Tentang Gaza dan Makanan Amerika

“Kami membenci dan tidak menyukai kebijakan Amerika bukan makanannya,” tutur Ali(21) sambil memakan cheesburger.
Kompas 25 Januari 2009 –

Komentar biasa jika Ali hidup di Indonesia, tapi jadi luar biasa karena Ali adalah warga Palestina yang tinggal di Gaza.

Touché !

Dan kita ribut memboikot produk AS. Dunia memang aneh…

About dnial

You don't see anything You don't hear anything You don't know anything Move along and pretend nothing happen

Posted on 27 Januari, 2009, in idealist, jayus, joke and tagged , , . Bookmark the permalink. 35 Komentar.

  1. Ngakak nggak habis2 waktu mbaca kompas Minggu kemarin.

    More serious post coming up.

  2. Kami membenci dan tidak menyukai kebijakan Amerika, bukan Dolarnya😛

  3. @mardun

    Btw, PNS di Palestina itu gajinya dari sumbangan PBB, US dan Israel.

    Talk about biting the hand that feed you, although the other hand spank you hard in the ass…

  4. Ini juga bisa diganti jadi:

    “Kami membenci dan tidak menyukai invasi Israel bukan wanitanya!”
    :mrgreen:

  5. Amerika itu memang baik kok.:mrgreen:

  6. aneh dan juga sulit😀
    bagaimana mereka yg kita anggap musuh biadab malah sudah merasuk hingga sektor kehidupan dasar kita…

  7. Koran KOMando PAStur kok dipake jadi rujukan…ya jelas bias ke satu sisi! Tau sendiri kan sisi mana yang membekingi mereka…👿

    *balik baca republika sabili dan hidayatullah*

  8. Sepertinya agak kurang bijaksana klo semuanya dipukul rata kayak gitu.

    tapi klo ini rada keterlaluan sih😛

  9. @lambrtz
    Emang cewek Israel cakep2?

    @hedi
    Globalization rules!

    @catshade
    Ampun! Ampun!

    @angga
    Yang keterlaluan apanya. Di berita yang sama seperti yang dikutip dikatakan juga bahwa anak muda Palestina suka sama makanan AS.

    Sepertinya lebih ke kedewasaan bertindak sih. Bisa memilah mana yang salah dan yang benar, nggak pukul rata semua dari barat itu musuh.

  10. Btw, PNS di Palestina itu gajinya dari sumbangan PBB, US dan Israel

    KALAUPUN benar begitu….. memangnya kenapa? dengan membayar (baca menyumbang untuk gaji) tidak membuatmu memiliki hak atas mereka kan… kalau memang gak mau nyumbang ya gak usah😛

  11. Emang cewek Israel cakep2?

    SIlakan lihat ini dan ini😎

    Tapi saya masih setia sama Nihon-jin😳
    *nonton JAV*

  12. ckckck…
    *nonton pertarungan dnial vs mardun:mrgreen: *

    saya nggak setuju sama boikot2an tapi juga ga setuju ma invasi israel ke gaza🙂

    *ditendang ke gaza*

  13. saya sebagai pendukung boikot,,
    lebih baik diam karena pernyataan saya nanti menjadi bumerang bagi saya sendiri..

  14. Keknya bener deh cewek2 Israel cakep. Cowok2nya juga cakep :p

  15. itulah masalahnya….

    Abis, katanya Walls juga product Yahudi sih….

    *sigh*

  16. @mardun
    Ya nggak gitu…
    Cuman kalau memang mau serius merdeka, ikatan2 itu harus dilepas dulu dong…
    Akhirnya gara2 perang gajinya tersendat, dan moral penduduk rendah. Kalau mau serius perang harus punya sumber dana yang mendukung perang mereka. Jangan masih tergantung sama UN dan Israel trus perang.

    @jensen, lambrtz, wina
    Tertarik.
    *mempertimbangkan kuliah ke Israel, tapi cewek Prancis lebih menarik lagi….*

    @Rukia
    Sama. Tapi aku juga nggak setuju sama roket yang meluncur ke wilayah Israel.

    @abdi

    You have the right to remain silence, anything you say can and will be used against you in the court of law.

    -Miranda Right-
    😛

    @Snowie
    Tapi, pabriknya ada di deket rumahku di Sidoarjo.
    Ganti campina aja, itu produk lokal, yang bikin orang Surabaya.😛

  17. ya itu kan tahapan tahapan menuju kemerdekaan to…. nggak ada kemerdekaan yang instan langsung diraih sepenuhnya Dan…. sama seperti kamu yang masih digaji orang tua tapi perlahan-lahan menuju kemerdekaan (bukan berarti semua perintah orang tua harus dituruti kan?)😛

    kalo memang palestina negara miskin.. apa itu berarti mereka tidak punya hak untuk merdeka? apa orang miskin yang hidupnya masih disantuni tidak boleh punya harga diri? apa karena abah Jun itu yang merancang kurikulum lantas kita harus terima mentah-mentah semua ideologi “sepatuisme” dan “jam malamisme”-nya😛 (walah nyambunge nang abah jun wkwkwkkw)

  18. eh maaf, ngga cuma kamu maksudnya… aku, dan sebagian besar anak muda lain yang masih atau pernah dibiayai ortu maksudnya hehe😛

  19. hetrik sekalian ah…
    ak nggak membela palestina…. cm ya seperti yang kamu inginkan… ak pingin konflik yang dari kita cuma bisa jadi komentator ini (kecuali kita ikut ke sana atau jadi diplomat😛 )mengomentarinya dengan objektif dan mengesampingkan masalah-masalah yang tidak relevan seperti masalah gaji PNS palestina ataupun masalah falsafah ke”Jihad”an yang mengakibatkan klaim bahwa semua muslim wajib membantu palestina😀

  20. Jadi kayak prinsip orang Jawa ya? menang tanpa ngasorake… Menang tanpa merendahkan yang lain.😛

  21. Saya dukung boikot film2 Hollywood!!!!!!!

    “balik nonton bajakan Hollywood. banyakin nonton bajakan pilem amerika supaya mereka rugi nggak punya duit buat dukung Israel!!!!”

  22. Tapi cheeseburgernya diproduksi di Tepi Barat dengan kandungan produk lokal 100% dan dijual oleh perusahaan makanan Palestina tanpa berafiliasi atau franchise dari luar, apalagi AS.

    Berarti namanya saja yang cheeseburger ya ? Kira-kira apa bahasa sononya ya ?😆

  23. @ando-kun
    Wekekekeke………
    Ide bagus, berarti aku sedang memboikot produk Jepang.

    *mendonlot one piece*

    @goldfriend
    Minimal kejunya nggak asli Palestina tapi Italia.😛

    bahasa lolcatnya sih I can haz cheezburger😆

  24. udah pernah nyoba campina, tapi rasanya gak sebanding sama Walls, baik dari kelembutan esnya maupun di komposisi rasa….

    jadi, masih lebih enak Walls.

    Baru kepikiran, sebenarnya boikot itu untuk sementara, OK juga.

    Kalo hadis bahwa orang Muslim itu bagai satu tubuh itu di jalankan maka pasti berhasil.

    Maksudnya gini, Boikot produk amerika dan yahudi untuk sementara waktu. Semua orang Muslim rela berkorban mengorbankan kepentingan pribadi dalam menggunakan produk mereka, coba bayangkan berapa jumlah muslim idonesia dan berapa banyak produk Amerika dan Yahudi menguasai Pasar kebutuhan sehari-hari yang kita konsumsi?

    Nah seandainya semua tidak menggunakan produk Amerikan and Yahudi tersebut dalam kurun waktu tertentu secara kontiniu, maka penjualan akan menyusut dan terjadi kerugian besar-besaran di pihak mereka. yang mengakibatkan, para produser product tersebut menuntut pada pemerintah mereka untuk mengabulkan tuntutan para boikoters. setelah tuntutan terpenuhi, maka boleh kembali mengkonsumsi produk mereka:mrgreen:

    Gemana? apakah terlalu melangit ide nya😛

  25. idenya sih bagus, kalau yang dijadikan patokan sampel manusianya adalah umat muslim (no offense)

    masalahnya kalaupun MISALNYA semua umat islam atau siapapun yang peduli dengan konflik ini mau memboikot, taktik adu domba tersebut tdk akan berhasil…

    karena pada dasarnya… justru terkadang orang yahudi tersebut jauh lebih fanatik dalam beragama (atau boleh dibilang lebih pintar)….. masalah sesepele masalah ekonomi tidak akan membuat mereka saling menuntut…. malah bisa-bisa mereka akan bekerjasama untuk memecahkan masalah produk mereka yang diboikot, bahkan terburuk mereka bisa melancarkan aksi balas dendam yang tidak kalah gilanya😛

    coba aja bandingkan, dari sekian banyak berita konflik antar umat islam, pernahkah kita mendengar konflik antar zionis (walaupun ada biasanya minimal dan gak vital)

  26. @snowie and mardun

    Setelah dicek di wikipedia, langkah Arab untuk memboikot produk Israel, dan menolak bekerjasama dengan perusahaan yang berhubungan dengan Israel memang mempengaruhi laju perdagangan Israel sebesar… eng ing eng… 10%!!!

    Dan langkah itu digadang2 sebagai langkah sukses!!!!
    Nggak signifikan.

    Kalau di Indonesia, langkah bokiot, seperti yang dibahas di posting argumen kontraku, akan memukul industri kita sendiri. KFC, Texas, dan McD di Jakarta mendapat suplai ayam dari industri peternakan di Jawa Barat (Sukabumi, Karawang, Garut, dll) kalau kita boikot (dan berhasil) bisa bayangkan nggak efeknya ke para peternak itu?

    Kalau boikot Coca-cola, pabriknya di Pasuruan jeh (dan temanku kerja di sana juga), bayangkan PHK yang terjadi di sana kalau penjualannya menurun. Produk P&G, lihat di labelnya, dimana sampo itu diproduksi? Indonesia kan?

    Mau boikot atau bunuh diri ekonomi?

    Kalau Arab memang nggak punya pabrik di sana mereka bisa aja seenak udelnya boikot, di Indonesia beda kasus, pabriknya di sini jeh…

  27. Halah pake salah ketik lagi😀

  28. @dnial
    Bukannya seperti usul saya diatas, dengan mengkonsumsi bajakan produk mereka bisa menurunkan omset secara signifikan? Karena itu belilah KFC (Kang asep Fried Chicken), McD (roti Mak Didi), dll. Mengenai Coca Cola bikin aja produk bajakannya Opiuma Cola, dan pekerja di pabrik pasuruan bisa ditransfer kerja di sana.
    Mungkin yang perlu diperbaiki adalah kualitas bajakannya😛

  29. ah, Indonesia ku….. Masih selalu bergantung dengan negara lain.

    *bersabar dan berusaha tabah pluz menerima kenyataan*

    ~ life is so complicated

  30. *ngeliat komennya Ando-kun*
    Waduh, gimana2 malah kita yg rugi ya…
    Kalo gitu kita buat aja produk lokal yg kualitasnya ga kalah ama produk luar, jadi kita ga butuh produk luar lagi!
    *ngomongnya gampang, ngelakuinnya susah ya… Ahaha*

  31. saya sih lebih suka cewek produk asia. asia timur, lebih tepatnya😛

  32. @ando-kun, snowie, reina

    ah, Indonesia ku….. Masih selalu bergantung dengan negara lain.

    Maybe yes maybe no.😛

    Belajar saja soal mikroekonomi. Sepertinya setiap negara memang harus bergantung pada negara lain. aku pikir itu caranya menciptakan perdamaian dunia. Jika setiap negara saling bergantung, maka menyerang negara lain berarti bunuh diri nasional. Karena agresor akan dikutuk semua negara karena merusak status quo.

    Uni Eropa adalah contoh yang paling bagus. Mereka saling tergantung dan mengkaitkan ekonomi. Satu bersin yang lain kena, jadi kalau satu negara sakit, yang lain langsung membantu (g mesti duit sih).

    Tapi ekonomi saja nggak cukup sih… Kalau fokus ekonomi saja yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin.

    Tapi itu kayaknya utopia😦

  33. Tidak suka boikot yang plin plan😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: