Arsip Blog

Tentang Darfur : Sebuah Genosida

Saat mata dunia terarah ke konflik tak berujung di Palestina. Ketika 2 ekor teroris Israel dan Hamas berperang dengan warga sipil Gaza sebagai korban. Di Afrika, sebuah negara berteriak kesakitan, mengerang karena genosida yang terjadi di sana.

Negara itu bernama Sudan, dan daerah yang mengerang itu disebut Darfur. Daerah Darfur telah masuk dalam daerah krisis kemanusiaan sejak 2003. Perkiraan korbannya bervariasi angkanya sekitar 100 ribu sampai 500 ribu jiwa dengan 2,5 juta jiwa kehilangan tempat tinggal. Baik oleh pembantaian langsung maupun karena penyakit dan kelaparan. Dengan death toll yang tinggi di sana, Gaza seakan hanyalah perkelahian anak kecil. Cukup untuk masuk nominasi sadis bangaip. Read the rest of this entry

Tentang Laki-laki dan Perang

Sebelumnya silahkan baca sebuah artikel yang judulnya cukup mengerikan “Papua New Guinea women kill males babies to end tribal war“.

Beberapa kutipan :

Rona Luke and Kipiyona Belas, from two warring tribes, said male infanticide reduced the cyclical payback violence infamous in Highlands tribal fights.

If women stopped producing males, their tribe’s stock would go down and this would force the men to end their fight, the women said.

[…]

Ms Belas said getting food was hard as husbands kept fighting and mothers and children were left to fend for themselves.

[…]

This situation shows the extreme frustration the women have with the men in these areas,” a spokesman said.

Aku miris melihat kebenaran ini, Pria memang sumber perang di dunia! Read the rest of this entry