Tentang Macet dan Manusia Jakarta

Manusia Jakarta akrab dengan macet, berdansa dengan kemacetan, mengitarinya, menembusnya, menerimanya dengan pasrah dan mengutukinya. Macet juga alasan yang paling masuk akal bagi manusia Jakarta saat telat datang janjian. Macet itu seperti wanita, misterius, susah ditebak, datang ketika tidak diharapkan, dan menyebalkan.

Mari kita dengarkan beberapa snippet dari manusia Jakarta yang berdansa di kemacetan.

Snippet 1 :

A : Kamu dimana ?
B : Di jalan, udah deket,  tinggal satu kilo lagi.

B pasrah memandang kemacetan padat di ruas Sudirman. Satu kilo = setengah jam lagi.*

Snippet 2 :

A : Kamu dimana ?
B : Udah di jalan nih.
C : Bohong itu…masih makan juga.

*B dan C sedang makan di foodcourt kantor.*

Snippet 3 :
A menerima sms dari B dengan tulisan “Aku sudah nyampek di EX”, A yang di jalan langsung ngebut melintasi Thamrin dan sampai ke EX.
Lalu menghabiskan waktu setengah jam menunggu B.

Snippet 4 :

A : Kamu dimana ? Sudah ditungguin anak-anak di kampus ini !
B : Sek, tunggu sebentar… macet ini !

*B melupakan satu fakta kecil, dia sedang ada di Surabaya di hari Minggu.*

Snippet 5 :

A : Dari kantormu sampek Semanggi butuh berapa lama sih ?
B : Tergantung. Bisa 15 menit, setengah jam, dua jam juga bisa.

Kata orang sih, “Sapa suruh datang Jakarta.”

PS :  Snippet diambil dari kejadian sehari-hari. Beberapa dari teman, beberapa dari pengalaman pribadi.

About dnial

You don't see anything You don't hear anything You don't know anything Move along and pretend nothing happen

Posted on 11 Maret, 2009, in experience, jayus, joke, life. Bookmark the permalink. 11 Komentar.

  1. Lupa satu detail kecil…
    Biasanya pake lu-gue bukan aku-kamu😛

  2. Yg kedua, bukan cm org Jakarta aku jg sering gt kok😛

  3. Mulane aku wegah urbanisasi menyang Jakarta:mrgreen:

  4. akhirnya saya meninggalkan Jakarta.🙂 mungkin saya bisa mati muda kalau masih di jakarta…. umur dihabiskan di jalan…😐

  5. PS Extra: snippet 1-5 bisa dikatakan juga dari pengalaman pribadi, terlihat dari dialek snippet yang surabaya banget.. sek… sek…:mrgreen:

  6. Snippet 6

    C: Ayo cepetan rene, wis dienteni
    D: sik sik, sik macet iki
    C: lah kowe kan mlaku, opo hubungane karo macet
    D: enak ae nonton sambil ngumpulin bahan buat Blogku

    D, seperti biasa, bisa ditebak orangnya😛

  7. Saya malah masih ngimpi bisa hidup di Jakarta…🙂

  8. @takodok
    *Catat dalam list alasan yang tidak dipercayai*

    @lambrtz, goldfriend, jensen99
    Jakarta dengan segala kemacetannya tetap menarik.

    @mardun
    D = Dunmar maneh?

  9. sudahlah Dan… dont run away from your own name… face it, you’re a Jedi😛

  10. Macet kek wanita, berarti kamu suka donk wekekeke

  11. satu kata….ANCOK!!!, penglaman pribadi, jek tas wingi… kampret!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: