Arsip Blog

UMR Buruh dan Lapangan Kerja – Esai Sok Pintar

Beberapa hari terakhir beberapa tempat di Indonesia diramaikan dengan aksi demo buruh. Di Jakarta aksi ini memacetkan jalanan sekitar Bundaran HI dan saat aku berlibur ke Surabaya, bunderan Waru juga diramaikan dengan buruh yang bersiap konvoi ke kantor Gubernur Jatim untuk demo UMR juga.

Jadi, apa sih yang dituntut buruh?

Para buruh berdemo untuk menuntut peningkatan upah minimum. Di Jakarta nilai yang mereka tuntut 2,7 juta/bulan dan di Jawa Timur 2,2 juta/bulan.

Hanya ada satu kata: Wow!

Karena ternyata gaji adikku yg freshgrad tidak sebesar itu.

Kabar baiknya, gaji adikku bakal naik, kabar buruknya adik2 yang lain yang sedang mencari pekerjaan akan lebih susah mencari kerja.

Kok bisa?

Read the rest of this entry

Iklan

Garuda di Dadaku, Pemilu besok, DPT kacau.

Let’s sing!

Ayo putra bangsa
Harumkan negeri ini
Jadikan kita bangga
Indonesia

Jayalah negaraku
Tanah air tercinta
Indonesia raya
Jayalah negaraku
Tanah air tercinta
Indonesia raya

Reff :
Garuda di dadaku
Garuda kebanggaanku
Ku yakin hari ini pasti menang..
Kobarkan semangatmu
Tunjukkan keinginanmu
Ku yakin hari ini pasti menang..

-= Garuda Di Dadaku – Netral =-

Lanjutkan dengan pro rakyat, Lebih cepat lebih baik! Serahkan pada ahlinya! Bersama kita bisa! Yes We Can! 😛

Selamat Memilih!

Selamat memilih! Pilih yang bener ya… Jangan golput seperti saya. Kasihan para caleg yang sudah mengeluarkan dana milyaran untuk mengotori jalanan dengan poster narsis mereka.

Ingat! Pilihan anda, masa depan mereka. Pilih calon koruptor favorit anda!

Karena merekalah yang akan mewakili anda di parlemen, merekalah yang akan meneruskan mimpi-mimpi anda di ruang sidang. Jangan lupa bangunkan saat sidang selesai ya…

Merekalah yang juga akan mewakili Indonesia di luar negeri, dengan belanja habis-habisan dan telat saat rapat penting dengan diplomat luar negeri. Namanya… studi banding, membandingkan harga Versace dan Gucci di Indonesia dengan di Italia.

Pintu merekalah yang akan terbuka lebar di parlemen, dan jangan khawatir jika kantor mereka kosong saat anda datang. Mereka mungkin sedang sibuk merencanakan masa depan bangsa dengan sekretaris mereka di kamar hotel.

Mereka juga akan bekerja hingga larut malam. Demi masa depan anda! Bertemu dengan para pengusaha kaya untuk menegosiasikan apa yang terbaik bagi anda. Uang di koper itu hanya bonus…

Mereka akan yang bertaruh nyawa, hidup bahkan harga diri, kejujuran dan integritas mereka demi bangsa. Mereka rela mendapat gaji banyak dan mengkorupsi lebih banyak lagi untuk meneruskan mimpi-mimpi anda.

Pilih sekarang! Karena besok, pilihan anda adalah statistik.

Apakah DPR pilihanmu lebih baik dari DPR pilihanku 5 tahun lalu?

Selamat memilih! Welcome to reality!

Tentang Iklan Politik

Q: Apa yang terjadi dengan sepatu kanan yang dilempar oleh SBY di tengah Laut Jawa dengan sudut 60 derajat?
A: Akan dipastikan oleh PDI-P sampai kepada yang berhak
– Sebuah guyonan di status FB-nya Galih BK (Bukan Kahima) kira-kira gitu skripnya-

Pernah lihat iklan PDI-P tentang BLT yang dikejam banyak orang karena terdengar munafik? Pernah dong… sering di TV kok…

Iklan itu dikecam karena menunjukkan kemunafikan PDI-P karena sehari sebelumnya Megawati secara terbuka mengecam BLT dalam kampanye dan selalu diulang-ulang dalam setiap kesempatan.

Benarkah PDI-P munafik? Read the rest of this entry

Pelajaran Hari ini(2) – Artis berpolitik

Habis mbaca ini.

Rachel Mariam bilang kalau “Politik dan Seni Peran Tidak Berbeda Jauh”.

Maybe she’s right. Well, infact she is absoulutely right, women as pretty as her never wrong. 😀

Toh politikus sama artis sama-sama bermain peran. Sama-sama bersandiwara, artis untuk main film, sedang anggota DPR agar nampak seolah-olah apa yang mereka lakukan untuk rakyat. Sama-sama harus berlatih skrip, satu untuk dialog di film, satu lagi untuk pidato agar dipilih rakyat.

So, artis jadi anggota DPR? Kenapa tidak. Toh mereka lebih fotogenik dan punya kamera face. Dan kalau tidur lebih cakep dari anggota DPR yang tua-tua.

Oh ya, setidaknya, kalau jalan2 ke luar negeri artis lebih transparan. Mereka harus laporan ke wartawan infotaiment kesayangan mereka. Jadi nggak ada ceritanya anggota DPR ngakunye ke Cirebon, tapi aslinya Cirebon cabang Perancis, karena kalo artis pasti ketahuan, mereka pasti masuk Infotaiment kalo ke dinas luar negeri.

Instead my pragmatism, now you know why I choose abstain on the next election.

But really, If you want to choose, my advice is choose those artist. I rather choose dumb people than corrupted liars. Law, politics, and state administration can be learn, honesty never.