Pelajaran Hidup dari Supir Taksi

Hari ini aku dan beberapa teman2ku makan siang di luar. Kita milih naik taksi aja biar nggak ribet. Dan kita berbincang2 dengan supir taksi ini. Namanya Saman kalau nggak salah.

Perbincangan mulai dari basa-basi singkat tentang berapa rit hari ini, dan pernah ngangkut artis atau enggak. Sang supir pun mulai bercerita tentang artis jaman dulu, Lidya Kandou, Eva Arnaz. Ketahuan sekali angkatannya.

Nah, pembicaraan mulai menarik saat kita bicara soal rejeki. Pelajaran dari supir taksi ini menarik. “Saya ini hidupnya bebas. Nggak masalah besok mau tsunami atau banjir” dia melanjutkan, “Hidup jadi supir taksi itu enak. Nanti saya mau ke Ragunan, rokokan samsu di bawah pohon. Uenake…”

Dia juga melanjutkan, “Tapi nanti rejeki datang sendiri. Kemarin saya bosen trus pergi ke ancol. Kan masuk tinggal dadah2 ke tukang parkir. Trus markir mobil di pinggir pantai, bersihkan semua, trus dikunci semua mobilnya, cari pohon kelapa, duduk, baca koran. Nikmatnya hidup…”

“Nah ntar rejeki datang sendiri. Ada anak2 muda yang lagi pacaran. Tinggal ditanya, Mau kemana, neng? Sunter… ah lagi istirahat. Tapi kalau ngomongnya Tangerang, langsung deh.” Supir taksi sial… :))

Pembicaraan selesai saat kita sampai ke kantor. Supir taksi memang menyenangkan untuk diajak ngobrol. Banyak pelajaran bisa dipetik.

Kehidupan itu selalu bisa dinikmati. Kehidupan sederhana seperti sang supir taksi ini pun menarik, dan bahagia. Selalu tersenyum dan tertawa. Yang penting bukan menumpuk harta, tapi apakah hidup bisa dinikmati.

Sudahkan anda tersenyum dan tertawa hari ini?

About dnial

You don't see anything You don't hear anything You don't know anything Move along and pretend nothing happen

Posted on 29 Maret, 2011, in experience, life, small talk and tagged . Bookmark the permalink. 10 Komentar.

  1. Happiness depends, as Nature shows,
    Less on exterior things than most suppose.”

    William Cowper

  2. jadi… berminat alih profesi, dan?

  3. Mau jadi supir taksi om :D?

  4. Syukurlah kalo memang supirnya enak diajak ngobrol…😀
    Kalo lagi sial, dapet taksinya yang bersupir jutek.😐

  5. Lha terus sing jaremu pelajaran banyak untuk dipetik iku endi? =))

  6. @oelpha and @alief
    Saya ndak bisa nyetir. :((

    @Asop
    Kapan hari malah udah jutek, bau rokok lagi. :))

    @galihsatria
    Di ending kan onok lih… (taser)

  7. belajar tentang hidup bisa dari mana aja, termasuk supir taxi, bahkan anak kecil pun bisa memberi kita pelajaran tentang hidup🙂
    selamat berhari selasa😉

  8. Sudahkan anda tersenyum dan tertawa hari ini?

    Wah ga bisa e Om. Saya terlalu sibuk mengisi hari-hari saya dengan kegalauan.😆 *shotgun*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: