File Deletion from Dummies

Pertanyaan sederhana: apa yang terjadi jika kita menghapus file:
a. OS akan menghapus file dengan mereset semua bit jadi 0.
b. file akan dikirim ke recycle bin.
c. Nama file akan dihapus dari sistem dan fragmen yang ditempati file akan di-flag sebagai free tapi datanya tidak benar-benar dihapus.

Jawabannya adalah : c

Ini ilustrasinya,

Bayangkan hardiskmu (atau media penyimpanan lain) sebagai sebuah perpustakaan yang sangat besar. Setiap buku(file) yang masuk akan dicatat dalam indeks di rak mana buku itu ditempatkan. Indeks ini dalam bahasa komputernya disebut FAT (File Allocation Table).

Misal, sebuah buku(file) “WP for Dummies” sudah ingin dihapus apa yang dilakukan oleh petugas perpustakaan (komputer)?

Daripada menghabiskan waktu untuk mencari buku dan membuangnya, petugas perpustakaan hanya akan menghapus indeks buku “WP For Dummies” dan menganggap rak yang ditempati buku itu kosong, sudah selesai.

Jika ada buku lain misal, “Idiot Guide to Blog” maka buku itu akan ditaruh di rak buku “WP For Dummies” dan didaftarkan rak-nya di indeks. Lha buku yang lama gimana? Ditimpa.

Karena itulah, menghapus satu file berukuran besar lebih cepat dari banyak file yang ukurannya kecil.

Berarti jika file yang tidak sengaja dihapus masih bisa diselamatkan ?

Tergantung. Selama datanya belum ditumpuki, bisa.

Inilah sumber kebocoran yang seringkali tidak disadari. Banyak pengguna hape yang menjual hapenya, sebelum menjual mereka menghapus data penting dan merasa semua baik-baik saja. Padahal, jika hanya mengosongkan memori saja, data itu masih bisa diselamatkan. Thus, beredarnya video 3gp di Internet dari orang-orang yang merasa sudah menghapusnya atau bocornya data penting dari pemerintahan.

Terus bagaimana caranya agar data itu tidak bisa diselamatkan ?

Ada beberapa cara :
1.    Hancukan memori/harddisknya.
2.    Dengan utility yang disebut file wipe. File yang dihapus akan ditumpuki sehingga tidak bisa diselamatkan lagi.

3.    Setelah menghapus semua data, tumpuki dengan file-file lain (sebaiknya data yang nggak penting) sampai disk penuh, lalu hapus file-file itu.

Itu kan kalau kita ingin benar-benar dihapus, gimana cara untuk menyelamatkan file yang tidak sengaja terhapus ?
Ada sebuah utility yang disebut Undelete yang bisa menyelamatkan file yang terhapus.

Bagaimana dengan format?

Sama saja, memformat suatu disk tidak benar-benar menghapus seluruh file. Ilustrasinya dengan memformat disk, indeks dari perpustakaan tadi dibuang seluruhnya sehingga perpustakaan bisa dianggap kosong, tapi buku-bukunya tidak dibuang.

Ada utility yang disebut unformat untuk menyelamatkan data dari disk yang terformat.

Kamu tahu darimana?

Saat SD aku sering main-main dengan utility ini (PC Tools dan Norton Utility) di DOS. Aku kira metode penghapusan file sudah berubah dengan Windows yang mengenalkan recycle bin pada Windows 95, ternyata masih sama seperti belasan tahun lalu (Damn! I feel old).

Sekarang kamu mengetahui satu dua hal dari proses file deletion.

tl;dr

Saat menghapus file, komputer tidak benar-benar menghapusnya sehingga data dari file yang terhapus masih bisa diselamatkan. Termasuk saat kita memformat file.

Untuk menyelamatkan file yang terhapus kita bisa menggunakan utility file undelete, untuk disk yang terformat dengan unformater.

Untuk memastikan data tidak bisa diselamatkan ada beberapa cara:
1.    Hancukan memori/harddisknya.
2.    Dengan utility yang disebut file wipe. File yang dihapus akan ditumpuki sehingga tidak bisa diselamatkan lagi.
3.    Setelah menghapus semua data, tumpuki dengan file-file lain (sebaiknya data yang nggak penting) sampai disk penuh, lalu hapus file-file itu.

Update menjawab pertanyaannya Aris.

Dari sini.

In computing, format is a command-line utility included in DOS, OS/2 and Microsoft Windows operating systems. The command is used to perform the following actions on magnetic media:

  1. The boot record is placed in the location specified by the partition table.
  2. The FAT entries are cleared by changing them to 0x00.
  3. The root directory is cleared out by changing any values found to 0x00.
  4. Format then checks each cluster to see if it is good or bad and marks it in the FAT.

Unless you are using this command on a floppy disk and are using the /U switch, the data area is untouched. Data previously written to the media is still intact until it is overwritten when the cluster is reassigned to new data.

Kalau liat dari keterangan itu, format tidak mengubah menghapus data. Untuk menghapus pakai opsi /U.

Sekian.

About dnial

You don't see anything You don't hear anything You don't know anything Move along and pretend nothing happen

Posted on 27 Maret, 2009, in life. Bookmark the permalink. 9 Komentar.

  1. Forgiving does not erase the bitter past. A healed memory is not a deleted memory. Instead, forgiving what we cannot forget creates a new way to remember. We change the memory of our past into a hope for our future.

    Lewis B. Smedes

  2. Kalau di Citibank, untuk memastikan hard-disknya diformat secara benar, ada prosedur format minimal 7x secara langsung berturut2. Kira2 kalo diformat2 terus 7x tanpa ditumpuki data emang bisa hilang ya?

  3. Kalau aku inget dengan benar sih tidak ngaruh. Aku dewe nggak seberapa ngeh sama format itu, tapi kalau quick format cuman FAT-nya aja dikosongi, datanya nggak dihapus. Dan setahuku utiity unformat jaman jebot dulu bisa ngerestore nggak peduli berapa kali diformat asal belum ditumpuki.

    Kalau nggak mau bisa direstore, lebih aman di-wipe sih. Cukup sekali. Pernah mbaca artikel di Internet kalau ngewipe sekali kesempatan bisa merestore cuman 0.97%.

    Tapi, lebih aman cari lagi deh… itu cuman ingatanku.

  4. Pernah pengalaman menghapus memory hp agar 3gp nya ilang ta Dan? hehehe… bener juga sih, kasihan juga ama tokoh2 3gp yang tidak menyadari kalau jeroannya sudah ditonton banyak orang termasuk sayah.. hehe…

  5. Kalo suruh ngehapus ya diamanku dulu, Lih.
    I’m not a saint.😈

  6. IT banget, ga ngerti deh aku

  7. Sudah banyak kan, aplikasi2 swasta gratisan yang bisa dipake tuk hapus total file dari kompie? Saya sendiri belum pernah pakai sih, soalnya kompie pake sendiri, gak ada orang lain yang utak-atik, jadi delet biasa saja cukuplah.:mrgreen:

  8. @winadahlan
    Baca pelan2 deh… terutama bagian tl;dr.

    @jensen
    Ada banyak memang. Biasanya menggolongkan diri dalam utility file wipe.
    Kan aku ngasih alternatif kalau nggak punya file wiper.😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: