Arsip Blog

Menkominfo malu, saya juga malu pak!

Berita dari Detik mengabarkan bahwa Menkominfo kita yang baru malu karena Indonesia terkenal karena memuncaki akses pornografi di Internet. Detik mengutip:

“Saya malu mendengar Indonesia karena terkenal dalam mengakses pornografi,” sesalnya di hadapan para audiens.

Saya sepakat pak Menteri! Kali ini saya sepakat dengan anda. Read the rest of this entry

Selamat Memilih!

Selamat memilih! Pilih yang bener ya… Jangan golput seperti saya. Kasihan para caleg yang sudah mengeluarkan dana milyaran untuk mengotori jalanan dengan poster narsis mereka.

Ingat! Pilihan anda, masa depan mereka. Pilih calon koruptor favorit anda!

Karena merekalah yang akan mewakili anda di parlemen, merekalah yang akan meneruskan mimpi-mimpi anda di ruang sidang. Jangan lupa bangunkan saat sidang selesai ya…

Merekalah yang juga akan mewakili Indonesia di luar negeri, dengan belanja habis-habisan dan telat saat rapat penting dengan diplomat luar negeri. Namanya… studi banding, membandingkan harga Versace dan Gucci di Indonesia dengan di Italia.

Pintu merekalah yang akan terbuka lebar di parlemen, dan jangan khawatir jika kantor mereka kosong saat anda datang. Mereka mungkin sedang sibuk merencanakan masa depan bangsa dengan sekretaris mereka di kamar hotel.

Mereka juga akan bekerja hingga larut malam. Demi masa depan anda! Bertemu dengan para pengusaha kaya untuk menegosiasikan apa yang terbaik bagi anda. Uang di koper itu hanya bonus…

Mereka akan yang bertaruh nyawa, hidup bahkan harga diri, kejujuran dan integritas mereka demi bangsa. Mereka rela mendapat gaji banyak dan mengkorupsi lebih banyak lagi untuk meneruskan mimpi-mimpi anda.

Pilih sekarang! Karena besok, pilihan anda adalah statistik.

Apakah DPR pilihanmu lebih baik dari DPR pilihanku 5 tahun lalu?

Selamat memilih! Welcome to reality!

Tentang pengrusakan kantor PGI

Satpol PP menyerbu kantor PGI beberapa waktu yang lalu. Menurut kabar di koran, dan yang aku tonton di TV, hal ini karena ada mahasiswa yang nempel spanduk anti penertiban PKL, spanduknya dicopot satpol PP, mahasiswa marah dan melempari satpol PP, satpol PP berang dan menyerang mahasiswa, lalu mahasiswa bersembunyi di kantor PGI.

Intinya, masalahnya adalah satpol PP dengan mahasiswa GMKI, trus satpol PP nyerang PGI yang “menyembunyikan” mereka.

Lalu apa pendapat wapres kita tercinta soal ini?

PGI harus mengadakan silaturahmi. Agar kerukunan umat beragama terjaga.

Wow! Ide yang bagus pak Wapres.

Kerukunan beragama dapat diwujudkan salah satunya dengan tidak memberi sanksi pada aparat Satpol PP yang melakukan pelanggaran (menyerang properti pribadi, melakukan pengerusakan, dll) dan sang korban pengerusakan diharapkan bersilaturahmi kepada satpol PP dan seluruh pemuka umat beragama.

Thanks Mr. Vice President for remind us the virtue of “turn the other cheek”.

Remind me not to vote for him or his party. Well, I guess I won’t vote at all.