Arsip Blog

Pelajaran Hari ini(2) – Artis berpolitik

Habis mbaca ini.

Rachel Mariam bilang kalau “Politik dan Seni Peran Tidak Berbeda Jauh”.

Maybe she’s right. Well, infact she is absoulutely right, women as pretty as her never wrong. 😀

Toh politikus sama artis sama-sama bermain peran. Sama-sama bersandiwara, artis untuk main film, sedang anggota DPR agar nampak seolah-olah apa yang mereka lakukan untuk rakyat. Sama-sama harus berlatih skrip, satu untuk dialog di film, satu lagi untuk pidato agar dipilih rakyat.

So, artis jadi anggota DPR? Kenapa tidak. Toh mereka lebih fotogenik dan punya kamera face. Dan kalau tidur lebih cakep dari anggota DPR yang tua-tua.

Oh ya, setidaknya, kalau jalan2 ke luar negeri artis lebih transparan. Mereka harus laporan ke wartawan infotaiment kesayangan mereka. Jadi nggak ada ceritanya anggota DPR ngakunye ke Cirebon, tapi aslinya Cirebon cabang Perancis, karena kalo artis pasti ketahuan, mereka pasti masuk Infotaiment kalo ke dinas luar negeri.

Instead my pragmatism, now you know why I choose abstain on the next election.

But really, If you want to choose, my advice is choose those artist. I rather choose dumb people than corrupted liars. Law, politics, and state administration can be learn, honesty never.