Arsip Blog

Learning for French Exam

Thursday 12 February is the D-Day. I have my first French Exam. Try to do my best, but the oral test will kill me. I still don’t understand their accent and not used to hear their conversation.

And no, Asterix in Olympic movie don’t help either.

Tentang Tes Obyektif : Ide untuk Meningkatkan Kualitas Tes Obyektif

Bagi para calon PNS, pelajar, mahasiswa, atau pencari kerja pasti akrab dengan yang namanya tes obyektif. Kita diberikan banyak soal, yang kadang hampir tidak mungkin kita kerjakan semua, diberi batas waktu, dan soalnya pasti pilihan ganda.

Salah satu contoh soal obyektif adalah :
Siapa presiden AS sekarang ?
a. George W Bush
b. George HW Bush
c. Barack H Obama
d. Al Gore
e. John McCain

Tergantung kapan soalnya keluar jawabannya bisa a, b atau c. Atau d jika kamu merasa sebal dengan pemilu AS tahun 2000.

Kelebihan tes obyektif
Kelebihan tes obyektif yang paling kentara adalah, mengoreksinya cepat. Untuk membuat soal memang susah, tergantung ada tidaknya bank soal yang bagus dari pihak pemberi tes.
Selain itu untuk peserta tes, jika tidak ada penalti untuk soal yang salah kita bisa memberi jawaban acak. Kemungkinan benarnya juga cukup bagus 20% (jika lima soal)

Kelemahan tes obyektif
Kelemahan paling mendasar dari tes obyektif adalah semua soal dianggap sama. Apakah susah atau mudah tetap dinilai 1 poin. Hal ini membuat salah satu strategi utama untuk mengerjakan tes obyektif adalah : Kerjakan yang mudah, baru yang susah selama bisa dikerjakan, acak sisanya. Hal ini menurutku gagal menilai dengan baik kemampuan seseorang. Mari kita lihat contohnya.

So ? Read the rest of this entry