Tentang Curhat

“A secret shared is a trust formed.”

Jedi Fortune Cookies

Sedang curhat

Setelah berbagai siklus curhat, tiba-tiba aku kepikiran untuk bikin sebuah post untuk membahas curhat.

Menurut salah satu sumber terpercaya, curhat adalah berbagi keluh kesah, berbagi beban hidup yang semakin menghimpit jiwa. Sumber itu pula membagi curhat menjadi 2 tipe: curhat ala cewek dan curhat ala cowok. To be fair, kedua kategori ini tidak gender spesifik, hanya menyesuaikan stereotype yang beredar di masyarakat (bahasane!).

Curhat ala Cewek

Curhat ala cewek bertujuan untuk membagi beban yang menghimpit hati, membagi rahasia atau bercerita tentang kehidupan pencurhat. Dalam curhat ini tidak diperlukan adanya tukar pikiran. Tercurhat cukup merespon dengan iya, ya, aku mengerti, kasihan juga ya, dlsb. Dalam curhat jenis ini, pemberian saran hanya akan membuat pencurhat merasa sebal dan mungkin meninggalkan tercurhat dengan dongkol dan tidak akan curhat lagi karena menganggap tercurhat tidak sensitif.

Di sisi lain, tercurhat juga akan merasa depresi karena harus mendengarkan keluh kesah berkepanjangan tanpa bisa merespon selain ya, iya, aku mengerti, kasihan juga ya. In a way, kalau kita sebagai tercurhat ingin agar pencurhat tidak curhat lagi ke kita silahkan kasih saran membangun.😛

Curhat ala cowok

Curhat ala cowok ini berbeda dengan tipe curhat pertama, di sini tujuan dari curhat adalah menyelesaikan masalah atau setidaknya mendapat second opinion dari masalah yang dihadapi pencurhat. Dalam curhat ini tukar pikiran sangat disarankan. Respon “ya, iya, aku mengerti, kasihan juga ya” tanpa pemberian saran hanya membuat pencurhat dongkol dan menganggap tercurhat dungu dan bodoh.

Di curhat jenis ini, tercurhat akan merasa dihargai karena dimintai pendapat, kecuali jika seharusnya pendapat itu pendapat profesional yang diminta pencurhat dengan gratis karena teman, atau pendapatnya ternyata disepelekan oleh pencurhat.

Pembedaan

Karena kedua curhat ini sangat berbeda penanganannya, sebagai pencurhat kudu bisa memberikan kejelasan apa ekspektasi yang diharapkan dari sesi curhat ini, atau tercurhat harus pandai-pandai membaca situasi apakah pencurhat melakukan curhat tipe cowok atau cewek.

Menurut sumber yang dapat dipercaya, biasanya kalau cewek yang curhat didengerin dulu sesuai tipe curhat cewek, jika di akhir minta pendapat berarti ya berubah ke tipe curhat cowok. Kelemahan pembacaan ini adalah jika di tengah-tengah sesi curhat tercurhat menjadi bosan dan tidak memperhatikan materi curhat maka solusi yang ditawarkan mentah dan tidak optimal.

Isu dalam Curhat

Dalam dunia curhat-mencurhat ada istilahnya sombong terselubung. Hal ini terjadi karena perbedaan persepsi dari kedua belah pihak tentang masalah. Hal ini diungkapkan dengan kata pepatah, “Problem I’d like to have.”

Misal, pencurhat punya masalah, “ada 2 cewek yang lagi suka sama aku, aku bingung milih yang mana, minta saran dong…” sementara tercurhat jomblo. Atau curhat, “Aku ini bingung duit tabungan 100 juta ini mau dibeliin mobil atau rumah ya?” Harap berhati-hati karena curhat macam itu bisa membuat pencurhat dipentungi.

Isu kedua dalam dunia pencurhatan adalah curcol (Curhat Colongan) atau curbung (Curhat Terselubung), hal ini adalah saat pencurhat melakukan curhat secara diam-diam atau saat curhatan dilakukan secara tidak sengaja. Masih tidak ada ketentuan yang mengikat apakah cuhat jenis ini masuk dalam perjanjian rahasia curhat, karena seringkali dilakukan di depan umum.

Isu ketiga adalah curhat pinjam nama, dalam hal ini pencurhat seakan-akan menceritakan orang lain dalam curhatnya padahal dirinya yang dimaksud. Biasanya hal ini dilakukan karena pencurhat malu dengan isi curhatnya. Dalam hal ini, jika tercurhat memahami bahwa cerita tersebut hanyalah pinjam nama maka kerahasiaan curhat harus dijaga.

Kesimpulan

Curhat pada dasarnya adalah memberi kepercayaan, jadi biasanya kerahasiaan dijunjung tinggi dalam dunia pencurhatan. Kebocoran rahasia curhat atau yang biasa disebut dengan istilah “Ember Bocor” sangat dibenci di dunia pencurhatan dan diancam dengan sanksi yang berat, selamanya tidak dipercaya.

Bila ada yang ingin ditambahkan silahkan di kolom komentar.

Term yang digunakan:

pencurhat: Orang yang melakukan curhat.

tercurhat: Korban harus menampung curhat.

Sumber gambar:

Tood Williams Fine Art

Narasumber:

Mbak Mizzy.

About dnial

You don't see anything You don't hear anything You don't know anything Move along and pretend nothing happen

Posted on 7 Maret, 2010, in life. Bookmark the permalink. 12 Komentar.

  1. Trust in your friends, and they’ll have reason to trust in you

    Jedi Fortune Cookies

  2. Hmm, jadi inget pernah juga dicurhati oleh orang yang tak dikenal di bis. Tiba-tiba ngajak ngobrol dan curhat panjang bener😆. Ini termasuk curhat apa ya (thinking)… kalau dari repons saya sih, saya kasih respons angguk-angguk dan iyah-iyah, toh orang asing gituh ga enak kalau terlalu mencampuri urusan pribadinya😕.. entahlah😆

    *curcol di blog orang*

  3. jadi, abis dicurhatio siapa ceritanya?😛

  4. Yth Bung dnial,

    Perkenalkan, nama saya lambrtz. Terus terang saya punya masalah dengan muka saya yang terlalu tampan. Takutnya, kalau ke mall atau tempat-tempat yang ramai, saya bakal dikerubungi wanita-wanita, dari anak SD ingusan, cewek-cewek abegeh nan alay sampai tante-tante jablay. Saya ga enak sama pacar saya nih; kalau dia jadi sering cemburu kan saya yang repot juga Bung. Enaknya bagaimana ya?

    Demikian curhat saya Bung. Terima kasih sebelumnya.

    Salam,
    lambrtz

  5. @mizzy
    Itu curcolbung -> Curhat colongan bersambung.😛

    @Takodok
    Lebih tepatnya, habis curhat ke nona Mizzy tentang masalah pelik.😛

  6. 😆

    On a more serious note, I think you forget to put the vicious circle of curhat, no?😕

  7. @lambrtz
    Saya senang anda curhat ke saya. Bangsal RSJ bagian Halusinasi itu di bagian sana, mas Lambrtz. Terus belok kanan. Di sana anda akan mendapat penanganan yang tepat. Sekian terimakasih.😛

  8. Jadi keingetan beberapa waktu yang lalu ada perempuan yang curhat lewat sms gara-gara sms pertamanya salah nomer (doh)

  9. Yah, dengerin orang curhat itung2 sebagai amal baik…😀
    Yang penting si pencurhat udah plong krn udah mengutarakan isi hatinya. Bagus lah kalo kita bisa ngasih saran…🙂

  10. *sering jadi tong sampah*
    saya ga masalah sih jadi tempat curhat melulu, tapi paling ngeselin kalo ngeladenin orang yang sombong terselubung, rasanya pengen tak bejek2 sampe lenyek tuh orang. atau ngeladenin orang curhat yang minta saran tapi begitu dikasih saran malah ngeyel plus ngomel-ngomel.😐

    *lha kok malah curcol*
    *dipentung*

  11. @Asop
    Ndak selalu harus ngasih saran, kan :p

    @Rukia
    Sabar ya mbak…
    >:D<
    Sini.. mau curhat? :p

  12. curhat cewek ama curhat cowok kok beda banget ya :p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: