hal itu tidak mengurangi rasa hormat pada beliau. Kamipun sadar bahwa hal itu dilakukan atas dasar kepedulian terhadap Hima dan Maba, bukan tangan besi.

Ada juga waktunya beliau menunjukkan solidaritasnya pada kami. Pada saat teman-teman kami ada yang diskors, dan beliau pun menerima Surat Peringatan dari Pak Rektor dan beliau menanggapinya dengan santai, “Saya ikhlas, karena saya yakin kalian benar.” Dan itu malah menambah rasa bersalah kami. Hiks…

Oh ya, ada juga cerita bahwa beliau dulunya adalah salah satu senior yang paling ditakuti saat pengkaderan. Untungnya ketika aku masuk beliau sudah jadi dosen.

Ada juga saatnya beliau mendukung acara musik pertama di TC. Meskipun banyak yang menentang, tapi dengan bantuan beliau, acara itu sukses mengingat dananya hanya 400rb dan banyak menerima pinjaman sound system gratis. Dan beliau pun kami daulat sebagai salah satu pemberi sambutan. Dan sambutannya waktu itu ada yang kami ingat betul, “Kalau bisa, acara musik kayak gini diadakan setiap bulan.” waktu itu aku hanya membatin, “Bikin satu aja susahnya minta ampun, apalagi setiap bulan.” Tapi akhirnya tahun berikutnya acara itu ada lagi, meski yang mengadakan AJK, dan semua juga karena bantuan beliau.

Selain itu beliau juga dosen pembimbing untuk banyak teman-teman. Meskipun bukan dosen pembimbingku, aku tahu bahwa beliau adalah sedikit dosen yang terbuka untuk melakukan bimbingan. Dan salah satu dosen yang menyenangkan untuk diajak bicara dan bercanda. Dan salah satu dosen yang kemana-mana pakai sandal jepit (kecuali waktu ngajar).

Secara pribadi aku merasa bersalah gara2 sering cabut waktu kuliah beliau😦

All we can say, He is a good lecturer, a great mentor, and a great man.
Selamat tinggal pak Nunut… semoga amal ibadahnya diterima dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan.
We already miss you, sir.

About dnial

You don't see anything You don't hear anything You don't know anything Move along and pretend nothing happen

Posted on 24 November, 2008, in experience, life and tagged , , . Bookmark the permalink. 12 Komentar.

  1. Pak Nunut adalah dosen yang mengenalkan aku pada kamera. Mengajari teknik-teknik dasar fotografi. Mengajak hunting sunrise pagi-pagi buta di Kenjeran, dan pernah secara mendadak diajak hunting sampai Pandaan di air terjun Kakek Bodo.

    Sedih sekali kehilangan beliau…

    Semoga amal perbuatan dan jariyah beliau diterima oleh-Nya, dan dosa-dosa beliau diampuni oleh Allah SWT…

    Amin.

  2. Ya ALLAH, masukkanlah dia ke surgamu dengan rahmat-MU. Amien

  3. jadi merasa bersalah karena sering ngerepotin beliau, terutama tentang sk*rs.
    beliau salah satu dari tim penguji tugas akhir saya, dengan semangat beliau memberikan selamat saat saya selesai presentasi TA, “mas, selamat yah”.
    sama ama galih pernah diajak jalan2, beliau salah seorang pendiri klub fotografi di TC.
    Selamat jalan dosen ku, kami akan selalu mengenang mu. Semoga amalmu diterima Allah SWT, dan diampuni segala dosanya, amin.

  4. Turut berduka cita, semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT

  5. 😥

    aku jadi inget guruku jaman SD Dan…😥

    semoga Tuhan memberikan tempat yang terbaik untuk Pak Nunut.

  6. …….. berkat beliau Tugas Akhirku bisa lolos tanpa revisi😛
    jadi inget lagunya queen

    “only the good die young”

  7. semoga ibadfahnya diterima…
    amin..

  8. Turut berduka cita,
    beliau adalah dosen waliku swaktu kuliah di ITS,
    selalu memberikan kemudahan untuk mahasiswa bimbingannya..
    semoga beliau juga diberikan kemudahan dari Allah SWT. Amiiiiiiiiiin

  9. Iyaaa..
    Pak Nunut ituuuu

    *tlalu banyak baeknya buat diinget.. jadi sedih kalo inget beliau lagi😦

  10. pak nunut ini dosen ITS kah ? kalau TC apa yah ? teknik cimia ?

  11. @papabonbon
    Teknik Computer😛
    sudah lama diganti jadi Teknik Informatika sekarang, tapi orang ITS sendiri tetep nyebut TC.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: