Arsip Blog

Tentang Laskar Pelangi dan Film Indonesia

Ah.. review tentang film Laskar Pelangi sudah bisa kamu lihat di berbagai blog atau website di Internet. Aku hanya membagi pengalaman saat menonton film ini, dengan gaya ala ngupingjakarta.

Ibu : Ayo cepet ngantri masuk bioskop, nanti nggak kebagian tempat duduk.
Didengar oleh seorang pengunjung bioskop yang langsung memeriksa tiketnya.

Keanehan saat aku nonton Laskar Pelangi di Royal Plaza, Surabaya adalah timbulnya antrian untuk masuk ke studio. Antrian itu membuatku tersenyum karena peristiwa aneh di atas, dan ini :

Johny[1] : Bu, permisi mau masuk ke studio dulu.
Ibu : Kamu itu, kok maen serobot aja. Antri dong!
Johny : Tapi, saya yang mbawa filmnya, bu!
Didengar oleh seorang pengunjung yang tiba2 merasa Johny layak mendapat THR besar.

Bukan maksudku bersikap sok cerdas terhadap banyak ibu2, bapak2 atau orang yang memang bukan pecinta film dan pada akhirnya membuat pengalaman nonton Laskar Pelangi jadi berwarna, bahkan sebelum filmnya dimulai. Bahkan itu adalah nilai tambah film ini. Mirip dengan Ayat2 Cinta yang bisa membawa ibu2 pengajian ke bioskop, Laskar Pelangi membawa banyak orang2 yang tidak biasa nonton bioskop jadi nonton, dan itu sangat bagus.

Kontras dengan film2 yang-entah-apa-ceritanya yang juga diputar di saat yang sama, Laskar Pelangi membawa banyak penonton. Aku beli tiket jam 11 (sekitar setengah jam setelah buka), dan hanya menemukan kursi untuk pertunjukkan kedua. Hari sebelumnya aku mau nonton di CiTO dan harus diurungkan karena hanya tiket jam 9 malam yang tersisa (aku ke sana jam 12-an).

Hal ini seharusnya memberitahu rumah2 produksi sesuatu, buatlah film yang khas, berbeda dengan pasar, dan kamu akan mendapat banyak pengunjung. Ikutlah tren, dan kamu akan biasa2 saja. Saranku, mulailah membuat film yang khas yang berbeda dari yang lain. Buku Gajahmada-nya LKH atau Bumi Manusia-nya Pramudya bisa dijadikan referensi untuk the next big thing.

NB :
[1] Nama Johny diambil dari nama pengantar film dari Film “Janji Johny” yang namanya Johny.

Iklan